Pengendali API
الذهاب إلى القناة على Telegram
Info Update API =================================== Hubungi: @pengendaliapicom_bot
إظهار المزيد1 743
المشتركون
لا توجد بيانات24 ساعات
لا توجد بيانات7 أيام
+1930 أيام
أرشيف المشاركات
1 742
🚀 mytelkomsel v1.0.33 telah dirilis!
📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/mytelkomsel?v=1.0.33
📋 Changelog:
Empat perbaikan. (1) Kolom OTP kembali muncul saat menambah akun: sejak awal September, akun yang OTP-nya diketik sendiri (tanpa chip ID Terminal) tidak pernah dibawa ke layar pengisian OTP, sehingga akun berhenti setengah jalan dan tampil kuning. (2) Akun tidak lagi tampil hijau kalau login-nya belum benar-benar jadi: dulu sisa sesi lama bisa membuat akun terlihat tersambung padahal sudah mati, dan setiap perintah dijawab "session has been expired" tanpa keterangan. Sekarang sebab aslinya yang ditampilkan. (3) Transaksi tidak lagi menggantung tanpa jawaban ketika database server pulsa sedang tersambung ulang: dulu satu transaksi bisa menahan jawaban sampai 40 detik. (4) Sisa saldo kembali ikut di jawaban transaksi, dibaca ulang sesudah transaksi, seperti pada API versi lama. Saldo yang gagal dibaca ditulis apa adanya, tidak diubah menjadi angka nol.
Hub : @pengendaliapicom_bot
1 742
🚀 XLSMartGrosir v1.0.5 telah dirilis!
📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/XLSMartGrosir?v=1.0.5
📋 Changelog:
- **Beli stok bayar voucher kini benar-benar sampai ke portal.** Perintah pembayarannya dicari di halaman portal berdasarkan nama, dan nama yang dicari ternyata tidak ada di sana sama sekali — sehingga pembelian selalu berhenti dengan "perintah bayar-voucher tidak dikenali portal". Sekarang dipakai penanda perintah yang terbukti dipakai portal saat pembelian sungguhan.
- Penolakan karena penanda perintah kedaluwarsa dipisahkan dari penolakan transaksi, dan disebutkan bahwa saldo TIDAK berkurang — permintaannya memang tidak pernah sampai ke portal.
- **Kode yang tertukar antar perintah sekarang diberi tahu perintah yang benar.** Beli stok biasa memakai kode dari katalog produk, sedangkan beli stok bayar voucher memakai kode dari daftar stok. Kalau kodenya tertukar, jawabannya menyebut nama produknya dan perintah yang seharusnya dipakai, bukan sekadar "produk tidak ditemukan".
- **Beli stok bayar voucher: kode produk dari daftar stok sekarang diterima semuanya.** Daftar stok XLSmart ternyata memuat dua keluarga produk dengan kolom penanda yang berbeda — keluarga TebusVoucher memakai kolom bucketId, sedangkan voucher fisik/SP memakai typeCode. Sebelumnya hanya typeCode yang dikenali, sehingga kode dari keluarga TebusVoucher (yang justru mayoritas isi daftarnya) selalu dijawab "produk tidak ditemukan" walaupun kodenya benar-benar ada di daftar.
- Pemesanannya juga ikut diperbaiki: kode yang dikirim ke portal untuk produk TebusVoucher sebelumnya kosong, jadi permintaannya ditolak portal tanpa keterangan yang berguna.
- **Pakai kolom bucketId untuk konfigurasi.** Kolom vId dan skuCode berubah setiap daftar dibaca ulang, jadi kode yang disalin dari situ akan berhenti cocok keesokan harinya. Keduanya tetap diterima untuk pemakaian sekali jalan.
- Baris stok yang tidak memuat kode bucket sama sekali kini dihentikan lebih dulu dengan keterangan yang menyebutkan namanya, dan menegaskan saldo TIDAK berkurang — bukan diteruskan ke portal dengan kode kosong.
- **Sesi portal tidak lagi diputus dari sisi addon di menit ke-14.** Penyimpan cookie addon membuang penanda sesi lebih cepat daripada portalnya sendiri, sehingga perintah yang dijalankan setelah jeda belasan menit dijawab seolah belum login — padahal portal masih melayaninya. Penanda sesinya kini dipertahankan selama portal masih menerimanya.
- **Katalog yang GAGAL DIBACA tidak lagi dilaporkan sebagai "kode produk tidak ditemukan".** Kalau portal menolak permintaan daftar produk (misalnya sesi perlu login ulang), keterangannya sekarang menyebutkan jawaban asli dari portal dan menegaskan bahwa kode produk bukan penyebabnya.
Hub : @pengendaliapicom_bot
1 742
🚀 MitraShopee v1.2.6 telah dirilis!
📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/MitraShopee?v=1.2.6
📋 Changelog:
- **Perbaikan daftar produk voucher (voucher kosong & voucher fisik).** Sebelumnya daftar produk voucher tidak muncul sehingga transaksinya tidak bisa diproses. Sekarang daftarnya tampil kembali dan voucher bisa diproses seperti biasa.
Hub :
@pengendaliapicom_bot1 742
🚀 DigiposAJA v1.7.50 telah dirilis!
📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/DigiposAJA?v=1.7.50
📋 Changelog:
Tambah akun bisa lagi. Telkomsel menaikkan versi minimum aplikasi Digipos, sehingga setiap percobaan tambah akun dijawab "Segera update aplikasi sekarang" (kode VER-02) walaupun addon Anda sudah versi terbaru — yang dianggap usang bukan addonnya, melainkan versi aplikasi Digipos yang addon sebutkan ke server Telkomsel. Nomor versinya sudah disesuaikan dengan aplikasi Digipos yang beredar sekarang. Akun yang sudah terpasang sebelumnya tidak terpengaruh.
Hub : @pengendaliapicom_bot
1 742
🚀 RazerGold v1.2.4 telah dirilis!
📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/RazerGold?v=1.2.4
📋 Changelog:
Gagal tambah akun yang muncul sebagai "internal server error" kini jauh lebih jarang. Server login Razer memutus sebagian permintaan pencetakan token tanpa mengirim jawaban apa pun; karena permintaan itu hanya dikirim sekali, satu kali putus langsung menggagalkan seluruh proses penambahan akun. Sekarang permintaan tersebut diulang sampai dua kali dengan jeda bertingkat — aman diulang karena sifatnya hanya mengambil token, bukan transaksi. Diperbaiki juga: akun yang sesinya sudah mati tidak lagi tercatat "saldo Rp 0" dan tetap ditandai login. Jawaban penolakan dari server dulu terbaca sebagai saldo nol, sehingga akun yang perlu login ulang tampak seperti akun kosong; sekarang keadaannya ditulis apa adanya sebagai gagal cek saldo.
Hub : @pengendaliapicom_bot
1 742
🚀 RazerGold v1.2.3 telah dirilis!
📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/RazerGold?v=1.2.3
📋 Changelog:
Gagal tambah akun yang muncul sebagai "internal server error" kini jauh lebih jarang. Server login Razer memutus sebagian permintaan pencetakan token tanpa mengirim jawaban apa pun; karena permintaan itu hanya dikirim sekali, satu kali putus langsung menggagalkan seluruh proses penambahan akun. Sekarang permintaan tersebut diulang sampai dua kali dengan jeda bertingkat — aman diulang karena sifatnya hanya mengambil token, bukan transaksi. Diperbaiki juga: akun yang sesinya sudah mati tidak lagi tercatat "saldo Rp 0" dan tetap ditandai login. Jawaban penolakan dari server dulu terbaca sebagai saldo nol, sehingga akun yang perlu login ulang tampak seperti akun kosong; sekarang keadaannya ditulis apa adanya sebagai gagal cek saldo.
Hub : @pengendaliapicom_bot
1 742
🚀 SiDIVA v1.12.13 telah dirilis!
📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/SiDIVA?v=1.12.13
📋 Changelog:
Perbaikan transaksi voucher WG. (1) Transaksi yang jawabannya "menunggu" kini bisa dituntaskan dengan mengirim ulang idtrx yang sama — sebelumnya status itu tidak pernah berubah walau vouchernya sudah terisi, termasuk untuk transaksi lama yang terlanjur menggantung. (2) Status "Sukses" tidak lagi diucapkan sebelum hasilnya benar-benar dibaca dari riwayat penyedia. (3) Sumber stok yang jalur tembaknya belum tersedia kini ditolak di awal, sebelum saldo bergerak. (4) Jawaban akhir selalu menyertakan nomor transaksi. Selain itu, transaksi pulsa yang ditolak karena katalog kini ikut menyebutkan alasannya, tidak lagi gagal tanpa keterangan.
Hub : @pengendaliapicom_bot
1 742
🚀 MitraShopee v1.2.5 telah dirilis!
📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/MitraShopee?v=1.2.5
📋 Changelog:
- **Saat menambah akun, saluran pengiriman link verifikasi kini bisa dipilih: SMS atau WhatsApp.** Sebelumnya salurannya sepenuhnya ditentukan Shopee dan hampir selalu jatuh ke WhatsApp, sehingga pemilik nomor yang tidak memakai WhatsApp di kartu tersebut tidak pernah menerima linknya. Pilihannya ada di form Tambah Akun, atau lewat perintah dengan menambahkan `&msgType=1` (SMS) atau `&msgType=2` (WhatsApp). Tanpa ditulis, perilakunya sama persis seperti versi sebelumnya (mengikuti pilihan Shopee). Pilihan yang dipakai ikut tersimpan, jadi saat sesi tertendang dan addon login ulang sendiri, linknya dikirim lewat saluran yang sama.
- **Balasan penambahan akun sekarang menyebutkan lewat mana linknya dikirim**, mis. "Link verifikasi dikirim via SMS ke +62 85*******44" — supaya jelas harus menunggu di aplikasi mana.
- **Penolakan Shopee karena link diminta terlalu sering kini dijelaskan apa adanya.** Bila penambahan akun diulang berkali-kali dalam waktu singkat, Shopee berhenti mengirim link untuk sementara. Dulu yang muncul hanya kode galat mentah, sehingga terlihat seperti gangguan dan malah dicoba ulang terus-menerus — padahal mengulang justru memperpanjang jedanya. Sekarang pesannya menyebutkan sebabnya dan menganjurkan menunggu sekitar 30-60 menit.
Hub : @pengendaliapicom_bot
1 742
🚀 Rita3 v1.3.9 telah dirilis!
📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/Rita3?v=1.3.9
📋 Changelog:
- **Kode produk tidak lagi harus persis huruf besar-kecilnya.** Katalog Rita menulis kodenya huruf besar (mis. `P100`), sedangkan templat di software pulsa sering menuliskannya huruf kecil (`p100`). Dulu keduanya dianggap produk yang berbeda, lalu dijawab "Produk recharge tidak ditemukan" — padahal kodenya jelas terlihat ada di daftar. Sekarang ditulis dengan huruf apa pun tetap ketemu, dan tanda baca di dalam kode juga tidak lagi mempengaruhi.
- Kalau ada dua produk yang bedanya CUMA huruf besar-kecil, transaksinya tetap ditolak seperti sebelumnya — lebih baik gagal daripada menebak dan membelikan produk yang tidak diminta.
- **Kode produk yang tidak ditemukan sekarang disertai kandidat termirip dari daftar.** Tri sempat mengganti kode produknya dan menghentikan sebagian, dan jawaban lama berhenti di "Produk recharge tidak ditemukan: KODE" — buntu, tanpa petunjuk apa pun untuk melanjutkan. Sekarang jawabannya menyebutkan sampai tiga kode termirip beserta nama produknya, misalnya "Yang mirip di daftar: VAON6GBK (AON 6GB + Kuota Malam)". Kode Rita bisa berubah sewaktu-waktu, jadi kodenya tetap harus DISALIN dari `/listProduct?...&refresh=1&json=1` — jangan ditebak dari polanya, karena yang berubah sering bukan cuma huruf depannya.
- Kalau daftar produknya yang sedang kosong (belum sempat tertarik), itu kini disebut apa adanya dan bukan lagi dijawab seolah kode Anda yang salah.
- **Perbaikan: daftar produk kadang lama sekali dimuat (sampai ~70 detik) saat refresh.** Kalau salah satu kelompok produk lambat dijawab server Tri, dulu SELURUH daftar ikut menunggu sampai kelompok itu selesai — sehingga refresh bisa membeku puluhan detik dan produk lama sempat terlihat masih ada. Sekarang tiap kelompok produk punya batas waktu sendiri: kelompok yang lambat memakai daftar sebelumnya untuk sementara, sedangkan kelompok lain tetap tampil cepat. Daftar yang lambat itu ikut segar otomatis pada refresh berikutnya yang berhasil.
- **Riwayat transaksi: cara melihat halaman berikutnya kini dituliskan di daftar perintah.** Tri mengirim riwayat sepuluh baris per halaman, dan selama ini tidak ada keterangan bahwa halaman berikutnya bisa diminta — sehingga riwayat sehari penuh terlihat seperti terpotong. Tambahkan `&page=2`, `&page=3`, dan seterusnya sampai jawabannya kosong. Saringan `statusFilter`, `search`, `sortFilter`, dan `productFilter` ikut dituliskan. Nomor halaman yang tidak terbaca (mis. `&page=` kosong) tidak lagi menghasilkan galat tanpa keterangan, melainkan diperlakukan sebagai halaman pertama.
- **“Saldo awal” di jawaban transaksi tidak lagi selalu 0.** Untuk produk Pasti Untung (CRP), riwayat dari Tri kerap mengembalikan saldo-sebelum bernilai 0, sehingga jawaban menulis “saldo awal: 0” walau saldonya jelas ada. Sekarang saldo direkam sendiri tepat sebelum transaksi dijalankan, jadi kolom Saldo Awal di halaman Transaksi maupun di jawaban addon terisi benar. (Riwayat /history dari Tri tetap memakai format Tri dan tidak memuat kolom saldo awal/akhir — itu pembukuan addon, bukan data Tri.)
Hub : @pengendaliapicom_bot
1 742
🚀 PLNMobile v1.8.12 telah dirilis!
📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/PLNMobile?v=1.8.12
📋 Changelog:
- **Daftar hadiah tukar poin kini menampilkan SEMUA kategori, bukan cuma Voucher PLN Mobile.** Sebelumnya `/produkReward` terkunci pada satu kategori saja, sehingga yang terlihat hanya voucher listrik — padahal aplikasi PLN Mobile menampilkan delapan kategori (Grocery, Food & Beverage, Entertainment, Lifestyle, Beauty & Personal Care, Barang, Voucher Ubah Daya, dan Voucher PLN Mobile), dengan katalog yang jauh lebih banyak.
- **Daftarnya juga tidak lagi terpotong.** Ukuran halaman bawaan dulu 4 baris — itu ukuran tampilan gulir di aplikasi, bukan batas server — dan bagi pemakai API ia memotong daftar tanpa memberi tahu. Sekarang setiap kategori ditelusuri sampai habis.
- Ditambah kolom **kategori** dan **rewardCategoryId** supaya kelihatan asal tiap hadiah, dan daftarnya diurutkan dari poin termurah. `&rewardCategoryId=` bisa dipakai untuk menyaring satu kategori saja.
- Perhatikan kolom **type**: hadiah `VOUCHER` terkirim langsung, sedangkan hadiah berupa barang fisik perlu alamat pengiriman yang belum bisa diisi lewat addon — yang jenis itu ditukar lewat aplikasi PLN Mobile saja.
- **Perintah yang tidak dikenali tidak lagi dijawab "sedang diproses" tanpa ujung.** Bila sebuah perintah dikirim beserta `&idtrx=` padahal namanya salah tulis — atau perintahnya memang belum ada di versi addon yang terpasang — permintaan itu dulu masuk ke mesin transaksi, membuat baris transaksi baru, lalu menggantung: tidak ada yang mengerjakannya, dan setiap kiriman ulang hanya dijawab "sedang diproses, kirim ulang beberapa saat lagi". Sekarang langsung ditolak dengan keterangan bahwa perintahnya tidak dikenali, sehingga penyebabnya kelihatan seketika.
Hub : @pengendaliapicom_bot
1 742
🚀 mytelkomsel v1.0.22 telah dirilis!
📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/mytelkomsel?v=1.0.22
📋 Changelog:
- **Transfer pulsa (`/gift_pulsa`) bisa dipakai lagi.** Sejak awal Agustus setiap transfer pulsa ditolak Telkomsel dengan `FAILED_DECRYPT_SIGNATURE`, dan waktu itu diduga Telkomsel mengubah pengamannya. Ternyata kesalahan ada di sisi kami: nomor rujukan transaksi dari Telkomsel memuat tanda `+`, dan tanda itu tidak dituliskan dengan benar pada alamat permintaan — di alamat web `+` berarti SPASI, sehingga nomor rujukan yang diterima Telkomsel berbeda dari yang mereka terbitkan dan tanda tangannya gagal diperiksa. Sekarang ditulis dengan benar.
- Penolakannya terjadi SEBELUM pulsa dipotong, jadi transfer yang gagal selama ini tidak pernah mengurangi pulsa. Kirim paket (`/gift`) tidak pernah terpengaruh karena jalurnya memang sudah menuliskannya dengan benar.
- **Tambah akun lewat OTP otomatis kini benar-benar selesai di satu langkah.** Kalau ID Terminal chip terpasang, login langsung selesai tanpa perlu memasukkan OTP. Sebelumnya tampilan justru memunculkan kotak merah “Tambah Akun gagal” padahal akunnya sudah masuk, lalu tetap membuka layar Verifikasi OTP yang ujungnya ditolak “OTP belum dikirim”. Sekarang keberhasilan lewat OTP otomatis dikenali dan layar OTP-nya dilewati; alur OTP manual tidak berubah.
Hub : @pengendaliapicom_bot
1 742
🚀 BimaPlus v1.2.6 telah dirilis!
📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/BimaPlus?v=1.2.6
📋 Changelog:
- **Jawaban transaksi yang SUKSES kini ditutup dengan sisa saldo akun.** Contoh: `TRX #123 pulsa ke 0812xxxx sukses: produk:Pulsa 10000 harga:11500 sn:xxxxx saldo:250000`. Saldo selalu berada di posisi TERAKHIR, jadi templat parsing yang sudah dipakai tidak bergeser. Angkanya dibaca segar saat transaksi selesai, bukan angka simpanan; bila kebetulan gagal dibaca, bagian saldo tidak ditulis dan transaksinya tetap dilaporkan sukses. Berlaku untuk semua transaksi — transfer pulsa, paket data, game topup, dan game voucher.
- **Baru: batas transfer pulsa harian per akun** (Pengaturan → BATAS TRANSFER). Tri membatasi transfer pulsa per nomor per hari dan menolak sendiri di atas batasnya — tetapi penolakan itu baru datang sesudah OTP dikirim, jadi satu kuota OTP terbuang untuk transaksi yang sudah pasti ditolak. Sekarang batasnya bisa dipasang di sisi addon: begitu tercapai, akun itu menolak transfer berikutnya lebih awal dengan keterangan yang jelas, sehingga software pulsa bisa langsung melempar ke chip lain. Jatahnya pulih sendiri saat ganti hari (00:00 waktu setempat).
- Batasnya bisa dihitung dari JUMLAH transaksi, dari TOTAL NOMINAL yang ditransfer, atau keduanya sekaligus — yang lebih dulu tercapai yang menghentikan. Keduanya bawaannya 0 = tanpa batas, jadi tidak ada yang berubah bagi yang tidak memakainya.
- Yang dihitung hanya transfer yang BERHASIL, dan hitungannya dibaca dari riwayat transaksi — jadi tetap benar walaupun aplikasi sempat ditutup dan dibuka lagi di tengah hari.
Hub : @pengendaliapicom_bot
1 742
🚀 BimaPlus v1.2.5 telah dirilis!
📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/BimaPlus?v=1.2.5
📋 Changelog:
- **Tambah akun lewat OTP otomatis kini benar-benar selesai di satu langkah.** Kalau ID Terminal chip terpasang, login langsung selesai tanpa perlu memasukkan OTP. Sebelumnya tampilan justru memunculkan kotak merah “Tambah Akun gagal” padahal akunnya sudah masuk, lalu tetap membuka layar Verifikasi OTP yang ujungnya ditolak “OTP belum dikirim”. Sekarang keberhasilan lewat OTP otomatis dikenali dan layar OTP-nya dilewati; alur OTP manual tidak berubah.
Hub : @pengendaliapicom_bot
1 742
🚀 MitraSmartfren v1.0.19 telah dirilis!
📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/MitraSmartfren?v=1.0.19
📋 Changelog:
- **Produk Kartu Perdana tidak lagi ditembak diam-diam lalu gagal.** Produk seperti “SP 3GB 30D Special” ikut muncul di daftar Stock karena stoknya memang ada, tapi memakai skema berbeda dan tidak bisa ditembak lewat perintah Tembak. Dulu percobaannya diteruskan ke Smartfren dan dibalas “konfigurasi produk belum selesai” — pesan yang terdengar seperti gangguan sementara, jadi wajar kalau diulang-ulang. Sekarang transaksinya ditolak lebih awal dengan alasan yang jelas, dan saldo tidak tersentuh.
- **Gangguan Smartfren saat menembak tidak lagi langsung dinyatakan gagal.** Kalau layanannya bermasalah tanpa memberi alasan apa pun, hasil pesanan sebenarnya belum pasti. Transaksi seperti itu kini berstatus menunggu dan bisa dicek dengan mengirim ulang idtrx yang sama — supaya pesanan yang ternyata berhasil tidak terlanjur tercatat gagal.
- **Alasan gagal ditulis apa adanya**, bukan lagi tumpukan kode mentah dari server.
Hub : @pengendaliapicom_bot
1 742
🚀 BimaPlus v1.2.3 telah dirilis!
📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/BimaPlus?v=1.2.3
📋 Changelog:
- **Kalau OTP otomatis tidak jalan, sekarang alasannya tertulis di menu Logs.** Sebelumnya, ketika OTP otomatis dari chip tidak bisa dipakai, transaksi hanya menjawab "Kirim &otp=xxxx" tanpa keterangan apa pun — padahal ID Terminal sudah diisi dengan benar. Tidak ada satu baris catatan pun yang menjelaskan penyebabnya, sehingga terlihat seperti setiap transaksi memang selalu minta OTP. Sekarang penyebabnya disebutkan jelas: Server DB engine belum terhubung, ID Terminal kosong, batas tunggu masih 0 detik, atau SMS OTP tidak ditemukan di inbox chip. Jawaban transaksi sendiri tidak diubah sama sekali.
Hub : @pengendaliapicom_bot
1 742
🚀 iSimpel v1.1.37 telah dirilis!
📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/iSimpel?v=1.1.37
📋 Changelog:
- **Daftar produk dan harga sekarang menyusul jauh lebih cepat.** Sebelumnya daftar produk hanya di-segarkan sekali sehari, jadi kalau Indosat mengubah harga di tengah hari, addon masih menampilkan harga lama sampai besoknya — padahal aplikasi iSimpel resmi sudah berubah. Ini juga bukan sekadar soal tampilan: harga dari daftar itu ikut terkirim saat transaksi. Sekarang daftarnya di-segarkan tiap 15 menit, jadi perubahan harga menyusul sendiri tanpa perlu tutup-buka aplikasi.
Hub : @pengendaliapicom_bot
1 742
🚀 DigiposAJA v1.7.44 telah dirilis!
📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/DigiposAJA?v=1.7.44
📋 Changelog:
- **Perbaikan: “Produk tidak ditemukan” muncul walau `productId` memang tidak dikirim.** Memanggil `/paketTerbaik` tanpa `productId` dijawab seolah-olah produk pilihannya yang ditolak, sehingga pemakainya membantah dengan menunjukkan kode itu ADA di `/listTerbaik`. Sekarang jawabannya menyebut kekurangannya: **“Parameter productId belum diisi — ambil productId dari /listTerbaik untuk nomor ini”**.
- **Daftar “yang tersedia” kini menyebut jumlah totalnya.** Daftar itu dipotong di sepuluh kode, jadi kode yang berada di urutan ke-sekian tidak tampak dan terlihat seperti tidak tersedia. Sekarang tertulis berapa produk yang sebenarnya ada dan di mana daftar lengkapnya.
Hub :
@pengendaliapicom_bot1 742
🚀 BNI46AgenWeb v1.0.4 telah dirilis!
📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/BNI46AgenWeb?v=1.0.4
📋 Changelog:
- **Perbaikan: langkah pembayaran ditolak BNI dengan pesan “The GET method is not supported for this route”.** Kena pada **Setor Tunai**, **Transfer**, dan **VA yang dipanggil tanpa `&amount=`** — pengecekan tagihannya berhasil, tapi langkah konfirmasinya dikirim dengan cara yang salah sehingga transaksinya tidak pernah jadi. Tidak ada uang yang terpotong saat gagal begini, karena pembayarannya memang belum sempat berjalan. Sekarang langkah konfirmasi dikirim persis seperti aplikasi versi lama.
Hub :
@pengendaliapicom_bot1 742
🚀 DigiposAJA v1.7.43 telah dirilis!
📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/DigiposAJA?v=1.7.43
📋 Changelog:
- **Jawaban “dicegah dobel” sekarang menjelaskan keadaannya, bukan cuma menyebut namanya.** Saat transaksi ke nomor & produk yang sama dikirim ulang, aplikasi memeriksa riwayat Digipos lebih dulu dan **tidak** memotong saldo untuk kedua kalinya. Kalimat lamanya berdampingan dengan `status: PENDING` terbaca seperti transaksi menggantung, padahal justru itulah hasil pengecekannya. Sekarang jawabannya menyebut jelas: saldo tidak dipotong lagi, transaksinya sudah berhasil atau masih diproses Digipos, dan kirim ulang idtrx yang sama untuk memeriksa status terbarunya. Isi `status` tidak berubah, jadi parsing yang sudah jalan tetap aman.
Hub :
@pengendaliapicom_bot1 742
🚀 SiDIVA v1.12.8 telah dirilis!
📥 Download: https://www.pengendaliapi.com/download/SiDIVA?v=1.12.8
📋 Changelog:
- **Halaman muka sekarang punya tombol “Lihat Daftar Perintah & URL”.** Membuka `http://alamat:port/?apiKey=…` di browser menampilkan tabel akun & saldo, sedangkan daftar perintahnya ada di alamat lain (`/command`) dan **tidak pernah ditautkan dari mana pun** — jadi yang mencarinya di halaman muka menyimpulkan daftar perintah dan URL-nya hilang. Sekarang ada tombolnya, dan contoh URL di halaman perintah langsung terisi akun yang sedang terhubung. Halaman perkenalan (tanpa API key) juga menyebutkan alamatnya.
Hub :
@pengendaliapicom_bot