MORNING BRIEF — Macro & Economy
🌍 Kondisi Global
• Sentimen global membaik setelah Nvidia kembali mengalahkan ekspektasi pasar. Revenue Q2 mencapai US$96,22 miliar, sementara outlook Q3 juga berada di atas konsensus. Saham Nvidia naik sekitar 4,7% di after-hours dan mendorong reli saham teknologi Asia.
• Di sisi makro, Core PCE Juli naik 0,2% MoM, sementara headline PCE mencapai 3,7% YoY. Inflasi masih di atas target 2%, sehingga ruang Fed untuk easing tetap terbatas.
• Fokus pasar sekarang bergeser sepenuhnya ke Jackson Hole. Investor menunggu pidato pertama Fed Chair Kevin Warsh pada Jumat untuk mencari petunjuk mengenai arah suku bunga September.
• Geopolitik sedikit mereda setelah pembicaraan terkait Selat Hormuz kembali berjalan. Brent turun untuk hari keempat berturut-turut, mengurangi sebagian tekanan inflasi global.
🗽 Semalam di AS
• Dow Jones: 53.463,88 | -0,21%
• S&P 500: 7.675,70 | -0,02%
• Nasdaq Composite: 26.130,20 | -0,08%
• US 2Y Treasury Yield: 4,211%
• US 10Y Treasury Yield: 4,647%
• US 30Y Treasury Yield: 5,168%
Sektor Outperform
• Technology
• Communication Services
Sektor Underperform
• Healthcare
• Defensive sectors
Katalis Utama
• Wall Street ditutup sedikit lebih rendah setelah data inflasi AS menunjukkan tekanan harga masih persistent. Nasdaq turun 0,08%, sementara investor memilih wait-and-see sebelum Nvidia earnings.
• Setelah market close, Nvidia memberikan hasil yang jauh lebih kuat. Revenue Q2 mencapai US$96,22 miliar dan data-center revenue mencapai US$89 miliar, naik lebih dari dua kali lipat. Nvidia juga memproyeksikan pertumbuhan revenue sekitar 70% untuk tahun fiskal berikutnya.
• Namun, Nvidia juga memperingatkan tekanan margin akibat kenaikan biaya memory dan components. Gross margin diperkirakan turun ke sekitar 71–72% pada Q4.
🌏 Asia & FX
• Nikkei 225: -0,4%
• KOSPI: +1,5%
• Hang Seng: menguat
• CSI300: bergerak positif
• MSCI Asia-Pacific ex-Japan: +0,7%. KOSPI menjadi salah satu outperformer setelah Nvidia memberikan outlook kuat, sementara saham semiconductor dan AI hardware mendapat aliran beli.
• DXY: 99,12
• EUR/USD: 1,1655
• USD/JPY: 159,23
• GBP/USD: 1,3592
• Dolar bertahan dekat high 8 hari setelah data PCE memperkuat ekspektasi bahwa Fed masih dapat menaikkan suku bunga. CME FedWatch menunjukkan peluang kenaikan September masih sekitar 36%, sementara sekitar 64% mengarah pada hold.
• Di Jepang, USD/JPY kembali dekat 160. Pasar juga menunggu komentar BOJ Deputy Governor Ryozo Himino mengenai kemungkinan rate hike September. Probabilitas kenaikan BOJ September berada sekitar 87%.
🛢️ Komoditas
• Brent: US$87,20/bbl
• WTI: US$82,23/bbl
• Gold Spot: US$4.624,14/oz
• Silver: Data terbaru belum menjadi katalis utama
• Copper: Data terbaru belum menjadi katalis utama
• Oil terus terkoreksi. Brent turun 0,7% ke US$87,20/bbl, menuju penurunan hari keempat berturut-turut. Pasar mulai memperhitungkan peluang kemajuan diplomatik AS–Iran yang dapat mengurangi risiko supply disruption melalui Hormuz.
• Gold rebound 0,7% ke US$4.624,14/oz setelah koreksi sebelumnya. Bullion kembali mendapat support dari ekspektasi pelemahan USD dan kekhawatiran fiscal/debasement trade.
• Kombinasi oil turun + gold naik menunjukkan pasar mulai membedakan antara risiko inflasi energi dan permintaan terhadap safe-haven/fiscal hedge.
🪙 Crypto — Bitcoin
• BTC/USD: US$79.043,18
• Perubahan harian: +0,8%
• ETF Flow: August ETF inflows >US$3 miliar
• Open Interest: Data terbaru belum terverifikasi dari sumber prioritas
• Bitcoin kembali mendekati US$80K setelah sempat turun ke area US$79K. CoinDesk mencatat BTC telah naik sekitar 23% dalam tujuh hari, sementara ETF demand tetap menjadi salah satu support utama.
• Dengan Nvidia kembali memperkuat AI/risk-on narrative, crypto mendapat tailwind dari kombinasi equity strength, weaker-dollar expectations dan institutional ETF demand.