ch
Feedback
Sofyan Chalid bin Idham Ruray

Sofyan Chalid bin Idham Ruray

前往频道在 Telegram
5 159
订阅者
-224 小时
-77
-4630
帖子存档
🔊Audio Kajian 📗Khutbah Jum'at 📜Hakikat Tawakkal ✒️Al Ustadz Abdul Barr Kaisenda

Tiga Bentuk Kezaliman kepada Orang Lain https://youtu.be/DXeRgtPhBrM

📹 VIDEO SERI KAJIAN KITAB TAUHID #34 BAB 12 DALIL KE 1-3 بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ BERNAZAR UNTUK SELAIN ALLAH TERMASUK SYIRIK Allah ta'ala berfirman, يوفُونَ بِالنَّذْرِ وَيَخَافُونَ يَوْمًا كَانَ شَرُّهُ مُسْتَطِيرًا “Mereka menepati nazar dan takut akan suatu hari yang azabnya merata di mana-mana.” [Al-Insan: 7] Allah ta'ala juga berfirman, وَمَا أَنفَقْتُم مِّن نَّفَقَةٍ أَوْ نَذَرْتُم مِّن نَّذْرٍ فَإِنَّ اللَّـهَ يَعْلَمُهُ “Dan apapun yang kalian nafkahkan, dan apapun yang kalian nazarkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.” [Al-Baqarah: 270] Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda, مَنْ نَذَرَ أَنْ يُطِيْعَ اللهَ فَلْيُطِعْهُ، وَمَنْ نَذَرَ أَنْ يَعْصِيَ اللهَ فَلاَ يَعْصِهِ “Barangsiapa bernazar untuk menaati Allah maka ia wajib menaati-Nya, dan barangsiapa bernazar untuk bermaksiat kepada Allah maka janganlah ia bermaksiat kepada-Nya." [HR. Al-Bukhari dari Aisyah radhiyallahu'anha] Selengkapnya: https://youtu.be/GP7fmjFjz7w Kajian Sebelumnya: 1. MEMAHAMI TAUHID https://youtu.be/mJ152Isyk3c 2. FAIDAH BASMALAH https://youtu.be/5i7_UeYKrLI 3. TUJUAN PENCIPTAAN MANUSIA & MISI DAKWAH RASUL https://youtu.be/pioCKth9O2U 4. PERINTAH BERTAUHID & BERBAKTI KEPADA ORANG TUA https://youtu.be/ulq-47fzhQo 5. SEPULUH WASIAT ALLAH TA'ALA https://youtu.be/FeMduU1g6Tg 6. HAK ALLAH TA'ALA & HAK HAMBA https://youtu.be/U4f90f1t1YY 7. TAUHID BENTENG TERKUAT & PINTU HIDAYAH TERBESAR https://youtu.be/ipE2VkpnTGY 8. SUDAH BENARKAH SYAHADATMU? https://youtu.be/ZiIhI0ZRmvA 9. TAUHID SEBAB TERBESAR MENGGAPAI AMPUNAN https://youtu.be/ouXZyt8kab0 10. PROFIL PEJUANG SEJATI https://youtu.be/rAqXWSOfp0Q 11. LEBIH DARI 70.000 ORANG MASUK SURGA TANPA HISAB https://youtu.be/t1uCCIutSyc 12. DOSA YANG TIDAK TERAMPUNI https://youtu.be/e3h2tQVt76Y 13. BAHAYA SYIRIK KECIL https://youtu.be/6W1eu8BLHD8 14. AKHIR KEHIDUPAN PALING TRAGIS https://youtu.be/79VDOzevC80 15. DAKWAH TAUHID https://youtu.be/RL7fE-C8Urc 16. PENGUTUSAN MU'ADZ BIN JABAL https://youtu.be/gPecS-lSLAs 17. PENGANGKATAN ALI BIN ABI THALIB SEBAGAI PANGLIMA https://youtu.be/HqZl3DjkaV8 18. DAKWAH KEPADA ORANG KAFIR https://youtu.be/6zVyNropw8g 19. DUA RUKUN TAUHID https://youtu.be/QNVd2dtop4s 20. JANGAN MENUHANKAN GURU ATAU PEMIMPIN https://youtu.be/WQdfVWDCR3A 21. CINTA KEPADA ALLAH & KONSEKUENSINYA https://youtu.be/-R10JqQK4qY 22. MENGENAL KAIDAH "SEBAB" AGAR https://youtu.be/5_6qWXN-CAE 23. HUKUM JIMAT DALAM ISLAM https://youtu.be/5tfOFWI2ups 24. HUKUM RUQYAH, TATA CARANYA & KEMUNGKARANNYA https://youtu.be/tlAOEHFkghc 25. TIPU DAYA DUKUN DALAM RUQYAH & JIMAT https://youtu.be/zzft_WHRUko 26. BAHAYA BERGANTUNG KEPADA SELAIN ALLAH TA'ALA https://youtu.be/6dsmYHlbf9o 27. TABARRUK YANG TERLARANG & YANG DISYARI'ATKAN https://youtu.be/CPsrty82cIY 28. TABARRUK DARI BENDA-BENDA TERMASUK SYIRIK https://youtu.be/vpXsyt5HXvo 29. TUMBAL DAN SESAJEN, TRADISI SYIRIK WARISAN JAHILIYAH https://youtu.be/vg2UqWZnfmw 30. EMPAT PELAKU DOSA YANG DILAKNAT ALLAH 'AZZA WA JALLA https://youtu.be/9LsmO-dtAqc 31. ORANG YANG MASUK SURGA DAN NERAKA KARENA SEEKOR LALAT https://youtu.be/fRrOxZ7yhhc 32. KISAH MASJID KAUM MUNAFIK https://youtu.be/WEPxk6ytXMo 33. LARANGAN MENYEMBELIH DI TEMPAT PENYEMBELIHAN KAUM MUSYRIKIN https://youtu.be/_ieiwkkBTZU GABUNG TELEGRAM https://t.me/videokitabtauhid https://t.me/kitab_tauhid WAG wa.me/628111833375 wa.me/628111377787 #Yuk_share. Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.

📋 DIANTARA BACAAN DAN KEUTAMAAN DZIKIR PAGI PETANG بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, مَنْ قَالَ حِينَ يُصْبِحُ وَحِينَ يُمْسِى سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ مِائَةَ مَرَّةٍ. لَمْ يَأْتِ أَحَدٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِأَفْضَلَ مِمَّا جَاءَ بِهِ إِلاَّ أَحَدٌ قَالَ مِثْلَ مَا قَالَ أَوْ زَادَ عَلَيْهِ “Barangsiapa mengucapkan ketika pagi dan sore: سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ “Subhaanallaahi wabihamdih.” 100 x. "Maha suci Allah dan segala puji bagi-Nya." Maka tidak seorang pun yang datang pada hari kiamat dengan membawa yang lebih baik dari apa yang ia bawa, kecuali seseorang yang membaca seperti apa yang ia baca atau lebih darinya.” [HR. Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu] Asy-Syaikh Ibnul ‘Utsaimin rahimahullah berkata, ما معنى سبحان الله وبحمده المعنى أنك تنزه الله تعالى عن كل عيب ونقص وأنه الكامل من كل وجه جل وعلا مقرونا هذا التسبيح بالحمد الدال على كمال إفضاله وإحسانه إلى خلقه جل وعلا وتمام حكمته وعلمه وغير ذلك من كمالاته “Apa makna subhaanallaahi wabihamdih? Maknanya adalah engkau menyucikan Allah ta’ala dari setiap aib dan kekurangan, dan bahwa Allah jalla wa ‘ala sempurna dari setiap sisi, seraya engkau sertai tasbih ini dengan pujian yang menunjukkan kesempurnaan-Nya dalam memberikan karunia dan berbuat baik kepada makhluk-Nya, serta kesempurnaan hikmah-Nya, ilmu-Nya dan seluruh sifat yang menunjukkan kesempurnaan-Nya.” [Syarhu Riyadhis Shaalihiin] Oleh karena itu berdzikir bukanlah sekedar ucapan lisan, tapi harus dipahami maknanya, direnungkan dalam hati, dan diamalkan dengan anggota tubuh. Orang yang mengucapkan subhaanallaahi wabihamdih, ia memuliakan dan mengagungkan Allah di dalam hatinya, ia mengakui segala nikmat yang Allah berikan kepadanya, ia mencintai Allah yang telah berbuat baik kepadanya dan ia senantiasa mengamalkan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Dalam hadits yang mulia ini juga terkandung perintah teragung yaitu tauhid dan larangan terbesar yaitu syirik, karena sungguh Allah maha suci, tidak patut dipersekutukan dan dipersamakan dengan makhluk-Nya. Dan Allah sempurna dari segala sisi, tidak memiliki aib dan kekurangan, bagaimana bisa dipersekutukan dan disamakan dengan makhluk yang lemah dan penuh dengan aib serta kekurangan?! Maka dapat dipahami bahwa orang-orang yang menyekutukan Allah ta’ala bukan saja telah melakukan dosa terbesar, tapi juga kebodohan terbesar dan penghinaan serta pelecehan terhadap Allah tabaraka wa ta’ala. Inilah diantara sebabnya mengapa Allah ta’ala sangat murka terhadap pelaku syirik, tidak mengampuni dosanya apabila mati sebelum bertaubat dan mengekalkannya di neraka. Hanya kepada Allah kita berlindung. وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم Sumber: https://www.instagram.com/p/B9SoF1lH2qq/ GABUNG TELEGRAM DAN GROUP WA TA'AWUN DAKWAH & BIMBINGAN ISLAM Pembina: Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah Telegram: http://t.me/taawundakwah https://t.me/kajian_assunnah WAG: wa.me/628111833375 wa.me/628111377787 #Yuk_share. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ "Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya." [HR. Muslim dari Abu Mas'ud Al-Anshori radhiyallaahu'anhu] Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.

Masjid Nurul Islam Rawa Bambu Pasar Minggu Jakarta Selatan
Masjid Nurul Islam Rawa Bambu Pasar Minggu Jakarta Selatan

DO'A_KESELAMATAN_AGAMA,_DUNIA,_KELUARGA.mp310.09 MB

Ujian yang Tidak Bisa Dijawab dengan Hapalan

TIDAK SAH TAUHID TANPA BERIMAN KEPADA TAKDIR Kitab Kaidah-kaidah Tauhid - Kaidah Tauhid Rububiyah Ke-26 https://youtu.be/I4R6Tdxi5Fc

📋 KUBURAN BUKAN PERISTIRAHATAN YANG TERAKHIR بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Saat ada yang wafat, sering kita mendengarkan orang berkata, "Almarhum/almarhumah telah kembali ke tempat peristirahatan yang terakhir" atau "RIP". Dalam ucapan ini minimalnya ada 4 kesalahan: Kesalahan Pertama: Memastikan seseorang sebagai almarhum/almarhumah yang artinya telah dirahmati oleh Allah, atau ia beristirahat dalam damai di kuburnya. Padahal jika mayyit seorang muslim kita tidak bisa memastikan apakah amalannya diterima atau tidak, maka yang kita lakukan hendaklah mendoakan seperti "rahimahullah/rahimahallah" semoga Allah merahmatinya. Kecuali yang telah dipastikan oleh dalil seperti para nabi dan rasul 'alaihimussalaam, serta para sahabat radhiyallahu'anhum, maka bisa kita pastikan mereka mendapat rahmat di dalam kubur. Dan jika mayyitnya orang kafir maka azab kubur telah menantinya, bagaimana bisa kita sebut dia "almarhum/almarhumah" atau "beristirahatlah dalam damai". Kesalahan Kedua: Memastikan kondisi seseorang di alam kubur adalah batil, karena kehidupan di alam kubur termasuk perkara ghaib, yang hanya bisa ditetapkan dengan dalil. Kesalahan Ketiga: Mengucapkan "RIP" adalah menyerupai kebiasaan orang kafir. Kesalahan Keempat: Menyelisihi akidah yang benar, yaitu mengatakan bahwa kuburan tempat peristirahatan yang terakhir, padahal itu barulah tempat persinggahan yang pertama dalam perjalanan panjang di negeri akhirat. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda, إِنَّ الْقَبْرَ أَوَّلُ مَنَازِلِ الْآخِرَةِ فَإِنْ نَجَا مِنْهُ فَمَا بَعْدَهُ أَيْسَرُ مِنْهُ وَإِنْ لَمْ يَنْجُ مِنْهُ فَمَا بَعْدَهُ أَشَدُّ مِنْهُ قَالَ وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا رَأَيْتُ مَنْظَرًا قَطُّ إِلَّا وَالْقَبْرُ أَفْظَعُ مِنْهُ "Sungguh kuburan adalah awal persinggahan di negeri akhirat, jika selamat darinya maka perjalanan selanjutnya akan lebih mudah, dan jika tidak selamat maka yang selanjutnya akan lebih berat." Beliau juga bersabda, "Tidak pernah aku melihat pemandangan yang mengerikan kecuali (azab) kubur lebih mengerikan darinya." [HR. At-Tirmidzi dari Utsman bin Affan radhiyallahu'anhu, Shahihul Jaami': 1684] Simak #Video_Pendek: https://www.facebook.com/sofyanruray.info/videos/511933269731331/ GABUNG TELEGRAM DAN GROUP WA TA'AWUN DAKWAH & BIMBINGAN ISLAM Pembina: Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah Telegram: http://t.me/taawundakwah https://t.me/kajian_assunnah WAG: wa.me/628111833375 wa.me/628111377787 #Yuk_share. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ "Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya." [HR. Muslim dari Abu Mas'ud Al-Anshori radhiyallaahu'anhu] Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.

📋 6 NASIHAT ULAMA MENGHADAPI VIRUS CORONA (Ringkasan Nasihat Ulama Kota Madinah Asy-Syaikh Prof. Dr. AbdurRozzaq Al-Badr hafizhahullah) بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Pertama: الواجب على كلٍّ مسلمٍ أن يكون في أحواله كلها معْتصمًا بربِّه جلّ وعلا متوكِّلاً عليه معتقدًا أنّ الأمور كلّها بيده Wajib bagi setiap muslim dalam semua kondisinya untuk selalu memohon perlindungan kepada Rabb-nya, Allah yang Maha Agung lagi Maha Tinggi, bertawakkal kepada-Nya dan meyakini bahwa segala sesuatu adalah takdir Allah jalla wa 'ala. Allah ta’ala berfirman, مَا أَصَابَ مِن مُّصِيبَةٍ إِلاَّ بِإِذْنِ اللَّهِ وَمَن يُؤْمِن بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ "Tidak ada satu musibah yang menimpa, kecuali dengan izin Allah; dan barangsiapa beriman kepada Allah, niscaya Allah akan memberi petunjuk kepada hatinya." [At-Taghabun: 11] Allah ta'ala juga berfirman, قُلْ مَن ذَا الَّذِي يَعْصِمُكُم مِّنَ اللَّهِ إِنْ أَرَادَ بِكُمْ سُوءًا أَوْ أَرَادَ بِكُمْ رَحْمَةً "Katakanlah: Siapakah yang dapat melindungi kamu dari Allah jika Dia menghendaki bencana atasmu atau menghendaki rahmat untuk dirimu?” [Al-Ahzab: 17] Kedua: إنّ الواجب على كلِّ مسلم أن يحفظ اللهَ -جلّ وعلا- بحفْظِ طاعته امتثالاً للأوامر واجتنابًا للنواهي، قال صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ في وصيّته لابن عباس رَضِيَ اللهُ عَنْهُما : «احْفَظِ اللَّهَ يَحْفَظْكَ، احْفَظِ اللَّهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ» Sesungguhnya wajib bagi setiap muslim untuk menjaga (agama) Allah jalla wa 'ala dengan cara taat kepada-Nya, yaitu menjalankan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda, احْفَظِ اللَّهَ يَحْفَظْكَ، احْفَظِ اللَّهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ "Jagalah (agama) Allah, maka Allah akan menjagamu, jagalah (agama) Allah, maka kamu akan mendapati Allah selalu menolongmu." [HR. At-Tirmidzi dari Ibnu Abbas radhiyallahu'anhuma] Ketiga: إنّ شريعة الإسلام جاءت ببذْل الأسباب والدّعوة إلى التّداوي ، وأنّ التَّداوي والاستشفاء لا يتنافى مع التّوكّل على الله سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى Sesungguhnya syari'at Islam mengajarkan untuk mengambil sebab-sebab (pencegahan sebelum sakit) dan berobat (ketika sakit), dan itu tidaklah menafikan tawakkal kepada Allah subhanahu wa ta'ala (selama hati kita bergantung hanya kepada-Nya). (Di sini beliau juga menjelaskan anjuran makan 7 butir kurma 'ajwa di pagi hari dan termasuk sebaik-baiknya pencegahan penyakit adalah banyak berdoa kepada Allah 'azza wa jalla, terutama menjaga dzikir pagi petang). Keempat: أنَّ الواجب على كلِّ مسلم أنْ لا ينساق مع إشاعات كاذبة Bahwa wajib bagi setiap muslim untuk mewaspadai berita-berita palsu (hoaks). Kelima: أنَّ المصائب التي تُصيب المسلمَ سواءً في صحّته أو في أهله وولده أو في ماله وتجارته أو نحو ذلك إن تلقَّاها بالصَّبْر والاحتساب فإنها تكون له رِفْعَة عند الله جلّ وعلا Bahwa musibah yang menimpa seorang muslim, yang membahayakan kesehatannya, keluarganya, anaknya, hartanya, bisnisnya atau yang semisalnya hendaklah dihadapi dengan kesabaran dan mengharap pahala dari Allah 'azza wa jalla, maka itu akan menjadi peninggi derajatnya di sisi Allah jalla wa 'ala. Keenam: أنَّ أعظم المصائب المصيبة في الدين فهي أعظم مصائب الدنيا و الآخرة Bahwa musibah terbesar yang harus lebih kita khawatirkan adalah musibah yang menimpa agama (yaitu kerusakan akidah, ibadah dan akhlak), karena itulah musibah terbesar di dunia dan akhirat. Simak Selengkapnya: https://youtu.be/M7dQHruu-h8 GABUNG TELEGRAM DAN GROUP WA TA'AWUN DAKWAH & BIMBINGAN ISLAM Pembina: Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah Telegram: http://t.me/taawundakwah https://t.me/kajian_assunnah WAG: wa.me/628111833375 wa.me/628111377787 #Yuk_share. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ "Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya." [HR. Muslim dari Abu Mas'ud Al-Anshori radhiyallaahu'anhu] Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.

Blok M Square Jakarta Selatan
Blok M Square Jakarta Selatan

Kuburan Bukan Tempat Peristirahatan yang Terakhir

Dauroh Kaidah-kaidah Fikih Ma'had Imam Syafi'i - Ustadz Kholiful Hadi hafizhahullah
Dauroh Kaidah-kaidah Fikih Ma'had Imam Syafi'i - Ustadz Kholiful Hadi hafizhahullah

📹 VIDEO SERI KAJIAN KITAB TAUHID #33 BAB 11 DALIL KE 2 بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ LARANGAN MENYEMBELIH DI TEMPAT PENYEMBELIHAN KAUM MUSYRIKIN Sahabat yang Mulia Tsabit bin Dhahhak radhiallahu‘anhu berkata, نَذَرَ رَجُلٌ أَنْ يَذْبَحَ إِبِلاً بِبُوَانَةَ، فَسَأَلَ النَّبِيَّ ﷺ فَقَالَ: هَلْ كَانَ فِيْهَا وَثَنٌ مِنْ أَوْثَانِ الْجَاهِلِيَّةِ يُعْبَدُ؟ قَالُوْا: لاَ، قَالَ: فَهَلْ كَانَ فِيْهَا عِيْدٌ مِنْ أَعْيَادِهِمْ؟ قَالُوْا: لاَ، فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ ﷺ: أَوْفِ بِنَذْرِكَ؛ فَإِنَّهُ لاَ وَفَاءَ لِنَذْرٍ فِيْ مَعْصِيَةِ اللهِ وَلاَ فِيْمَا لاَ يَمْلِكُ ابْنُ آدَمَ “Ada seseorang yang bernadzar akan menyembelih unta di Buwanah, lalu ia bertanya kepada Rasulullah ﷺ, maka Nabi ﷺ bertanya: Apakah di tempat itu ada berhala-berhala yang pernah disembah oleh orang-orang Jahiliyah? Para sahabat menjawab: Tidak. Nabi ﷺ bertanya lagi: Apakah di tempat itu pernah dirayakan hari raya mereka? Para sahabat menjawab: Tidak. Maka Nabi ﷺ menjawab: Tunaikan nadzarmu itu, karena nadzar itu tidak boleh ditunaikan apabila mengandung maksiat kepada Allah, dan dalam hal yang tidak dimiliki oleh anak Adam.” [HR. Abu Daud, dan sanadnya menurut syarat Al-Bukhari dan Muslim] Kajian Selengkapnya: https://youtu.be/_ieiwkkBTZU Kajian Sebelumnya: 1. MEMAHAMI TAUHID https://youtu.be/mJ152Isyk3c 2. FAIDAH BASMALAH https://youtu.be/5i7_UeYKrLI 3. TUJUAN PENCIPTAAN MANUSIA & MISI DAKWAH RASUL https://youtu.be/pioCKth9O2U 4. PERINTAH BERTAUHID & BERBAKTI KEPADA ORANG TUA https://youtu.be/ulq-47fzhQo 5. SEPULUH WASIAT ALLAH TA'ALA https://youtu.be/FeMduU1g6Tg 6. HAK ALLAH TA'ALA & HAK HAMBA https://youtu.be/U4f90f1t1YY 7. TAUHID BENTENG TERKUAT & PINTU HIDAYAH TERBESAR https://youtu.be/ipE2VkpnTGY 8. SUDAH BENARKAH SYAHADATMU? https://youtu.be/ZiIhI0ZRmvA 9. TAUHID SEBAB TERBESAR MENGGAPAI AMPUNAN https://youtu.be/ouXZyt8kab0 10. PROFIL PEJUANG SEJATI https://youtu.be/rAqXWSOfp0Q 11. LEBIH DARI 70.000 ORANG MASUK SURGA TANPA HISAB https://youtu.be/t1uCCIutSyc 12. DOSA YANG TIDAK TERAMPUNI https://youtu.be/e3h2tQVt76Y 13. BAHAYA SYIRIK KECIL https://youtu.be/6W1eu8BLHD8 14. AKHIR KEHIDUPAN PALING TRAGIS https://youtu.be/79VDOzevC80 15. DAKWAH TAUHID https://youtu.be/RL7fE-C8Urc 16. PENGUTUSAN MU'ADZ BIN JABAL https://youtu.be/gPecS-lSLAs 17. PENGANGKATAN ALI BIN ABI THALIB SEBAGAI PANGLIMA https://youtu.be/HqZl3DjkaV8 18. DAKWAH KEPADA ORANG KAFIR https://youtu.be/6zVyNropw8g 19. DUA RUKUN TAUHID https://youtu.be/QNVd2dtop4s 20. JANGAN MENUHANKAN GURU ATAU PEMIMPIN https://youtu.be/WQdfVWDCR3A 21. CINTA KEPADA ALLAH & KONSEKUENSINYA https://youtu.be/-R10JqQK4qY 22. MENGENAL KAIDAH "SEBAB" AGAR https://youtu.be/5_6qWXN-CAE 23. HUKUM JIMAT DALAM ISLAM https://youtu.be/5tfOFWI2ups 24. HUKUM RUQYAH, TATA CARANYA & KEMUNGKARANNYA https://youtu.be/tlAOEHFkghc 25. TIPU DAYA DUKUN DALAM RUQYAH & JIMAT https://youtu.be/zzft_WHRUko 26. BAHAYA BERGANTUNG KEPADA SELAIN ALLAH TA'ALA https://youtu.be/6dsmYHlbf9o 27. TABARRUK YANG TERLARANG & YANG DISYARI'ATKAN https://youtu.be/CPsrty82cIY 28. TABARRUK DARI BENDA-BENDA TERMASUK SYIRIK https://youtu.be/vpXsyt5HXvo 29. TUMBAL DAN SESAJEN, TRADISI SYIRIK WARISAN JAHILIYAH https://youtu.be/vg2UqWZnfmw 30. EMPAT PELAKU DOSA YANG DILAKNAT ALLAH 'AZZA WA JALLA https://youtu.be/9LsmO-dtAqc 31. ORANG YANG MASUK SURGA DAN NERAKA KARENA SEEKOR LALAT https://youtu.be/fRrOxZ7yhhc 32. KISAH MASJID KAUM MUNAFIK https://youtu.be/WEPxk6ytXMo GABUNG TELEGRAM https://t.me/videokitabtauhid https://t.me/kitab_tauhid WAG wa.me/628111833375 wa.me/628111377787 #Yuk_share. Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.

📋 MASA IHDAD SEORANG WANITA DAN BEBERAPA KETENTUANNYA بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, لَا تُحِدُّ امْرَأَةٌ عَلَى مَيِّتٍ فَوْقَ ثَلَاثٍ، إِلَّا عَلَى زَوْجٍ، أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ وَعَشْرًا “Seorang wanita tidak boleh ber-ihdad terhadap mayyit selama lebih dari tiga hari, kecuali terhadap suaminya selama empat bulan sepuluh hari.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Ummu ‘Athiyyah radhiyallahu’anha] #Beberapa_Pelajaran: 1. Ihdad (الإحداد) artinya secara bahasa adalah al-man’u (المنع), mencegah. Adapun secara syari'at artinya adalah, أن تجتنب المرأة المعتدة المتوفى عنها زوجها كل ما يدعو إلى نكاحها ورغبة الآخرين فيها من طيب وكحل ولبس ومطيّب وخروج من منزل من غير حاجة. “Seorang wanita yang berada dalam masa ‘iddah karena ditinggal mati suaminya hendaklah menjauhi semua yang dapat menarik laki-laki untuk menikahinya dan suka kepadanya, seperti minyak wangi, celak, pakaian (yang indah), perhiasan dan keluar rumah tanpa hajat.” [Al-Imdad bi Ahkaamil Haddaad, Asy-Syaikh DR. Fayhan Syaali Al-Mathiri, hal. 148 cet. Univ. Islam Madinah 1404 H] 2. Tidak boleh melakukan ihdad lebih dari tiga hari, kecuali seorang wanita yang ditinggal mati suaminya maka masa ihdadnya adalah 4 bulan 10 hari, dan sampai melahirkan apabila sedang hamil (lihat Fatawa Al-Lajnah Ad-Daaimah, 20/437 no. 7484). 3. Kewajiban seorang wanita di masa ihdad ada lima: •Pertama: Tinggal di rumah suaminya, tidak boleh keluar dari rumah suaminya kecuali karena suatu hajat darurat seperti untuk pengobatan karena sakit atau membeli makanan apabila tidak ada orang lain yang membelikannya (lihat Fatawa Al-Lajnah Ad-Daaimah, 20/440 no. 2724). •Kedua: Tidak mengenakan wewangian, baik di pakaian maupun di badan. •Ketiga: Tidak mengenakan perhiasan dengan segala bentuknya. •Keempat: Tidak mengenakan pakaian yang indah. •Kelima: Tidak mengenakan celak mata. (Lihat Fatawa Al-Lajnah Ad-Daaimah, 20/449 no. 19756) 4. Masa 'iddah wanita (masa tidak boleh dinikahi oleh laki-laki lain setelah terpisah dengan suaminya) yang ditinggal mati suaminya sama dengan masa ihdad-nya, yaitu selama 4 bulan 10 hari, sebagaimana firman Allah ta’ala, وَالَّذِينَ يُتَوَفَّوْنَ مِنْكُمْ وَيَذَرُونَ أَزْوَاجًا يَتَرَبَّصْنَ بِأَنْفُسِهِنَّ أَرْبَعَةَ أَشْهُرٍ وَعَشْرًا “Orang-orang yang meninggal dunia di antaramu dengan meninggalkan istri-istri (hendaklah para istri itu) menangguhkan dirinya (ber-'iddah) empat bulan sepuluh hari.” [Al-Baqoroh: 234] Kecuali wanita hamil maka masa ‘iddah-nya sampai melahirkan, sebagaimana firman Allah ta’ala, وَأُولَاتُ الْأَحْمَالِ أَجَلُهُنَّ أَنْ يَضَعْنَ حَمْلَهُنَّ “Dan perempuan-perempuan yang hamil, waktu 'iddah mereka itu ialah sampai mereka melahirkan kandungannya.” [Ath-Tholaaq: 4] 5. Apabila seorang wanita tidak melakukan ihdad selama masa ‘iddah kematian suami maka ia berdosa, dan apabila ia menikah di masa ‘iddah tersebut maka nikahnya batil. Adapun jika ia tidak melakukan ihdad dan menikah setelah berakhir masa ‘iddah maka ia berdosa namun nikahnya sah (lihat Fatawa Al-Lajnah Ad-Daaimah, 20/486 no. 20504). Baca Ringkasannya: https://www.instagram.com/p/B9EE7IyB8yZ/ Baca Selengkapnya: https://web.facebook.com/taawundakwah/posts/2622408817991913 http://sofyanruray.info/masa-ihdad-seorang-wanita-dan-beberapa-ketentuannya/ GABUNG TELEGRAM DAN GROUP WA TA'AWUN DAKWAH & BIMBINGAN ISLAM Pembina: Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah Telegram: http://t.me/taawundakwah https://t.me/kajian_assunnah WAG: wa.me/628111833375 wa.me/628111377787 #Yuk_share. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ "Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya." [HR. Muslim dari Abu Mas'ud Al-Anshori radhiyallaahu'anhu] Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.

DAUROH 25 DOSA SYIRIK - KARAWANG JAWA BARAT
DAUROH 25 DOSA SYIRIK - KARAWANG JAWA BARAT

📋 ORANG TUA YANG MEMAKSA ANAK MENJADI KAFIR بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Seri Kajian Akhlak Mulia Ahlus Sunnah (11) Rujukan: Kitab Shahih Al-Adabil Mufrod karya Al-Imam Al-Bukhari rahimahullah 13. Berbakti kepada Orang Tua yang Musyrik عَنْ أَبِيهِ سَعْدِ بْنِ أَبِي وَقَّاصٍ رضي الله عنه، قَالَ : " نَزَلَتْ فِيَّ أَرْبَعُ آيَاتٍ مِنْ كِتَابِ اللَّهِ تَعَالَى : كَانَتْ أُمِّي حَلَفَتْ أَنْ لا تَأْكُلَ وَلا تَشْرَبَ حَتَّى أُفَارِقَ مُحَمَّدًا صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَنْزَلَ اللَّهُ تَعَالَى : وَإِنْ جَاهَدَاكَ عَلَى أَنْ تُشْرِكَ بِي مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ فَلا تُطِعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِي الدُّنْيَا مَعْرُوفًا ، وَالثَّانِيَةُ : أَنِّي كُنْتُ أَخَذْتُ سَيْفًا أَعْجَبَنِي، فَقُلْتُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، هَبْ لِي هَذَا، فَنَزَلَتْ : يَسْأَلُونَكَ عَنِ الأَنْفَالِ ، وَالثَّالِثَةُ : أَنِّي مَرِضْتُ فَأَتَانِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقُلْتُ : يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنِّي أُرِيدُ أَنْ أَقْسِمَ مَالِي، أَفَأُوصِي بِالنِّصْفِ؟ فَقَالَ : لا، فَقُلْتُ : الثُّلُثُ؟ فَسَكَتَ، فَكَانَ الثُّلُثُ بَعْدَهُ جَائِزًا، وَالرَّابِعَةُ : إِنِّي شَرِبْتُ الْخَمْرَ مَعَ قَوْمٍ مِنَ الأَنْصَارِ، فَضَرَبَ رَجُلٌ مِنْهُمْ أَنْفِي بِلَحْيَيْ جَمَلٍ، فَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَنْزَلَ تَعَالَى تَحْرِيمَ الْخَمْرِ " Dari Sa'ad bin Abi Waqqas radhiyallahu'anhu, beliau berkata: "Turun empat ayat Al-Qur'an karena peristiwa yang aku alami: 1. Ibuku telah bersumpah untuk tidak makan dan tidak minum, sampai aku murtad, kembali menjadi kafir; meninggalkan Muhammad shallallahu'alaihi wa sallam, maka Allah 'azza wa jalla menurunkan ayat: 'Apabila kedua orang tuamu memaksamu agar kamu menyekutukan-Ku dengan sesuatu yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya, maka janganlah kamu taati keduanya, dan tetaplah bergaul dengan keduanya di dunia dengan cara yang baik.' (Luqman: 15) 2. Aku pernah mengambil pedang yang aku senangi, seraya aku berkata, 'Wahai Rasulullah, berikanlah kepadaku pedang ini.' Maka turunlah ayat: 'Mereka bertanya kepadamu tentang harta rampasan perang...' 3. Aku pernah sakit, lalu Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam menjengukku, maka aku bertanya, 'Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku ingin berwasiat agar hartaku disedekahkan setelah aku wafat, apakah boleh aku wasiatkan separuh hartaku? Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda, 'Tidak.' Aku berkata lagi: Sepertiganya? Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam diam saja (sebagai tanda beliau tidak melarang). Maka setelah itu sepertiga dibolehkan. 4. Aku pernah minum khamar bersama sebagian kaum Anshar, lalu seorang diantara mereka menampar hidungku dengan tulang rahang onta (karena ia mabuk), aku pun mendatangi Nabi shallallahu'alaihi wa sallam untuk melaporkan kejadian itu, maka Allah 'azza wa jalla menurunkan ayat yang mengharamkan khamar." [Shahih, Al-Misykah: 3072, Muslim, 44-Kitab Fadha’ilush-Shahabah, hadits no. 43, 44] Simak Penjelasannya: https://youtu.be/3k_7rk0cHiQ GABUNG TELEGRAM AKHLAK MUSLIM DAN GROUP WA TA'AWUN DAKWAH & BIMBINGAN ISLAM Pembina: Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah Telegram: https://t.me/akhlak_muslim http://t.me/taawundakwah WAG: wa.me/628111833375 wa.me/628111377787 #Yuk_share. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ "Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya." [HR. Muslim dari Abu Mas'ud Al-Anshori radhiyallaahu'anhu] Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.

📋 BAHAYA MENYEBARKAN HADITS PALSU PUASA RAJAB, SHOLAT ROGHAIB & PERAYAAN ISRA' MI'RAJ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ PENJELASAN ULAMA BESAR MAZHAB SYAFI'I Al-Hafizh Ibnu Hajar Asy-Syafi’i rahimahullah berkata, لم يرد في فضل شهر رجب ولا في صيامه ولا صيام شيء منه معين ولا في قيام ليلة مخصوصة فيه حديث صحيح يصلح للحجة “Tidak ada satu hadits shahih pun yang yang dapat dijadikan hujjah tentang keutamaan bulan Rajab, tidak puasanya, tidak pula puasa khusus di hari tertentu dan tidak pula sholat malam di malam yang khusus.” [Tabyinul ‘Ajab, hal. 11] Al-Hafizh Ibnu Hajar Asy-Syafi'i rahimahullah juga berkata, وذكر بعض القصاص أن الإسراء كان في رجب، قال: وذلك كذب "Dan sebagian tukang dongeng telah menyebutkan bahwa peristiwa Isra' terjadi di bulan Rajab. Beliau berkata: Dan itu adalah dusta." [Tabyinul 'Ajab, hal. 11] Al-Imam An-Nawawi Asy-Syafi'i rahimahullah berkata, الصلاة المعروفة بصلاة الرغائب وهي ثنتى عشرة ركعة تصلي بين المغرب والعشاء ليلة أول جمعة في رجب وصلاة ليلة نصف شعبان مائة ركعة وهاتان الصلاتان بدعتان ومنكران قبيحتان “Sholat yang dikenal dengan nama sholat roghoib, yaitu sholat 12 raka’at antara Maghrib dan Isya pada malam Jum’at pertama bulan Rajab, demikian pula sholat malam nishfu Sya’ban sebanyak 100 raka’at, maka dua sholat ini adalah bid’ah yang mungkar lagi jelek.” [Al-Majmu’ Syarhul Muhadzdzab, 4/56] Maka tidak boleh menyebarkan hadits-hadits palsu dan amalan bid'ah tersebut. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam telah mengingatkan, مَنْ كَذَبَ عَلَىَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ "Barangsiapa yang berdusta atasku dengan sengaja, maka siapkan tempat duduknya di neraka." [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu] Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda, مَنْ حَدَّثَ عَنِّى بِحَدِيثٍ يُرَى أَنَّهُ كَذِبٌ فَهُوَ أَحَدُ الْكَاذِبِينَ “Barangsiapa menyampaikan hadits atas namaku padahal dia menyangka bahwa itu adalah dusta maka dia termasuk salah satu pendusta.” [HR. Muslim dari Al-Mughiroh bin Syu’bah radhiyallahu’anhu] Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda, أَمَّا بَعْدُ فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ وَخَيْرُ الْهُدَى هُدَى مُحَمَّدٍ وَشَرُّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلُّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ “Ammaa ba’du, sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah kitab Allah, dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad (shallallahu’alaihi wa sallam), dan seburuk-buruk urusan adalah perkara baru dalam agama, dan setiap bid'ah itu sesat.” [HR. Muslim dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu’anhuma] Apalagi kalau mengandung ancaman apa yang akan terjadi masa depan apabila tidak disebarkan, maka itu termasuk syirik, karena tidak ada yang mengetahui perkara ghaib kecuali Allah subhanahu wa ta'ala. Simak Selengkapnya: #Video_Pendek On YouTube: https://youtu.be/W-B7u8mjamE #Video1Menit Instagram: https://www.instagram.com/p/B896Se-nwUT/ #Video_Fb: https://web.facebook.com/sofyanruray.info/videos/263739184555370/ GABUNG TELEGRAM DAN GROUP WA TA'AWUN DAKWAH & BIMBINGAN ISLAM Pembina: Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah Telegram: http://t.me/taawundakwah https://t.me/kaidahtauhid WAG: wa.me/628111833375 wa.me/628111377787 #Yuk_share. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ "Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya." [HR. Muslim dari Abu Mas'ud Al-Anshori radhiyallaahu'anhu] Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.

Blok M Square Jakarta Selatan
Blok M Square Jakarta Selatan