✅ Market Insight - 5 Juni 2026
🇮🇩 PASAR INDONESIA
Pada perdagangan kemarin,
- IHSG ditutup -1,70% atau -101,28 poin ke level 5.839.
IHSG melanjutkan koreksi dalam 2 hari beruntun, dengan pelemahan mingguan mencapai -4,69%. Investor asing masih mencatat outflow Rp3,67 triliun secara week-to-date.
Tekanan utama pasar berasal dari pelemahan nilai tukar rupiah. Rupiah JISDOR terdepresiasi ke level Rp18.039/USD, atau melemah sekitar 7,8% sejak awal tahun.
Pelaku pasar juga menantikan hasil akhir review FTSE Index yang akan diumumkan pada 5 Juni dan efektif pada 8 Juni 2026. Potensi outflow akibat penurunan bobot Indonesia masih menjadi perhatian utama investor.
IHSG hari ini diperkirakan bergerak melemah dalam kisaran 5.750–5.850.
🌍 PASAR GLOBAL
Dari global, Bursa Wall Street ditutup bervariasi:
- Dow Jones +1,73%
- Nasdaq -0,09%
Sentimen pasar teknologi mendapat tekanan setelah saham Broadcom terkoreksi sekitar -6,2%, meskipun perusahaan masih mencatat pertumbuhan pendapatan dan laba yang kuat.
Di Asia, aksi profit taking melanda pasar saham utama:
- Nikkei 225 -2,26%
- KOSPI -6,81%
Koreksi terjadi setelah reli panjang yang dipicu sektor AI dan semikonduktor.
🇺🇸 US MARKET RECAP
Pasar global saat ini masih didominasi tema AI Infrastructure, namun investor mulai lebih selektif terhadap valuasi saham teknologi.
Meskipun Broadcom membukukan pertumbuhan pendapatan AI sebesar 143% YoY, pasar kecewa karena perusahaan tidak menaikkan proyeksi pendapatan AI untuk tahun depan.
Di sisi lain, perhatian investor juga tertuju pada rencana IPO SpaceX. Namun, perusahaan diperkirakan belum dapat masuk ke indeks S&P 500 dalam waktu dekat karena belum memenuhi persyaratan profitabilitas dan masa pencatatan saham.
Sementara itu, meningkatnya minat terhadap aset safe haven membuat beberapa institusi tetap optimis terhadap prospek harga emas jangka panjang.
₿ CRYPTO MARKET
Pasar crypto masih berada dalam tekanan:
- Bitcoin -0,25% ke USD 63.150
- Kapitalisasi pasar crypto -1,65% ke USD 2,17 triliun
Bitcoin sempat menyentuh level USD 61.385, terendah dalam empat bulan terakhir, sebelum mencoba melakukan pemulihan.
Tekanan utama berasal dari arus keluar ETF Bitcoin Spot AS yang terus berlanjut. ETF tercatat mengalami 13 hari perdagangan berturut-turut mengalami outflow, dengan total dana keluar mencapai sekitar USD 1,4 miliar hanya dalam tiga hari pertama Juni.
Selain itu, sebagian investor ritel mulai mengalihkan dana ke sektor AI dan instrumen spekulatif lain, termasuk pasar prediksi dan kontrak futures pra-IPO yang menawarkan volatilitas lebih tinggi.
Di tengah koreksi pasar, beberapa proyek tetap menunjukkan perkembangan positif:
- Canton Network (CC) menguasai sekitar 42% pendapatan transaksi blockchain global berkat aktivitas institusional.
- Jupiter (JUP) meluncurkan platform prediksi pasar berbasis blockchain untuk memperluas ekosistem Solana.
Untuk pergerakan hari ini:
- Bitcoin berpotensi di kisaran USD 62.000 – 65.000
- Ethereum di kisaran USD 1.700 – 1.950
Secara keseluruhan, pasar crypto masih berada dalam fase konsolidasi bearish, dipengaruhi tekanan ETF, rotasi dana ke sektor AI, dan tingginya volatilitas pasar global.
Market Insight - Supported by : AJAIB Research Team