Sofyan Chalid bin Idham Ruray
前往频道在 Telegram
5 156
订阅者
-124 小时
-147 天
-4930 天
帖子存档
📋 PAHALA SEDEKAH MELIMPAH DI BULAN DZULHIJJAH
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
مَا مِنْ عَمَلٍ أَزْكَى عِنْدَ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ وَلاَ أَعْظَمَ أَجْرًا مِنْ خَيْرٍ يَعْمَلُهُ فِي عَشْرِ الأَضْحَى
“Tidak ada satu amalan yang lebih suci di sisi Allah ‘azza wa jalla dan lebih besar pahalanya daripada satu kebaikan yang dilakukan seseorang pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah.” [HR. Ad-Darimi dalam Sunan & Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman dari Ibnu Abbas radhiyallahu’anhuma, Shahih At-Targhib: 1248]
Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqolani Asy-Syafi’i rahimahullah berkata,
والذي يظهر أن السبب في امتياز عشر ذي الحجة لمكان اجتماع أمهات العبادة فيه, وهي الصلاة والصيام والصدقة والحج, ولا يتأتى ذلك في غيره
"Yang nampak adalah, sebab keistimewaan sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah karena padanya terkumpul induk-induk ibadah, yaitu;
✅ Sholat,
✅ Puasa,
✅ Sedekah,
✅ Haji.
Dan pada bulan lain tidak terkumpul seperti ini." [Fathul Bari, 2/534]
📋 INFO DONASI PEDULI LOMBOK & PEDULI PENUNTUT ILMU
✅ PERTAMA: DONASI SOSIAL, DAKWAH & FASILITAS IBADAH UNTUK PENGUNGSI LOMBOK
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman,
وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ
”Dan harta apa saja yang kamu infakkan, maka Allah akan menggantinya, dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.” [Saba’: 39]
Donasi dapat disalurkan melalui Rekening
Bank BNI no 0732365889 an/ Yayasan As Shahabat
Konfirmasi Transfer: 085778310039 / 081286221077 (SMS/WA)
✅ KEDUA: DONASI DAKWAH, PEDULI PENUNTUT ILMU, PENDIDIKAN DA'I SUNNAH & SOSIAL
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ جَهَّزَ غَازِيًا فِي سَبِيلِ اللهِ فَقَدْ غَزَا ، وَمَنْ خَلَفَ غَازِيًا فِي سَبِيلِ اللهِ بِخَيْرٍ فَقَدْ غَزَا
“Barangsiapa yang membantu perlengkapan orang yang berjihad di jalan Allah maka sungguh ia telah ikut berjihad, dan barangsiapa yang membantu keluarga seorang yang berjihad di jalan Allah dengan suatu kebaikan maka sungguh ia telah ikut berjihad.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Zaid bin Khalid Al-Juhani radhiyallahu’anhu]
Asy-Syaikh Ibnul ‘Utsaimin rahimahullah berkata,
ويؤخذ من هذا أن كل من أعان شخصا في طاعة الله فله مثل أجره فإذا أعنت طالب علم في شراء الكتب له أو تأمين السكن أو النفقة أو ما أشبه ذلك فإن لك أجرا أي مثل أجره من غير أن ينقص من أجره شيئا
“Maka apabila engkau menolong seorang Penuntut ilmu dalam membeli buku-buku baginya, atau menyediakan asramanya, atau memberi infak kepadanya, atau yang semisal dengannya, maka engkau akan mendapatkan pahala seperti Penuntut ilmu tersebut tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun.” [Syarhu Riyadhis Shalihin, 2/375]
Bagi kaum muslimin yang berminat untuk donasi tetap maupun tidak tetap, atau menyalurkan zakat, wakaf dan sedekah dapat melalui:
➡ Rekening Khusus Zakat dan Kemanusiaan:
BNI Syariah: 0496-0055-48
➡ Rekening Khusus Dakwah dan Pendidikan:
BNI Syariah: 0496-0056-05
✅ Semuanya a/n: Yayasan Markaz Taawun Dakwah dan Bimbingan Islam
(Transfer ATM dari selain Bank BNI dan BNI Syariah: Tambahkan Kode Bank BNI Syariah 009)
✅ Konfirmasi Transfer (SMS/WA/Telegram): 08111377787.
Sumber: https://web.facebook.com/taawundakwah/posts/2216359605263505
Mohon ta'awun menyebarkan info dakwah ini, semoga menjadi amal shalih yang akan memperberat timbangan kebaikan di hari kiamat insya Allah. Jazaakumullaahu khayron wa baarokallaahu fiykum.
🕌 [RINGKASAN] MERAIH BERKAH BERSAMA SUNNAH-SUNNAH DI HARI RAYA
1. Mengeluarkan Zakat Fitri (untuk Idul Fitri)
2. Memperbanyak Takbir (Idul Adha mulai 1-13 Dzulhijjah. Idul Fitri mulai setelah terbenam matahari di akhir Ramadhan sampai sebelum mulai sholat 'ied)
3. Melakukan Sholat ‘Ied
4. Disunnahkan Mandi Sebelum Menuju Sholat ‘Ied
5. Mengenakan Parfum bagi Laki-laki dan Bersiwak
6. Berhias dan Mengenakan Pakaian yang Paling Bagus Bagi Laki-laki
7. Sunnah Terkait Makan Pagi di Hari Raya (Idul Adha disunnahkan untuk tidak makan sampai sholat, dan disunnahkan untuk makan dari hewan sembelihan kita. Adapun Idul Fitri disunnahkan makan kurma dalam jumlah ganjil minimal 3 butir, sebelum keluar menuju sholat Idul Fitri)
8. Keluar Menuju Sholat Idul Fitri dengan Berjalan Kaki (apabila memungkinkan)
9. Disunnahkan mengambil jalan yang berbeda saat pergi dan kembali
10. Sholat Hari Raya di Lapangan
11. Bersegera Menuju Tempat Sholat bagi Makmum Sebelum Datangnya Imam
12. Tidak ada sholat sunnah qobliyah dan ba'diyah 'ied, dan disunnahkan bagi makmum untuk sholat tahiyyatul masjid, demikian pula disunnahkan untuk imam dan makmum sholat dua raka'at di rumah, apabila telah kembali
13. Tidak Boleh Membawa Senjata Kecuali Darurat
14. Dibolehkan permainan yang mubah di hari raya, dan diizinkan bagi anak kecil perempuan yang belum baligh untuk menyanyi dengan menggunakan satu-satunya alat musik yang dibolehkan dalam syari’at, yaitu rebana murni
15. Anjuran bagi Wanita untuk Keluar Menuju Sholat ‘Ied dengan Syarat Tidak Tabarruj
16. Anjuran Mengajak Anak-anak Menuju Sholat ‘Ied
17. Boleh Mengucapkan Ucapan Selamat Hari Raya
Baca Selengkapnya:
Buku MADRASAH RAMADHAN karya Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah
http://sofyanruray.info/meraih-berkah-bersama-sunnah-sunnah-di-hari-raya/
https://web.facebook.com/taawundakwah/posts/2147872062112260
https://www.facebook.com/sofyanruray.info/posts/817098938439590:0
https://www.instagram.com/p/BmuAUmPB4c3/
👉🏾 SUBSCRIBE YOUTUBE
http://bit.ly/sofyanruray
👉🏾 FOLLOW INSTAGRAM
http://bit.ly/igsofyanruray || http://bit.ly/igtaawundakwah
👉🏾 JOIN TELEGRAM
http://t.me/sofyanruray || http://t.me/taawundakwah || https://t.me/kajian_assunnah || https://t.me/kitab_tauhid
👉🏾 LIKE FACEBOOK
www.fb.com/sofyanruray.info || www.fb.com/taawundakwah
👉🏾 IKUTI TWITTER
https://twitter.com/sofyanruray
👉🏾 KLIK WEBSITE
www.sofyanruray.info || www.taawundakwah.com
👉🏾 INSTAL ANDROID
http://bit.ly/androidsofyanruray
👉🏾 GABUNG GROUP WA
08111377787
📀 Pembahasan Seputar Hari Raya dalam Islam
💺 Al Ustadz Hilal Abu Naufal
⏰ Ahad ba'da Ashar, 7 Dzulhijjah 1439/19 Agustus 2018
⬇️ Sumber: cli.re/ahad46
📋 PEMBEBASAN DARI NERAKA DI HARI ARAFAH
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِى بِهِمُ الْمَلاَئِكَةَ فَيَقُولُ مَا أَرَادَ هَؤُلاَءِ
“Tidak ada hari dimana Allah membebaskan hamba dari neraka lebih banyak dari hari Arafah. Dan sungguh Allah mendekat, kemudian membanggakan hamba-hamba-Nya kepada para malaikat, seraya berfirman: Apa yang mereka inginkan.” [HR. Muslim dari Aisyah radhiyallahu’anha]
#BEBERAPA_PELAJARAN:
1. Hadits yang mulia ini menunjukkan kemuliaan hari Arafah, maka hendaklah setiap muslim memuliakan hari ini dengan memperbanyak ibadah kepada Allah ta’ala dan menjauhi maksiat. Bagi kaum muslimin secara umum hendaklah berpuasa di hari ini dan banyak berdoa serta amal-amal shalih yang lain. Adapun bagi jama’ah haji tidak dianjurkan berpuasa, hendaklah mereka memperbanyak doa dan dzikir di padang Arafah.
2. Makna Allah ta’ala mendekat yang dimaksud adalah Allah turun ke langit dunia sebagaimana terdapat dalam hadits Ibnu Umar radhiyallahu’anhuma yang diriwayatkan Al-Imam Abdur Rozzaq dalam Musnad-nya.
➡ Wajib mengimani bahwa Allah memiliki sifat nuzul (turun) ke langit dunia di hari Arafah dan di sepertiga malam yang terakhir sebagaimana dalam hadits yang masyhur.
➡ Wajib mengimani bahwa cara turunnya Allah adalah sesuai dengan keagungan dan kebesaran-Nya, tidak sama dengan cara turunnya makhluq.
➡ Tetapi tidak boleh membayangkan atau menggambarkan cara Allah turun, baik di dalam benak maupun diucapkan dengan lisan.
➡ Demikian pula tidak boleh dibayangkan seperti turunnya makhluq; apabila makhluk turun maka bagian atasnya menjadi kosong dan berarti bagian atas dan bawah itu lebih besar darinya sehingga ia bisa naik dan turun. Maka hal itu hanya berlaku bagi makhluk. Adapun Allah maka Allah Maha Besar, tidak ada yang dapat meliputi-Nya. Tidak boleh dikiaskan antara makhluk dengan Allah 'azza wa jalla.
3. Makna mendekat juga mencakup makna Allah ta’ala mendekat kepada hamba-hamba-Nya dengan rahmat, ampunan dan karunia-Nya, tanpa menafikan makna yang sebelumnya, sesuai dengan keagungan dan kebesaran-Nya.
4. Keutamaan orang-orang yang beribadah di hari Arafah, khususnya jama’ah haji yang dibanggakan oleh Allah ta’ala kepada para malaikat, karena mereka adalah tamu-tamu Allah yang telah rela meninggalkan keluarga dan kampung halaman, menempuh perjalanan yang sangat jauh dalam keletihan fisik dan mengorbankan harta, maka haji adalah amalan yang sangat agung, dan wukuf di Arafah adalah termasuk amalan haji yang terbesar.
➡ Tidak sah haji tanpa melakukan wukuf di Arafah, oleh karena itu hendaklah setiap jama’ah haji memastikan bahwa tempat ia wukuf sudah benar-benar berada di area Arafah, untuk itu jangan segan bertanya kepada petugas-petugas yang ditugaskan oleh Kerajaan Arab Saudi atau kepada para ulama dan penuntut ilmu.
5. Makna firman Allah ta’ala di akhir hadits, “Apa yang mereka inginkan” terkandung dua peringatan:
➡ Pertama: Hendaklah mereka berkeinginan atau bermaksud dan berniat ibadah karena Allah ta’ala semata-mata.
➡ Kedua: Bahwa apa yang mereka inginkan berupa rahmat, ampunan dan anugerah dari Allah adalah sesuatu yang mudah bagi Allah untuk memberikannya kepada mereka.
Sumber:
https://web.facebook.com/taawundakwah/posts/2216461658586633
http://sofyanruray.info/pembebasan-dari-neraka-di-hari-arafah/
👉🏾 SUBSCRIBE YOUTUBE
http://bit.ly/sofyanruray
👉🏾 FOLLOW INSTAGRAM
http://bit.ly/igsofyanruray || http://bit.ly/igtaawundakwah
👉🏾 JOIN TELEGRAM
http://t.me/sofyanruray || http://t.me/taawundakwah || https://t.me/kajian_assunnah || https://t.me/kitab_tauhid
👉🏾 LIKE FACEBOOK
www.fb.com/sofyanruray.info || www.fb.com/taawundakwah
👉🏾 IKUTI TWITTER
https://twitter.com/sofyanruray
👉🏾 KLIK WEBSITE
www.sofyanruray.info || www.taawundakwah.com
👉🏾 INSTAL ANDROID
http://bit.ly/androidsofyanruray
👉🏾 GABUNG GROUP WA
08111377787
📋 PUASA ARAFAH IKUT WUKUF DI ARAFAH ATAU NEGERI KITA?
بسم الله الرحمن الرحيم
Pendapat yang kuat insya Allah adalah tetap mengikuti ru’yah dan keputusan Pemerintah di negeri kita.
Berdasarkan keumuman sabda Nabi shallallaahu'alaihi wa sallam,
الصَّوْمُ يَوْمَ تَصُومُونَ وَالْفِطْرُ يَوْمَ تُفْطِرُونَ وَالأَضْحَى يَوْمَ تُضَحُّونَ
“Berpuasa adalah hari kalian berpuasa, berbuka (berhari raya idul fitri) adalah hari kalian berbuka dan berkurban (berhari raya idul adha) adalah hari kalian berkurban.” [HR. At-Tirmidzi dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Ash-Shahihah: 224]
Al-Imam Abu Isa At-Tirmidzi rahimahullah setelah meriwayatkan hadits ini beliau berkata,
وَفَسَّرَ بَعْضُ أَهْلِ الْعِلْمِ هَذَا الْحَدِيثَ فَقَالَ : إِنَّمَا مَعْنَى هَذَا الصَّوْمُ وَالْفِطْرُ مَعَ الْجَمَاعَةِ وَعِظَمِ النَّاسِ
“Sebagian ulama telah menafsirkan hadits ini, mereka berkata: Hanyalah makna hadits ini adalah berpuasa dan berbuka (berhari raya) bersama al-jama’ah (Pemerintah) dan kebanyakan manusia (tidak sendiri-sendiri atau berkelompok-kelompok).” [Sunan At-Tirmidzi, 2/72]
Al-‘Allaamah As-Sindi rahimahullah berkata,
وَالظَّاهِر أَنَّ مَعْنَاهُ أَنَّ هَذِهِ الْأُمُور لَيْسَ لِلْآحَادِ فِيهَا دَخْل وَلَيْسَ لَهُمْ التَّفَرُّد فِيهَا بَلْ الْأَمْر فِيهَا إِلَى الْإِمَام وَالْجَمَاعَة وَيَجِب عَلَى الْآحَاد اِتِّبَاعهمْ لِلْإِمَامِ وَالْجَمَاعَة
“Dan nampak jelas bahwa makna hadits ini adalah, perkara-perkara ini (menentukan waktu puasa dan hari raya) tidak boleh ada campur tangan individu-individu dan tidak boleh bagi mereka untuk menetapkan keputusan sendiri, akan tetapi keputusannya diserahkan kepada pemimpin dan pemerintah, dan wajib bagi individu-individu untuk mengikuti keputusan pemimpin dan pemerintah.” [Haasyiatus Sindi ‘ala Ibni Majah, 1/509]
Asy-Syaikh Ibnul ‘Utsaimin rahimahullah berkata,
لو قدر أنه تأخرت الرؤية عن مكة وكان اليوم التاسع في مكة هو الثامن عندهم، فإنهم يصومون يوم التاسع عندهم الموافق ليوم العاشر في مكة، هذا هو القول الراجح
“Andaikan ru’yah di suatu negeri terlambat dari Makkah, sehingga tanggal 9 di Makkah adalah tanggal 8 di negeri mereka, maka hendaklah mereka berpuasa pada tanggal 9 di negeri mereka yang bertepatan dengan tanggal 10 di Makkah, inilah pendapat yang kuat.” [Majmu’ Fatawa war Rosaail, 20/29]
Alasan lainnya adalah pernah terjadi dahulu kaum Syi'ah menyerang kota Makkah sehingga haji tidak dapat ditunaikan oleh seluruh kaum muslimin, maka tidak ada wukuf di Arafah, tentunya tidak menghalangi kaum muslimin untuk tetap berpuasa Arafah.
Terlebih lagi di zaman dulu belum ada internet dan telepon, sehingga kaum muslimin di berbagai negeri yang jauh dari Makkah tidak dapat memastikan kapan waktu wukuf di Arafah, juga tentu tidak menghalangi mereka berpuasa Arafah sesuai penetapan tanggal 9 Dzulhijjah di negeri-negeri mereka.
Namun sangat baik untuk berpuasa di tanggal 8 Dzulhijjah juga, karena dianjurkan berpuasa mulai tanggal 1 - 9 Dzulhijjah, berdasarkan keumuman dalil memperbanyak amal shalih di awal Dzulhijjah, dan puasa termasuk amal shalih.
Juga berdasarkan hadits dari sebagian istri Nabi shallallahu’alaihi wa sallam,
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ تِسْعَ ذِي الْحِجَّةِ
“Dahulu Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam berpuasa 9 hari awal Dzulhijjah.” [HR. Abu Daud, Shahih Abi Daud: 2106]
Sumber:
#Video_Pendek On YouTube: https://youtu.be/xu0ttkq3sL0
#VidGramDakwah: https://www.instagram.com/p/BmqY4GbBy2j/
👉🏾 SUBSCRIBE YOUTUBE
http://bit.ly/sofyanruray
👉🏾 FOLLOW INSTAGRAM
http://bit.ly/igsofyanruray || http://bit.ly/igtaawundakwah
👉🏾 JOIN TELEGRAM
http://t.me/sofyanruray || http://t.me/taawundakwah || https://t.me/kajian_assunnah || https://t.me/kitab_tauhid
👉🏾 LIKE FACEBOOK
www.fb.com/sofyanruray.info || www.fb.com/taawundakwah
👉🏾 IKUTI TWITTER
https://twitter.com/sofyanruray
👉🏾 KLIK WEBSITE
www.sofyanruray.info || www.taawundakwah.com
👉🏾 INSTAL ANDROID
http://bit.ly/androidsofyanruray
👉🏾 GABUNG GROUP WA
08111377787
📋 KEUTAMAAN PUASA HARI ARAFAH (TANGGAL 9 DZULHIJJAH)
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ
“Puasa hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah) aku harap kepada Allah dapat menghapus dosa tahun yang sebelumnya dan tahun yang setelahnya.” [HR. Muslim dari Abu Qotadah radhiyallahu’anhu]
🚧 TAPI ADA SYARATNYA....
Syarat untuk mendapatkan penghapusan dosa dengan amal-amal shalih adalah dengan menjauhi dosa-dosa besar atau bertaubat kepada Allah ta’ala dari dosa-dosa besar tersebut.
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
الصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ، وَالْجُمُعَةُ إِلَى الْجُمُعَةِ، وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ، مُكَفِّرَاتٌ لِمَا بَيْنَهُنَّ مَا اجْتُنِبَتِ الْكَبَائِرُ
.
"Sholat lima waktu, sholat Jum'at sampai Jum'at berikutnya dan puasa Ramadhan sampai Ramadhan berikutnya, adalah amalan-amalan penghapus dosa yang dilakukan di antara waktu-waktunya, selama dosa-dosa besar dijauhi." [HR. Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]
Asy-Syaikhul ‘Allaamah Ibnu Baz rahimahullah berkata,
قال جمهور أهل العلم: إن أداء الفرائض وترك الكبائر يكفر السيئات الصغائر، أما الكبائر فلا يكفرها إلا التوبة إلى الله سبحانه وتعالى
.
“Mayoritas ulama berkata: Sesungguhnya mengamalkan kewajiban-kewajiban dan meninggalkan dosa-dosa besar dapat menghapus dosa-dosa kecil. Adapun dosa-dosa besar tidak dapat dihapus kecuali dengan taubat kepada Allah subhanahu wa ta’ala.” [Fatawa Nur ‘alad Darb, 6/64]
Dan tidak diragukan lagi bahwa Dzulhijjah adalah momen yang sangat indah untuk bertaubat, karena Dzulhijjah adalah bulan yang Allah muliakan, maka lebih tidak patut bagi seorang hamba untuk melakukan dosa atau menunda-nunda taubat.
Dan bagi jama'ah haji, tidak dianjurkan puasa Arafah, agar lebih kuat untuk menunaikan wukuf di Arafah serta memperbanyak dzikir dan doa.
Sumber:
https://web.facebook.com/taawundakwah/posts/2215863781979754
https://www.instagram.com/p/Bmp987eBl1E/
👉🏾 SUBSCRIBE YOUTUBE
http://bit.ly/sofyanruray
👉🏾 FOLLOW INSTAGRAM
http://bit.ly/igsofyanruray || http://bit.ly/igtaawundakwah
👉🏾 JOIN TELEGRAM
http://t.me/sofyanruray || http://t.me/taawundakwah || https://t.me/kajian_assunnah || https://t.me/kitab_tauhid
👉🏾 LIKE FACEBOOK
www.fb.com/sofyanruray.info || www.fb.com/taawundakwah
👉🏾 IKUTI TWITTER
https://twitter.com/sofyanruray
👉🏾 KLIK WEBSITE
www.sofyanruray.info || www.taawundakwah.com
👉🏾 INSTAL ANDROID
http://bit.ly/androidsofyanruray
👉🏾 GABUNG GROUP WA
08111377787
📋 DOA HARI ARAFAH DAN DZIKIR YANG TERBAIK
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَنَا وَالنَّبِيُّونَ مِنْ قَبْلِى لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ
“Sebaik-baik doa adalah doa di hari Arafah, dan sebaik-baik dzikir yang aku ucapkan dan juga diucapkan para nabi sebelumku adalah,
لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَىْءٍ قَدِيرٌ
“Laa ilaaha illallah, wahdahu laa syariika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu, wa huwa ‘alaa kulli syaiin Qodiir” (Tidak ada yang berhak disembah selain Allah yang satu saja, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya kekuasaan dan milik-Nya segala pujian, dan Dia Maha Mampu atas segala sesuatu).” [HR. At-Tirmidzi dari Abdullah bin 'Amr bin Al-'Ash radhiyallahu’anhuma, Shahihut Targhib: 1536]
#BEBERAPA_PELAJARAN:
1. Doa di hari Arafah adalah yang paling afdhal, karena pahalanya paling besar dan terkabulnya paling cepat.
2. Diantara adab berdoa adalah memuji Allah ta’ala, dan sebaik-baik pujian kepada Allah ta’ala adalah dzikir terbaik yang disebutkan dalam hadits yang mulia ini.
3. Bisa jadi pula doa yang dimaksud untuk dibaca di hari Arafah adalah dzikir tersebut, hal itu didukung dengan satu riwayat Al-Imam Ahmad dari ‘Amr bin Syu’aib dari Bapaknya dari Kakeknya:
كان أكثر دعاء النبي صلى الله عليه وسلم يوم عرفة لا إله إلا الله
“Kebanyakan doa Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam di hari Arafah adalah: Laa ilaaha illallah.”
Al-Husain bin Al-Hasan Al-Marudzi rahimahullah berkata,
سألت سفيان بن عيينة عن أفضل الدعاء يوم عرفة فقال : لا إله إلا الله
“Aku bertanya kepada Sufyan bin ‘Uyainah tentang doa yang paling afdhal di hari Arafah. Beliau berkata: Laa ilaaha illallah.” [Mir’atul Mafatih, 9/140]
4. Dzikir tersebut adalah dzikir yang paling afdhal karena mengandung tauhid, memurnikan ibadah hanya kepada Allah ta’ala dan menafikan semua bentuk ibadah kepada selain-Nya, sedang tauhid adalah kewajiban hamba terbesar dan amalan yang paling dicintai Allah ta'ala.
5. Pelajaran terbesar dari ibadah hari Arafah dan ibadah haji, bahkan dari seluruh ibadah adalah peringatan bagi setiap hamba untuk senantiasa beribadah hanya kepada Allah ta’ala yang satu saja, tidak menyekutukan-Nya dengan suatu apa pun.
[Disarikan dari Tuhfatul Ahwadzi (Syarah Hadits: 3509) dan Mir’atul Mafatih (9/140)]
📋 INFO SAFARI DAKWAH PRABUMULIH SUMATERA SELATAN & BELITONG BABEL
Pemateri: Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah
SEPULUH KAIDAH ISTIQOMAH
▪Simak Rekaman Live
▪Melalui Facebook: https://web.facebook.com/sofyanruray.info/videos/266483020746971/
▪Tempat: Masjid Islamic Center Istiqomah
Jl. Padat Karya, PRABUMULIH - SUMSEL
▪CP : 0812-73584101, 0821-37517566
MENGAPA HARUS BERTAUHID DAN MENJAUHI KESYIRIKAN
▪JUM'AT, 19 Dzulhijjah 1439 / 31 Agustus 2018 Pukul 20.00 WIB
▪Tempat: MASJID AL-IHRAM
TANJUNG PENDAM BELITONG BABEL
MASUK SURGA TANPA HISAB DAN TANPA ADZAB
▪SABTU, 20 Dzulhijjah 1439 H / 1 September 2018 Waktu: Ba’da Subuh
▪Tempat: MASJID AT-TAUBAH
AIR SERKUK BELITONG BABEL
TIGA LANDASAN UTAMA AGAMA ISLAM
▪SABTU, 20 Dzulhijjah 1439 H / 1 September 2018 Waktu: 09.00 WIB
▪Tempat: MASJID AL-MAKMUR
GANTUNG BELTIM BELITONG BABEL
▪CP 0819 4946 4004
وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم
Sumber: http://sofyanruray.info/doa-hari-arafah-dan-dzikir-yang-terbaik/
👉🏾 SUBSCRIBE YOUTUBE
http://bit.ly/sofyanruray
👉🏾 FOLLOW INSTAGRAM
http://bit.ly/igsofyanruray || http://bit.ly/igtaawundakwah
👉🏾 JOIN TELEGRAM
http://t.me/sofyanruray || http://t.me/taawundakwah || https://t.me/kajian_assunnah || https://t.me/kitab_tauhid
👉🏾 LIKE FACEBOOK
www.fb.com/sofyanruray.info || www.fb.com/taawundakwah
👉🏾 IKUTI TWITTER
https://twitter.com/sofyanruray
👉🏾 KLIK WEBSITE
www.sofyanruray.info || www.taawundakwah.com
👉🏾 INSTAL ANDROID
http://bit.ly/androidsofyanruray
👉🏾 GABUNG GROUP WA
08111377787
📋 HIKMAH IBADAH KURBAN YANG TERBESAR ADALAH TAUHID
🚧 RENUNGAN BAGI ORANG YANG MASIH MENYEMBELIH UNTUK SELAIN ALLAH 'AZZA WA JALLA
Allah ta’ala berfirman,
قُلْ إِنَّ صَلَاتِي وَنُسُكِي وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ. لَا شَرِيكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أُمِرْتُ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُسْلِمِينَ
"Katakanlah: Sesungguhnya shalatku, penyembelihanku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Rabb alam semesta, tiada sekutu bagi-Nya. Demikian itulah yang diperintahkan kepadaku, dan aku adalah orang yang pertama berserah diri (kepada-Nya).” [Al-An’am: 162-163]
Sejumlah ayat dan hadits menegaskan bahwa menyembelih adalah ibadah, dan setiap tahun umat islam berhari raya kurban, harusnya sudah dapat dipahami bahwa menyembelih adalah ibadah yang sangat agung, maka tidak sepatutnya dipersembahkan kepada selain Allah ta’ala.
Namun sangat disayangkan masih ada orang yang mengaku muslim menyembelih untuk persembahan atau sesajen kepada selain Allah 'azza wa jalla, seperti kepada jin yang menghuni lautan atau gunung tertentu, para wali yang telah wafat, dll.
Padahal Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam menegaskan,
لَعَنَ اللَّهُ مَنْ ذَبَحَ لِغَيْرِ اللَّهِ
"Allah melaknat orang yang menyembelih untuk persembahan kepada selain Allah." [HR. Muslim dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu’anhu]
⛔ Bahkan mereka juga melakukan kesyirikan yang lain, diantaranya:
➡ Berdoa kepada para jin atau wali tersebut.
➡ Meyakini bahwa para jin atau wali itu bisa melindungi mereka dari berbagai musibah.
➡ Meyakini bahwa para jin atau wali bisa menimpakan berbagai malapetaka bagi mereka.
➡ Meyakini bahwa para jin atau wali itu adalah penguasa di tempat-tempat tersebut.
➡ Takut, harap dan tawakkal kepada para jin atau wali tersebut.
Inilah yang mereka lakukan, ironisnya mereka meyakini itu sebagai suatu kebaikan dan mendekatkan diri kepada Allah, padahal kesyirikan adalah dosa terbesar, yang menyebabkan pelakunya murtad, keluar dari Islam dan mengekalkannya di neraka.
📝 Penjelasan Makna Ayat (Al-An'am: 162-163) Secara Global:
Allah 'azza wa jalla memerintahkan kepada Nabi-Nya shallallahu’alaihi wa sallam untuk mengatakan kepada orang-orang musyrikin yang menyembah selain Allah dan menyembelih untuk selain-Nya:
Sesungguhnya aku memurnikan untuk Allah: shalatku, sembelihanku, dan segala hal berupa keimanan dan amal shalih yang aku hidup dan mati di atasnya.
Semua hal itu kutujukan kepada Allah semata, dan aku tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun, bertolak belakang dengan kesyirikan yang kalian kerjakan.
📝 #Beberapa_Pelajaran dari Ayat:
1. Bahwa menyembelih untuk selain Allah adalah syirik besar karena Allah menyebutkan ibadah penyembelihan bersama dengan ibadah shalat. Sebagaimana, seseorang yang mengerjakan shalat untuk selain Allah berarti dia telah berbuat kesyirikan, demikian pula orang yang menyembelih untuk selain Allah berarti dia telah berbuat kesyirikan.
2. Bahwa shalat dan menyembelih termasuk ibadah yang paling agung.
3. Kewajiban untuk ikhlas kepada Allah dalam semua peribadahan (memurnikan ibadah hanya kepada-Nya).
4. Bahwa semua ibadah bersifat tauqifiyyah -yaitu harus sesuai perintah syari’at, tidak boleh mengada-ada dalam agama- berdasarkan firman Allah ta’ala: “Demikian itulah yang diperintahkan kepadaku.”
[Diringkas dari Buku Penjelasan Ringkas Kitab Tauhid karya Asy-Syaikh Prof. DR. Shalih Al-Fauzan Hafizhahullahu Ta’ala]
Sumber: https://www.instagram.com/p/Bmmm-lnBfSV/
👉🏾 SUBSCRIBE YOUTUBE
http://bit.ly/sofyanruray
👉🏾 FOLLOW INSTAGRAM
http://bit.ly/igsofyanruray || http://bit.ly/igtaawundakwah
👉🏾 JOIN TELEGRAM
http://t.me/sofyanruray || http://t.me/taawundakwah || https://t.me/kajian_assunnah || https://t.me/kitab_tauhid
👉🏾 LIKE FACEBOOK
www.fb.com/sofyanruray.info || www.fb.com/taawundakwah
👉🏾 IKUTI TWITTER
https://twitter.com/sofyanruray
👉🏾 KLIK WEBSITE
www.sofyanruray.info || www.taawundakwah.com
👉🏾 INSTAL ANDROID
http://bit.ly/androidsofyanruray
👉🏾 GABUNG GROUP WA
08111377787
🇮🇩 MERDEKA YANG HAKIKI
Merdeka yang hakiki adalah mengamalkan tauhid; memurnikan ibadah hanya kepada Allah ta'ala, dan membebaskan diri dari semua bentuk penghambaan kepada selain-Nya.
Karena ibadah kepada Allah adalah sifat dasar manusia, yang merupakan tujuan hamba diciptakan, sedangkan hawa nafsu dan setan ingin memalingkan hamba agar beribadah kepada selain Allah 'azza wa jalla.
Allah 'azza wa jalla berfirman,
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالأِنْسَ إِلاَّ لِيَعْبُدُونِ
“Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku saja.” [Adz-Dzariyyat: 56]
Al-Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata,
هربوا من الرق الذي خلقوا له
وبلوا برق النفس والشيطان
"Mereka berpaling dari peribadahan kepada Allah yang merupakan tujuan mereka diciptakan, maka mereka menjadi budak nafsu dan setan." [Al-Kaafiyah Asy-Syaafiyah melalui Syarhul Aqidah Al-Wasithiyah, 2/466]
Asy-Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata,
أن وصف الإنسان بالعبودية لله يعد كمالاً، لأن العبودية لله هي حقيقة الحرية، فمن لم يتعبد له، كان عابداً لغيره
"Bahwa sifat manusia beribadah kepada Allah adalah kesempurnaan baginya, karena penghambaan kepada Allah adalah HAKIKAT KEMERDEKAAN, barangsiapa yang tidak menghamba kepada Allah maka dia adalah hamba selain-Nya." [Syarhul Aqidah Al-Wasithiyah, 2/466]
Dan merdeka yang hakiki adalah meneladani sunnah; mencontoh Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam dalam setiap amalan, dan melepaskan diri dari belenggu taklid dan fanatisme golongan (hizbiyyah).
Karena merdeka yang hakiki adalah ketakwaan kepada Allah ta'ala dan menyelamatkan diri dari penjara nafsu dan perbudakan setan.
Al-‘Allamah Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata,
أَنَّ الْعَاصِيَ دَائِمًا فِي أَسْرِ شَيْطَانِهِ، وَسِجْنِ شَهَوَاتِهِ، وَقُيُودِ هَوَاهُ، فَهُوَ أَسِيرٌ مَسْجُونٌ مُقَيَّدٌ، وَلَا أَسِيرَ أَسْوَأُ حَالًا مِنْ أَسِيرٍ أَسَرَهُ أَعْدَى عَدُوٍّ لَهُ، وَلَا سِجْنَ أَضْيَقُ مِنْ سِجْنِ الْهَوَى، وَلَا قَيْدَ أَصْعَبُ مِنْ قَيْدِ الشَّهْوَةِ، فَكَيْفَ يَسِيرُ إِلَى اللَّهِ وَالدَّارِ الْآخِرَةِ قَلْبٌ مَأْسُورٌ مَسْجُونٌ مُقَيَّدٌ؟ وَكَيْفَ يَخْطُو خُطْوَةً وَاحِدَةً؟
“Orang yang bermaksiat selalu dalam tawanan setannya, dalam penjara syahwatnya dan belenggu hawa nafsunya, maka ia tertawan, terpenjara lagi terbelenggu.
Dan tidak ada tawanan yang lebih jelek keadaannya dari tawanan yang ditawan oleh musuh terbesarnya, tidak ada penjara yang lebih sempit dari penjara hawa nafsu dan tidak ada belenggu yang lebih sulit terlepas dari belenggu syahwat.
Maka bagaimana bisa hati yang tertawan, terpenjara lagi terbelenggu dapat berjalan menuju kepada Allah dan negeri akhirat!? Bagaimana bisa ia mengayun satu langkah!?” [Al-Jawaabul Kaafi, hal. 79]
Sumber:
https://www.instagram.com/p/BmiXgdkhfq9/
https://web.facebook.com/taawundakwah/posts/2212369005662565
👉🏾 SUBSCRIBE YOUTUBE
http://bit.ly/sofyanruray
👉🏾 FOLLOW INSTAGRAM
http://bit.ly/igsofyanruray || http://bit.ly/igtaawundakwah
👉🏾 JOIN TELEGRAM
http://t.me/sofyanruray || http://t.me/taawundakwah || https://t.me/kajian_assunnah || https://t.me/kitab_tauhid
👉🏾 LIKE FACEBOOK
www.fb.com/sofyanruray.info || www.fb.com/taawundakwah
👉🏾 IKUTI TWITTER
https://twitter.com/sofyanruray
👉🏾 KLIK WEBSITE
www.sofyanruray.info || www.taawundakwah.com
👉🏾 INSTAL ANDROID
http://bit.ly/androidsofyanruray
👉🏾 GABUNG GROUP WA
08111377787
📀 Khutbah Jumat - Mensyukuri Nikmat Kemerdekaan
💺Al Ustadz Syamsul, Lc
⏰Jumat, 18 Agustus 2017
🕌 Masjid Al-Muhajirin Wal Anshar Depok
📋 PANGGILAN IMAN UNTUK PEDULI LOMBOK
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ
“Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara.” [Al-Hujurat: 10]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ المُؤْمِنَ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا
“Seorang mukmin dengan mukmin yang lain bagaikan sebuah bangunan, satu dengan yang lainnya saling menguatkan.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Musa Al-Asy’ari radhiyallahu’anhu]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda,
مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِى تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَّى
“Perumpamaan orang-orang yang beriman dalam hal saling mencintai, menyayangi dan berlemah lembut di antara mereka bagaikan satu tubuh, apabila ada satu anggota tubuh yang sakit maka seluruh tubuh akan ikut merasa sakit hingga tidak bisa tidur dan merasa demam.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari An-Nu’man bin Basyir radhiyallahu’anhu]
Asy-Syaikh Prof. DR. AbdurRozzaq bin Abdul Muhsin Al-Badr hafizhahumallah berkata,
كلَّما قوي إيمان الشَّخص قويت رحمته بإخوانه فقوَّتها في العبد من قوة إيمانه، وضعفها من ضعف إيمانه، وهـذا ظاهر في قوله عَلَيْهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: «مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ»، وذلك أنَّ إلـاهنا المقصود المعبود رحيم يحب الرحماء ودِيننا دين الرَّحمة، ونبيّنا نبيّ الرّحمة، وكتابنا القران كتاب الرحمة، والله نعت عباده المؤمنين فيه بقوله: {رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ}.
“Setiap kali menguat iman seseorang, menguat pula kasih sayangnya terhadap saudara-saudaranya seagama, karena kuatnya sifat kasih sayang berasal dari kekuatan imannya dan lemahnya sifat tersebut berasal dari kelemahan imannya. Ini jelas dalam sabda Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam,
مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ
“Perumpamaan kaum mukminin dalam hal saling mencintai, menyayangi dan berlemah lembut bagaikan satu tubuh.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim dari An-Nu’man bin Basyir radhiyallahu’anhuma)
Demikian itu karena Allah yang kita sembah adalah Maha Penyayang; mencintai orang-orang yang penyayang, agama kita adalah agama kasih sayang, Nabi kita seorang yang penyayang, kitab kita Al-Qur’an adalah kitab kasih sayang, dan Allah mensifatkan hamba-hamba-Nya yang beriman dalam kitab-Nya dengan firman-Nya,
رُحَمَاءُ بَيْنَهُمْ
“Mereka (orang-orang yang beriman) saling berkasih sayang di antara mereka.” (Al-Fath: 29).” [Fawaaid Mukhtashoroh min Mauqi’ Asy-Syaikh Abdur Rozzaq bin Abdul Muhsin Al-Badr hafizhahullah]
SIMAK VIDEO NASIHAT PENGGUGAH JIWA: https://web.facebook.com/sofyanruray.info/videos/2218080738421841/
#Video_Pendek On YouTube: https://youtu.be/cgsUnDNFjLc
📋 INFO DONASI SOSIAL & FASILITAS IBADAH UNTUK PENGUNGSI LOMBOK
Melihat apa yang terjadi terhadap saudara kita di Lombok saat ini, musibah yang tengah menimpa mereka telah banyak membuat rumah ambruk dan fasiltas-fasilitas ibadah pun rusak, terlalu mengkhawatirkan jika untuk difungsikan kembali, bahkan sebagian bangunan lebih layak untuk dirobohkan karena melihat keretakan yang cukup parah pada beberapa bangunan.
PERKIRAAN ANGGARAN PEMBANGUNAN MUSHOLLA
1. Spandek 6 Meter, 28
Lmbr Rp. 882.000
2. Bambu 3 Meter, 12
Lonjor Rp. 120.000
3. Bambu 5 Meter, 25
Lonjor Rp. 625.000
4. Pagar Anyaman
Bambu 80M2
Rp 2.000.000
5. Paku Spandek 1 Kotak
Rp. 50.000
6. Bubungan Spandek 12
Meter Rp. 360.000
7. Ongkos Tukang Rp
2.500.000 +
Total kebutuhan biaya untuk pembuatan 1 Bangunan Mushola, adalah: Rp. 6.537.000.
Donasi dapat disalurkan melalui Rekening
Bank BNI no 0732365889 an/ Yayasan As Shahabat
Konfirmasi Transfer: 085778310039 / 081286221077 (SMS/WA)
Mohon ta'awun menyebarkan info dakwah ini, semoga menjadi amal shalih yang akan memperberat timbangan kebaikan di hari kiamat insya Allah. Jazaakumullaahu khayron wa baarokallaahu fiykum.
Penting Bagi Anda atau Keluarga dan Kenalan yang Sedang Melakukan Ibadah Haji, Silakan Dishare:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
CARA MUDAH MEMAHAMI FIQH HAJI
Memahami fiqh haji insya Allah ta’ala dalam waktu kurang lebih 1 menit dalam 6 poin berikut:
1. Tanggal 8 Dzulhijjah: Melakukan ihram, pergi ke Mina sebelum Zhuhur. Sholat Zhuhur, Ashar, Maghrib, Isya’ dan Shubuh di Mina (dengan mang-qoshor sholat 4 raka’at menjadi dua raka’at tanpa dijama’), mabit (bermalam) di Mina.
2. Tanggal 9 Dzulhijjah: Setelah terbit matahari pergi ke Arafah. Sholat Zhuhur dan Ashar, dijama’ taqdim dan diqoshor dengan satu adzan dan dua iqomah. Berdiam di Arafah sambil berdzikir dan doa sampai terbenam matahari. Jika telah terbenam matahari, pergi ke Muzdalifah untuk mabit di sana. Lakukan sholat Maghrib dan Isya’ dijama’ dan diqoshor, lalu mabit di Muzdalifah dan sholat Shubuh di sana.
3. Tanggal 10 Dzulhijjah: Pergi ke Mina sebelum terbit matahari, melempar jamroh ‘aqobah, menyembelih hadyu, memendekkan atau mencukur rambut, thawaf ifadhah dan sa’yu, mabit di Mina.
4. Tanggal 11 Dzulhijjah: Jika matahari telah tergelincir, melempar tiga jamrah, dimulai dari jamroh sughro, lalu jamroh wustho, lalu jamroh kubro (yang dikenal dengan jamroh ‘aqobah). Kembali mabit di Mina.
5. Tanggal 12 Dzulhijjah: Melakukan amalan yang sama dengan tanggal 11 Dzulhijjah. Kembali mabit di Mina, kecuali bagi yang telah berniat untuk bersegera mengakhiri amalan hajinya (ambil nafar awwal), lakukanlah thawaf wada'.
6. Tanggal 13 Dzulhijjah: Melakukan amalan yang sama dengan amalan tanggal 11 dan 12 Dzulhijjah lalu melakukan thawaf wada’.
Sumber: https://www.instagram.com/p/Bmc16Y6BU26/
Dengan melaksanakan 6 poin ini selesai sudah seluruh rangkaian ibadah haji. Adapun rinciannya sebagai berikut...
Baca Selengkapnya:
https://www.facebook.com/sofyanruray.info/posts/663798667102952:0
http://sofyanruray.info/cara-mudah-memahami-fiqh-haji/
Alhamdulillaah, selesai ditulis di Kota Buraidah, Propinsi Al-Qoshim, KSA di musim haji tahun 1430 H.
Download Audio: https://t.me/taawundakwah/6380
Semoga bermanfaat, baarokallaahu fiykum.
📋 DUKA LOMBOK DUKA KITA SEMUA (RENUNGAN DAN PELAJARAN DARI MUSIBAH LOMBOK)
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Saudaraku rahimakumullaah, ketika seorang muslim menolong saudaranya sesama muslim, pada hakikatnya ia sedang menolong dirinya sendiri dalam kehidupan dunia ini, dan terutama di akhirat kelak, di hari yang sangat dahsyat.
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا، نَفَّسَ اللهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ، يَسَّرَ اللهُ عَلَيْهِ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا، سَتَرَهُ اللهُ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ، وَاللهُ فِي عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِي عَوْنِ أَخِيهِ
"Barangsiapa melepaskan satu kesusahan dunia dari seorang mukmin, Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan di hari kiamat. Barangsiapa memudahkan orang yang kesulitan, Allah akan memudahkannya di dunia dan akhirat. Barangsiapa menutupi aib seorang muslim, Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat, dan Allah akan senantiasa menolong seorang hamba, selama hamba tersebut menolong saudaranya." [HR. Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu]
Sahabat yang Mulia Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu berkata,
يُحْشَرُ النَّاسُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْرَى مَا كَانُوا قَطُّ، وَأَجْوَعُ مَا كَانُوا قَطُّ، وَأَظْمَأُ مَا كَانُوا قَطُّ، وَأَنْصَبُ مَا كَانُوا قَطُّ، فَمَنْ كَسَا لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ كَسَاهُ اللَّهُ، وَمَنْ أَطْعَمَ لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ أَطْعَمَهُ اللَّهُ، وَمَنْ سَقَى لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ سَقَاهُ اللَّهُ، وَمَنْ عَفَا لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ أَعْفَاهُ اللَّهُ.
“Manusia akan dikumpulkan di hari kiamat dalam keadaan sangat membutuhkan pakaian, sangat kelaparan, sangat kehausan dan sangat kepayahan melebihi yang pernah mereka rasakan (di dunia);
Maka barangsiapa yang (ketika di dunia) pernah memberi pakaian karena Allah ‘azza wa jalla, maka Allah akan memakaikan pakaian kepadanya.
Barangsiapa yang pernah memberi makan karena Allah ‘azza wa jalla, maka Allah akan memberi makan kepadanya.
Barangsiapa yang pernah memberi minum karena Allah ‘azza wa jalla, maka Allah akan memberi minum kepadanya.
Barangsiapa yang pernah memaafkan karena Allah ‘azza wa jalla, maka Allah akan menjadikan manusia memaafkan kezalimannya.” [Jaami’ul ‘Uluumi wal Hikam, 2/287]
📹 SIMAK VIDEO RENUNGAN DAN PELAJARAN DARI MUSIBAH LOMBOK: https://youtu.be/_DIsfqhopsw
📋 INFO DONASI SOSIAL & FASILITAS IBADAH UNTUK PENGUNGSI LOMBOK
Melihat apa yang terjadi terhadap saudara kita di Lombok saat ini, musibah yang tengah menimpa mereka telah banyak membuat rumah ambruk dan fasiltas-fasilitas ibadah pun rusak, terlalu mengkhawatirkan jika untuk difungsikan kembali, bahkan sebagian bangunan lebih layak untuk dirobohkan karena melihat keretakan yang cukup parah pada beberapa bangun.
Begitu pula dengan fasilitas masjid tidak kalah sama kondisinya, maka dari itu, sangat dibutuhkan mushola sebagai pengganti fasilitas masjid dan juga nantinya akan menjadi pusat pembimbingan mental dan spiritual bagi kaum muslimin yang tertimpa musibah.
Dakwah dan Pendidikan Agama untuk para pengungsi lebih penting dari hanya sekedar pemberian materi, maka dengan ini kami mengajak dan mengingatkan kaum muslimin untuk ikut berpartisipasi membuat Mushola yang sederhana tetapi begitu bermakna bagi saudara kita. Adapun anggaran yang dibutuhkan sebagai berikut:
1. Spandek 6 Meter, 28
Lmbr Rp. 882.000
2. Bambu 3 Meter, 12
Lonjor Rp. 120.000
3. Bambu 5 Meter, 25
Lonjor Rp. 625.000
4. Pagar Anyaman
Bambu 80M2
Rp 2.000.000
5. Paku Spandek 1 Kotak
Rp. 50.000
6. Bubungan Spandek 12
Meter Rp. 360.000
7. Ongkos Tukang Rp
2.500.000 +
Total kebutuhan biaya untuk pembuatan 1 Bangunan Mushola, adalah: Rp. 6.537.000
--------------------------------------
Donasi dapat disalurkan melalui Rekening
Bank BNI no 0732365889 an/ Yayasan As Shahabat
Konfirmasi Transfer: 085778310039 / 081286221077 (SMS/WA)
📋 ANJURAN BERPUASA SUNNAH PADA TANGGAL 1-9 DZULHIJJAH
Puasa termasuk amal shalih yang sangat agung, dan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam menganjurkan untuk memperbanyak amal shalih, khususnya di awal Dzulhijjah.
Sebagaimana sabda beliau shallallahu’alaihi wa sallam,
مَا مِنْ أَيَّامٍ العَمَلُ الصَّالِحُ فِيهِنَّ أَحَبُّ إِلَى اللهِ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ العَشْرِ ، فَقَالُوا : يَا رَسُولَ اللهِ ، وَلاَ الجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللهِ ؟ فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : وَلاَ الجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللهِ ، إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ
“Tidaklah ada hari-hari yang lebih dicintai Allah ta’ala untuk beramal shalih melebihi sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah. Sahabat bertanya: Wahai Rasulullah, tidak pula jihad di jalan Allah? Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali seseorang yang keluar berjihad bersama diri dan hartanya, lalu tidak ada yang kembali sedikitpun.” [HR. Al-Bukhari, Abu Daud dan At-Tirmidzi dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu’anhuma, dan lafazh ini milik At-Tirmidzi, Shahih Abi Daud: 2107]
Dalam riwayat yang lain,
مَا مِنْ عَمَلٍ أَزْكَى عِنْدَ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ وَلاَ أَعْظَمَ أَجْرًا مِنْ خَيْرٍ يَعْمَلُهُ فِي عَشْرِ الأَضْحَى
“Tidak ada satu amalan yang lebih suci di sisi Allah ‘azza wa jalla dan lebih besar pahalanya dari satu kebaikan yang dilakukan seseorang pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah.” [HR. Ad-Darimi dalam Sunan-nya no. 1776 dan Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman no. 3476 dari Ibnu Abbas radhiyallahu’anhuma, Shahih At-Targhib: 1248]
Maka dianjurkan berpuasa sunnah pada 9 hari pertama di bulan Dzulhijjah, berdasarkan keumuman dalil tentang keutamaan amal shalih pada sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah. Adapun tanggal 10, 11, 12, 13 Dzulhijjah diharamkan berpuasa.
Dan terdapat dalil khusus dari sebagian istri Nabi shallallahu’alaihi wa sallam,
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ تِسْعَ ذِي الْحِجَّةِ، وَيَوْمَ عَاشُورَاءَ، وَثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ، أَوَّلَ اثْنَيْنِ مِنَ الشَّهْرِ وَالْخَمِيسَ
“Dahulu Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam berpuasa Sembilan hari awal Dzulhijjah, hari ‘Asyuro (10 Muharram), tiga hari setiap bulan Senin pertama dari bulan tersebut dan hari Kamis.” [HR. Abu Daud, Shahih Abi Daud: 2106]
Boleh melakukan puasa ini sembilan hari penuh atau sebagiannya saja.
Dan lebih ditekankan lagi untuk berpuasa pada hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah) bagi selain jama’ah haji, berdasarkan sabda Nabi shallallahu’alaihi wa sallam,
ثَلاَثٌ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ فَهَذَا صِيَامُ الدَّهْرِ كُلِّهِ صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ
“Puasa tiga hari tiap bulan, puasa Ramadhan sampai Ramadhan berikutnya, maka inilah puasa yang bagaikan berpuasa setahun penuh, puasa Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah) aku harapkan kepada Allah dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang, dan puasa Asyura (tanggal 10 Muharram) aku harap kepada Allah dapat menghapuskan dosa setahun lalu.” [HR. Muslim dari Abu Qotadah radhiyallahu’anhu]
FAIDAH: APABILA TERJADI PERBEDAAN DALAM PENETAPAN AWAL BULAN DZULHIJJAH ANTARA SUATU NEGERI DAN KOTA MAKKAH, KAPAN PUASA ARAFAH?
Pendapat yang kuat insya Allah adalah tetap mengikuti ru’yah dan keputusan Pemerintah di negeri tersebut.
Asy-Syaikh Ibnul ‘Utsaimin rahimahullah berkata,
لو قدر أنه تأخرت الرؤية عن مكة وكان اليوم التاسع في مكة هو الثامن عندهم، فإنهم يصومون يوم التاسع عندهم الموافق ليوم العاشر في مكة، هذا هو القول الراجح
“Andaikan ru’yah di suatu negeri terlambat dari Makkah, sehingga tanggal 9 di Makkah adalah tanggal 8 di negeri mereka, maka hendaklah mereka berpuasa pada tanggal 9 di negeri mereka yang bertepatan dengan tanggal 10 di Makkah, inilah pendapat yang kuat.” [Majmu’ Fatawa war Rosaail, 20/29]
Sumber: https://www.instagram.com/p/BmYUZWWh-OA/
现已上线!2025 年 Telegram 研究 — 年度关键洞察 
