Online Tajwid
Informasi Online Tajwid dan Materi Pertanyaan seputar tajwid silakan untuk langsung menghubungi pembina Online Tajwid @lailialfadhli Profil pembina Online Tajwid: https://alfadhli.wordpress.com/kajian-tajwid-bersanad/
显示更多📈 Telegram 频道 Online Tajwid 的分析概览
频道 Online Tajwid (@online_tajwid) 印度尼西亚语 语言赛道中的 是活跃参与者。目前社区聚集了 13 352 名订阅者,在 宗教与灵性 类别中位列第 6 530,并在 印度尼西亚 地区排名第 5 062 位。
📊 受众指标与增长动态
自 невідомо 创建以来,项目保持高速增长,吸引了 13 352 名订阅者。
根据 05 九月, 2026 的最新数据,频道保持稳定运转。过去 30 天订阅人数变化为 -133,过去 24 小时变化为 -3,整体触达仍然可观。
- 认证状态: 未认证
- 互动率 (ER): 平均受众互动率为 8.17%。内容发布后 24 小时内通常能获得 1.71% 的反应,占订阅者总量。
- 帖子覆盖: 每篇帖子平均可获得 1 091 次浏览,首日通常累积 229 次浏览。
- 互动与反馈: 受众积极参与,单帖平均反应数为 0。
📝 描述与内容策略
作者将该频道定位为表达主观观点的平台:
“Informasi Online Tajwid dan Materi
Pertanyaan seputar tajwid silakan untuk langsung menghubungi pembina Online Tajwid @lailialfadhli
Profil pembina Online Tajwid:
https://alfadhli.wordpress.com/kajian-tajwid-bersanad/”
凭借高频更新(最新数据采集于 06 九月, 2026),频道始终保持新鲜度与高覆盖。分析显示受众积极互动,使其成为 宗教与灵性 类别中的关键影响点。
数据加载中...
| 日期 | 订阅者增长 | 提及 | 频道 | |
| 06 九月 | 0 | |||
| 05 九月 | 0 | |||
| 04 九月 | 0 | |||
| 03 九月 | +2 | |||
| 02 九月 | 0 | |||
| 01 九月 | 0 |
| 2 | Tiga Rukun Qiraat ini saya terjemahkan dari syairnya Ibnul Jazariy dalam Thayyibah. Awalnya mau dibuat sama dengan susunan beliau (3 bait syair) ternyata agak berat untuk menyesuaikan iramanya. Akhirnya syair terjemahan ini dibuat dengan 4 bait dengan tetap mempertahankan esensi matn dan irama rajaznya.
Wallahu a'lam. | 580 |
| 3 | 没有文字... | 732 |
| 4 | Sebab seseorang dapat saja melakukan sesuatu dengan benar tanpa mengetahui secara tepat mengapa hal itu benar. Ketika ia diminta menjelaskan kepada murid, bisa jadi penjelasannya hanya berdasarkan perasaan, kebiasaan, atau apa yang selama ini ia lakukan. Pada titik inilah kemungkinan muncul penjelasan yang kurang tepat.
Orang seperti ini tetap sangat bermanfaat. Bacaan yang bagus dapat dijadikan contoh atau model praktik, misalnya melalui rekaman, demonstrasi bacaan, atau sebagai pendamping dalam proses pembelajaran. Ia juga sangat baik untuk menjadi imam shalat apabila bacaannya memang bagus dan memenuhi syarat.
Akan tetapi, untuk menjadi guru yang bertanggung jawab menjelaskan kaidah, mendiagnosis kesalahan, dan membangun kemampuan murid secara sistematis, diperlukan kompetensi yang lebih dari sekadar “bisa membaca dengan bagus”.
Terlebih apabila kemampuan mengajarnya juga belum terlatih.
### Antara “bisa”, “tahu”, dan “bisa mengajarkan”
Barangkali tiga kompetensi tadi dapat disederhanakan menjadi tiga pertanyaan:
Apakah ia tahu bagaimana seharusnya Al-Qur’an dibaca?
Ini berkaitan dengan penguasaan teori.
Apakah ia sendiri mampu membacanya dengan baik?
Ini berkaitan dengan kualitas praktik.
Apakah ia mampu membuat orang lain menjadi lebih baik bacaannya?
Ini berkaitan dengan kemampuan mengajar.
Ketiga pertanyaan tersebut tidak selalu memiliki jawaban yang sama dalam diri setiap orang.
Karena itu, baik lembaga pendidikan maupun para penuntut ilmu hendaknya tidak tergesa-gesa menyamakan antara qāri’ yang bagus, orang yang berilmu, dan guru yang bagus. Ketiganya dapat berhimpun pada satu orang, tetapi tidak selalu demikian.
Dan di sinilah pentingnya seorang guru Al-Qur’an terus mengembangkan dirinya. Orang yang kuat dalam teori hendaknya terus memperbaiki praktiknya. Orang yang bagus bacaannya hendaknya memperdalam ilmunya. Sedangkan orang yang telah menguasai keduanya hendaknya tetap belajar bagaimana mengajar dengan lebih efektif.
Sebab guru Al-Qur’an yang ideal bukan sekadar orang yang tahu, bukan pula sekadar orang yang bisa, tetapi orang yang tahu dengan benar, mampu mempraktikkannya dengan baik, dan mampu menuntun orang lain untuk melakukannya dengan lebih baik.
Ide:
Muhammad Laili Al-Fadhli
Narasi dan Gambar:
ChatGPT | 657 |
| 5 | ## Tiga Sisi Kompetensi Guru Al-Qur’an
Ketika berbicara tentang kompetensi seorang guru Al-Qur’an, setidaknya ada tiga sisi yang perlu dibedakan:
1. Penguasaan kaidah teoritis, yaitu sejauh mana seseorang memahami ilmu yang berkaitan dengan bacaan Al-Qur’an: makhraj, sifat huruf, hukum-hukum tajwid, waqaf dan ibtida’, serta kaidah-kaidah lain yang dibutuhkan sesuai bidang yang ia ajarkan.
2. Bagusnya praktik, yaitu kemampuan menerapkan kaidah tersebut dalam bacaan secara nyata. Bukan hanya mengetahui bagaimana sebuah huruf seharusnya dibaca, tetapi benar-benar mampu menunaikannya dengan baik ketika membaca Al-Qur’an.
3. Kemampuan mengajar, yaitu kecakapan menyampaikan ilmu, mendiagnosis kesalahan murid, memilih metode perbaikan yang tepat, memberikan contoh dan latihan, serta membimbing murid secara bertahap sesuai kemampuan mereka.
Tiga kemampuan ini sering kali dianggap sebagai satu kesatuan yang otomatis terhimpun dalam diri seseorang. Padahal kenyataannya tidak selalu demikian.
Ada orang yang sangat luas pengetahuan teorinya, tetapi praktik bacaannya belum sebaik pemahamannya. Ada pula yang bacaannya sangat indah dan bagus, tetapi ketika diminta menjelaskan mengapa sebuah huruf dibaca dengan cara tertentu, ia kesulitan memberikan penjelasan yang tepat. Ada juga orang yang secara teori dan praktik cukup baik, tetapi belum tentu memiliki kemampuan mengajar yang baik.
Demikian pula sebaliknya. Seseorang mungkin sangat pandai mengajar dan mampu membuat perkara yang sulit menjadi mudah dipahami, tetapi pengetahuan teorinya masih terbatas. Ada pula yang menguasai dua dari tiga kompetensi tersebut, sementara sisi lainnya masih perlu dikembangkan.
Karena itu, pandai membaca Al-Qur’an tidak otomatis berarti pandai mengajarkannya, sebagaimana luasnya pengetahuan tentang tajwid juga tidak otomatis menunjukkan bagusnya praktik seseorang. Kemampuan mengajar pun merupakan keterampilan tersendiri yang perlu dipelajari dan dilatih.
### Lalu, bagaimana memilih guru Al-Qur’an?
Tentu keadaan yang paling ideal adalah mendapatkan seorang guru yang memiliki ketiganya sekaligus: teorinya kuat, praktik bacaannya baik, dan kemampuan mengajarnya juga bagus.
Guru seperti inilah yang dapat menjelaskan kaidah dengan benar, memberikan contoh bacaan yang tepat, sekaligus mengetahui bagaimana membawa murid dari satu tahap menuju tahap berikutnya.
Namun, dalam kenyataan, kondisi ideal tidak selalu mudah ditemukan.
Apabila harus menentukan prioritas, maka setidaknya carilah guru yang memiliki penguasaan teori yang baik dan kemampuan mengajar yang profesional, dengan catatan praktik bacaannya tetap berada pada standar yang layak untuk materi yang ia ajarkan.
Penguasaan teori sangat penting karena ia menjadi pagar agar seorang guru tidak mudah memberikan penjelasan yang keliru. Ia mengetahui mana yang benar-benar merupakan kaidah tajwid, mana yang merupakan pilihan dalam cara membaca, mana yang hanya kebiasaan seorang guru tertentu, dan mana yang tidak memiliki dasar yang cukup kuat.
Sementara kemampuan mengajar membuat ilmu tersebut dapat sampai kepada murid dengan cara yang benar. Sebab mengetahui sesuatu dan mampu membuat orang lain memahaminya adalah dua hal yang berbeda.
Seorang guru yang baik tidak hanya mampu mengatakan, “Bacaanmu salah,” tetapi juga mampu menjelaskan di mana letak kesalahannya, mengapa itu salah, bagaimana cara memperbaikinya, dan latihan apa yang perlu dilakukan agar kesalahan tersebut tidak berulang.
### Bagaimana dengan orang yang praktik bacaannya sangat bagus?
Seseorang mungkin memiliki bacaan yang sangat bagus secara praktik, bahkan mungkin lebih baik daripada banyak orang yang memahami teori. Kemampuan seperti ini tentu merupakan kelebihan yang besar.
Namun apabila ia tidak memiliki penguasaan teori yang memadai, perlu kehati-hatian apabila ia ditempatkan sebagai pengajar utama. | 502 |
| 6 | Insyaallah dimulai malam ini, pembahasan Tiga Risalah Tajwid dan Mursyidul Qari
👉🏻 Risalah Maddat (Jenis-Jenis Madd dalam Al-Quran) - Al-Imam Abu Bakr ibn Mihran
👉🏻 Risalah Madd Lazim Harfi - Muhammad Laili Al-Fadhli
👉🏻 Risalah Makhraj dan Sifat, dilanjutkan Mursyidul Qari (berisi mengenai istilah-istilah penting dalam Tajwid) - Al-Imam Ibnu Ath-Thahhan Al-Andalusiy
🔸🌟🔸🌟🔸🌟🔸 | 937 |
| 7 | 没有文字... | 887 |
| 8 | ✨ WORKSHOP TAJWIDUL HURUF & PENGIJAZAHAN SANAD AL-FATIHAH✨
Workshop ini dirancang untuk membantu peserta memahami Tajwidul Huruf secara lebih mendalam, memperbaiki fashahatul lisan, serta mendapatkan bimbingan langsung dari mentor bersanad.
🎙️ PEMATERI:
👤 Ustadz Rd. Muhammad Laili Al-Fadhli, S.Pd.i
🎙️ MENTORING & SERTIFIKASI:
👤 Ustadz Yhuda Arifin, S.Ag
📚 MATERI & KEGIATAN:
• Pembahasan Tajwidul Huruf
• Praktik dan mentoring Fashahatul Lisan
• Pendampingan bersama mentor bersanad
• Persiapan dan proses pengijazahan Surah Al-Fatihah
• Pembelajaran secara intensif selama 11 sesi
📅 WAKTU PELAKSANAAN
13 September – 22 November 2026
🗓️ Weekend Setiap hari Ahad
⏰ 10.15 – 12.00 WIB
💻 FORMAT PEMBELAJARAN
• Online via Zoom
• Tersedia rekaman YouTube eksklusif
📍 BAGI YANG INGIN MENGIKUTI SECARA OFFLINE
Ma’had Ulumul Quran Indonesia
Jl. HM. Kuru No. 13, Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok, Jawa Barat.
🎁 BENEFIT PESERTA:
✅ Mentoring Fashahatul Lisan bersama mentor bersanad
✅ Pengijazahan Surah Al-Fatihah bagi peserta yang memenuhi syarat dan ketentuan
✅ Sertifikat gelar non-akademik (bagi yang akan mengambil)
✅ Modul Smart Tajwid Level 1 Metode MUQRI
🔥 KHUSUS 10 PENDAFTAR PERTAMA!
Harga normal: ~Rp1.200.000~
🎉 Harga Promo: Rp750.000
📖 Sudah termasuk kitab Smart Tajwid Level 1.
⚠️ KUOTA TERBATAS — HANYA UNTUK 30 PESERTA!
Jangan sampai kesempatan belajar dan memperbaiki bacaan Al-Fatihah bersama mentor bersanad ini terlewat.
📲 DAFTAR SEKARANG:
👉 bit.ly/TajwidulHurufMUQRI
☎️ Informasi lebih lanjut:
0817-0808-992
Semoga Allah mudahkan langkah kita untuk terus memperbaiki bacaan Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai amal yang diterima di sisi-Nya. Aamiin.
Akademi Tahsin MUQRI
Wallahu a’lam bish-shawab.
📌 Silakan teruskan informasi ini kepada keluarga, sahabat, atau siapa pun yang ingin belajar memperbaiki bacaan Al-Qur’an. | 1 378 |
| 9 | 没有文字... | 1 132 |
| 10 | 没有文字... | 1 115 |
| 11 | [PENDAFTARAN TAHSIN AL QURAN METODE MUQRI] ANGKATAN KE-10
📢📢📢📢
Ingin memperbaiki bacaan Al Quran dengan metode yang mudah, aplikatif dan dibimbing oleh mentor yang berpengalaman?
Atau calon Guru Quran yang akan mengajar, ingin tersertifikasi metode MUQRI. Daftarkan diri segera!👇
✨ Kelas Tahsin Al Quran Metode MUQRI ✨
Bersama Asatidz MUQRI dalam bimbingan & rekomendasi :
Ustadz Muhammad Laili Al-Fadhli (Founder MUQRI).
🗒️ Time Line
📌Pendaftaran : 12-30 Agustus 2026
📌 Kelas dimulai: 31 Agustus 2026
🔗Link Pendaftaran : https:https://bit.ly/Tahsinmuqri
📲 Info Pendaftaran : https://wa.me/6287821295404
Segera daftar, kuota terbatas ‼️ | 1 589 |
| 12 | 没有文字... | 1 283 |
| 13 | 📝📝📝📝📝📝
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh✨
Pernahkah Anda berada di situasi ini saat mengaji:
"Aduh, napas habis di tengah ayat panjang. Boleh gak ya berhenti di kata ini?"
Atau saat mau menyambung lagi, bingung:
"Harus mengulang dari kata yang mana ya?" 🤔
Sahabat Ali bin Abi Thalib radiallahu 'anhu pernah menjelaskan bahwa *hakikat tartil adalah memperbagus lafal huruf dan memahami tempat-tempat berhenti (waqaf)*
‼️Berhenti di sembarang kata atau salah mengambil ancang-ancang saat mengulang bacaan bisa merusak struktur kalimat dan mengubah arti ayat secara fatal.
🔊 Mari benahi kualitas bacaan kita dalam kelas 2 jam yang diselenggarakan oleh *Sekolah Tahfizh Plus Khoiru Ummah Bogor (Tingkat SD-SMP-SMA)* yang dikemas praktis dan aplikatif.
📌 *Dauroh Al Qur'an Online: Waqaf & Ibtida: “Seni Memotong dan Menyambung Ayat Al-Qur'an Sesuai Kaidah Tartil”*
🎙️Bersama:
*Ustadz Muhammad Laili Al Fadhli, S.Pd.I*
✅ Founder & Mudir Ma'had Ulumul Qur'an Indonesia
✅ Founder channel YouTube Online Tajwid
*Catat Jadwalnya:*
📅 Hari, Tanggal: Sabtu, 19 September 2026
⏰ Waktu: 08.30-11.00 WIB
🕹️Live via Zoom Meeting
*Dipersembahkan untuk:*
👤Pengajar Al Qur'an dari tingkat TK sampai dewasa
👤Ayah bunda yang ingin maksimal membersamai ananda belajar Al Qur'an
👤Pekerja kantor, pebisnis, wirausahawan, pelajar, mahasiswa, dll yang ingin belajar Al Qur'an di tengah padatnya aktivitas
📲 *Pendaftaran*
Mahira: https://wa.me/6281915852153
📣 *Terbuka untuk Umum*
🎁 *Infaq Terbaik*
BSI 7365027972
An. Sedekah santriku
(Mohon tambahkan angka 9 pada nominal akhir transfer) | 1 537 |
| 14 | 没有文字... | 1 206 |
| 15 | 没有文字... | 1 577 |
| 16 | 🔥 Telah Dibuka
Daurah OnlineTajwid Level 2 (Menengah)
💥🌟 TERJEMAH TAFSIRIYYAH MUQADDIMAH JAZARIYYAH
Bersama
Ust Muhammad Laili Al-Fadhli
📚 Fokus Pembelajaran
✅ Talqin Lafaz Matn
✅ Terjemah Matn
✅ Penjelasan Ringkas
✅ Talaqqi Huruf Hijaiyyah
🗓️ Setiap Senin
(Mulai 7 September 2026, berlangsung selama 24 pertemuan)
🕙 Pukul 10.00-selesai
🖥️ Live via Zoom
(tersedia rekaman Youtube eksklusif bagi peserta terdaftar)
📢 Peserta terdaftar mendapatkan kesempatan untuk menyetorkan hafalan matn Muqaddimah Jazariyyah dan berhak atas ijazah tertulis dengan sanad yang bersambung kepada Al-Imam Ibnul Jazariy.
✅ DAURAH INI HANYA BAGI YANG TELAH MENYELESAIKAN MINIMAL SALAH SATU DAURAH LEVEL 1 (PEMULA) ONLINETAJWID
💰 Investasi Pendidikan
🔸 Biaya Pendaftaran Rp. 100rb
🔸 Biaya Bulanan Rp. 100rb/ bulan
🔸 Apabila dibayarkan sekaligus maksimal akhir bulan September cukup Rp. 500rb untuk pendaftaran+bulanan selama 6 bulan
✅ Narahubung wa.me/628170808990
🌟💥🌟💥🌟💥🌟 | 1 610 |
| 17 | Kepada para mujiz (pemberi ijazah), kalau memang kurang bisa menyusun sendiri narasi berbahasa Arab, lebih baik gunakan saja template dari guru, tinggal diganti nama.
Atau bisa memanfaat AI untuk mengoreksinya terlebih dahulu sebelum dipublish. Atau gunakan saja bahasa Indonesia, toh esensinya ada pada maksud pemberian ijazah itu sendiri, bukan pada bahasa yang digunakan.
Ijazah ini adalah ijazah salah satu peserta talaqqi saya dari salah seorang gurunya. Saya sudah sampaikan pada ybs agar menyampaikan pada gurunya bahwa narasi bahasa Arab dalam ijazah ini berantakan dan tidak layak publish.
Wallahu a'lam. | 1 760 |
| 18 | Alistihza biddin artinya memperolok-olok ajaran agama Islam atau apa-apa yang diagungkan oleh syariat. Dalam kitab Sullamut Taufiq disebutkan bahwa di antara penyebab kekufuran yang pelakunya dapat terjerumus ke dalam kemurtadan adalah:
1. Membuat ejekan dengan salah satu nama Allah atau terkait dengan janji dan ancaman-Nya, termasuk memperolok-olok surga dan neraka.
2. Juga misalnya mengatakan, "Apabila Allah memerintahkan hal tersebut, aku tidak akan mau melakukannya."
3. Juga misalnya mengatakan, "Kalau arah kiblat ke arah itu aku tidak mau shalat menghadap ke sana."
4. Juga misalnya mengatakan, "Apabila Allah menghukumku karena aku meninggalkan shalat, padahal aku sedang sakit, maka Allah telah menzhalimi diriku."
5. Juga misalnya mengatakan, "Semua itu bukan takdir Allah."
6. Juga misalnya mengatakan, "Aku tidak mau melakukan itu walaupun hal tersebut adalah sunnah, dengan maksud meremehkan sunnah."
7. Juga misalnya ada ulama yang memberikan nasihat kebenaran atau menerangkan suatu hukum, dia berkata, "Apa-apaan syariat begini?" dengan maksud meremehkan syariat.
8. Juga misalnya mengatakan, "Shalat itu tidak pernah memberikan kebaikan bagiku sedikitpun."
9. Atau berbagai perkataan lainnya yang ditujukan untuk meremehkan syariat, atauhukum-hukum Islam, janji atau ancaman Allah, memperolok-oloknya, menjadikan semua itu sebagai bahan candaan sehingga orang-orang tertawa terbahak-bahak dan tidak menghormati syariat, maka semua itu termasuk alistihza biddin yang mengakibatkan pelakunya bisa keluar dari Islam.
Maka berhati-hatilah dan waspadalah, jangan sampai terjerumus ke dalam hal-hal yang dapat merugikan akhirat kita, sadar ataupun tidak.
Kemudian hendaknya orang-orang yang pernah melakukan hal-hal dengan demikian untuk segera bertaubat dan berjanji untuk tidak mengulanginya demi keselamatan kita di akhirat.
Wallahu a'lam | 1 |
| 19 | 没有文字... | 1 |
| 20 | 没有文字... | 1 841 |
