ar
Feedback
Ask The Experts

Ask The Experts

الذهاب إلى القناة على Telegram

Channel ini merupakan pengembangan dari Grup nasional ATE khusus Internal BPJS kesehatan yang membernya lebih dari 6.000 Orang Duta BPJS Kesehatan Selindo 🇲🇨 https://www.instagram.com/commit_asktheexperts?igsh=ZmpmN2xqbWFjZjBn

إظهار المزيد
1 824
المشتركون
+224 ساعات
+107 أيام
+1930 أيام
أرشيف المشاركات
😇😇😇

EMPLOYEE GATHERING KC. GORONTALO 🇮🇩 Awas! Videonya penuh candu 🤣🤣
EMPLOYEE GATHERING KC. GORONTALO 🇮🇩 Awas! Videonya penuh candu 🤣🤣

EMPLOYEE GATHERING KC. GORONTALO 🇮🇩 Awas! Videonya penuh candu 🤣🤣
EMPLOYEE GATHERING KC. GORONTALO 🇮🇩 Awas! Videonya penuh candu 🤣🤣

Untuk jadi pemasar yang baik, jadilah orang baik. Jadilah orang yang memahami dan memperlakukan semua orang dengan baik. Bangunlah pertemanan yang saling menguatkan. Jadikan nilai-nilai persahabatan itu di atas segala hal yang menyangkut materi. Sepulang dari hotel, HP-ku berdering. Seorang lulusan magister yang menemui saya kemarin, tiba-tiba menelepon. “Kak Yos, bantulah aku. Pinjamilah aku barang sejuta dua juta. Kakak kan baik,” katanya. Hmm. Punya banyak relasi juga tak selamanya baik, khususnya bagi kantong. . . www.timur-angin.com

WARISAN JOE GIRARD Oleh: Yusran Darmawan Baru dua kali saya menyendok makanan, tiba-tiba ada suara riuh di restoran hotel itu. Para pegawai hotel datang dengan memakai atribut ultah. Mereka bernyanyi. Saya pikir lagu itu ditujukan untuk orang lain. Ternyata buat saya. Sejak dua tahun lalu, saya selalu merahasiakan tanggal ultah. Bahkan di media sosial pun, notifikasi ultah saya sembunyikan. Namun, tak mungkin menyimpan rahasia di era digital. Di hari ultah, berdatangan email yang isinya ucapan selamat. Satu asuransi berwarna merah malah mengirimkan email berkali-kali, juga bingkisan. Mungkin terkait berapa polis yang saya beli. Ada juga bank. Ada juga asuransi mobil. Demikian pula beberapa hotel. Kejutan datang dari hotel yang kebetulan saya inapi hari itu. Saya teringat satu bacaan mengenai ucapan ultah sebagai salah satu strategi marketing yang sangat efektif. Semuanya bermula dari kisah Joe Girard. Dia dikenal sebagai sales mobil paling tangguh di Amerika Serikat. Tak ada satu pun yang bisa melampaui apa yang dilakukannya. Ia bisa menjual hingga enam mobil dalam sehari. Bayangkan, dalam sebulan ia bisa menjual mobil hingga 180 mobil. Bayangkan pula, berapa komisi yang didapatkannya. Joe Girard amat percaya diri ketika ditanya rahasianya. Ia mengatakan, sekali seseorang membeli mobil padanya, maka orang itu pasti akan datang kembali. Kalau tak datang lagi, maka ada dua kemungkinan, yakni (1) pindah dari Amerika Serikat, (2) pindah ke planet lain. “Sebab sekali orang tersebut transaksi dengan saya, pasti akan mencari saya kembali saat hendak membeli mobil,” katanya dengan yakin. Rahasianya apa? Dia selalu berusaha mengenali siapa pun konsumennya. Dia menghafal nama mereka, lalu secara rutin merawat pertemanan. Dia secara rutin mengirimkan kartu ucapan kepada semua yang pernah dikenalnya. Tradisi mengirimkan kartu sangat bermakna bagi orang Amerika. Tak hanya itu, ia juga tak sungkan-sungkan untuk menelepon dan menyampaikan selamat ulang tahun. Ia punya daftar lengkap tentang nama dan tanggal ulang tahun. Dia hafal hal-hal kecil tentang pelanggannya. Mulai dari jumlah dan nama anak, alamat rumah, hingga nama anjing yang dipelihara pelanggan. Setiap bertemu, ia akan menjadikan semua informasi itu sebagai pintu masuk untuk berdialog. Dia disukai banyak orang. Hebat kan? Bukan hanya Joe Girard yang menggunakan ucapan ultah sebagai strategi. Saya tahu dan mengenal beberapa politisi yang melakukan itu. Mereka berusaha mencatat dan mengenal siapa saja yang ultah di dapil mereka. Saat tiba hari H, mereka akan mengirimkan bingkisan. Bagi konstituen, apalagi dia anak muda, kado ultah adalah sesuatu yang berharga. Tiba-tiba saja ada seseorang yang kenal siapa kamu dan memberimu kebahagiaan. Nama politisi itu akan terpatri di hati. Pada hari H, namanya akan dicoblos di bilik suara. Di era ini, kita menamakannya soft selling. Anda mengambil hati orang lain melalui tindakan kecil bermakna, lalu merasuk dalam kesadaran orang itu. Para pemasar hebat tidak lagi hanya sekadar memasarkan sesuatu. Pemasar hebat lebih mengutamakan pelayanan, kenyamanan, serta merebut hati para calon konsumennya. Saya melihat metode pemasaran yang lembut ini justru berakar pada budaya kita. Kita tahu sendiri dalam Islam, Rasul dulu disebut Al Amin karena kejujurannya saat berdagang. Dengan cara itu, orang-orang terkesima dan percaya padanya. Saya teringat pada ajaran orang tua dan masyarakat kita untuk selalu berkata jujur, tidak menyakiti orang lain, berusaha membahagiakan siapa pun, serta menyayangi siapa saja. Inilah kaidah-kaidah moral yang diajarkan oleh masyarakat kita secara tradisional. Kami orang Buton, punya falsafah “Pobinci-binciki kuli.” Maknanya, cubitlah dirimu, jika sakit, jangan cubit orang lain. Dalam hidup, kita akan diperlakukan sebagaimana kita memperlakukan orang lain. Itulah landasan moral dalam dunia sosial kita.

photo content

. Belajar dari Abraham, orang hebat bukanlah orang yang bisa menggapai puncak karier tertinggi dalam kehidupannya. Bukan orang yang dengan mudah berada di puncak. Orang hebat adalah orang yang berkali-kali jatuh, tetapi berkali-kali pula selalu berhasil bangkit kembali. . Kehebatan tidak terletak pada jalan lurus mencapai puncak. Tapi pada kekuatan untuk selalu bangkit dan memaknai kekalahan sebagai duri-duri dan tantangan yang akan membuat seseorang berdiri, meskipun tertatih, lalu kembali mengejar impiannya. . www.timur-angin.com . Catatan: artikel ini disadur dari beberapa sumber

ABRAHAM YANG SERING KALAH . Oleh: Yusran Darmawan . Andaikan Abraham Lincoln (1809-1865) tidak kuat, mungkin dia sudah akan berakhir di rumah sakit jiwa. Kalah berkali-kali dalam kehidupannya benar-benar menjadi pukulan telak. Tapi dia tidak ingin terpuruk. Dia tetap maju, meskipun kalah terus. . Para sejarawan menyebut dirinya adalah sosok paling banyak menderita kekalahan. Dia lahir di tengah keluarga miskin. Masa kecilnya hidup melarat, tapi dia sudah terobsesi untuk jadi politisi. Sayang, dia tidak punya cukup uang. Dia juga tidak terkenal. Dia pun mulai berbisnis. Dia gagal dan terpaksa harus membayar utang selama bertahun-tahun. . Dia bangkit dan mencoba lagi. Tahun 1831, dia berhasil menjadi anggota legislatif. Dirinya semakin yakin kalau takdirnya di dunia politik. Abraham percaya bahwa ada banyak hal yang bisa dilakukannya di dunia politik. . Semasa di legislatif, dia mengenal seorang perempuan, yang kemudian menjadi tunangannya. Perempuan ini membantu menyusun strategi politik untuknya. Sungguh menyedihkan, tunangan itu meninggal dunia karena penyakit. Abraham mengalami depresi hingga terkapar di tempat tidur selama berbulan-bulan. Dia divonis menderita neurasthenia, penyakit saraf lemah. . Tahun 1838, dia pulih. Kenekatannya kembali datang. Dia mencalonkan diri sebagai Speaker of State Legislature. Gagal. Tahun 1843, dia mencalonkan diri sebagai anggota kongres. Gagal lagi. Tapi dia bukan orang yang mudah patah. Dia selalu menantang dirinya: “Mengapa harus gagal?” . Tahun 1846, kembali mencalonkan diri sebagai anggota kongres. Kali ini dia berhasil. Dua tahun bekerja, dia ingin terpilih lagi. Dia pikir dirinya cukup menonjol sebagai anggota kongres. Ternyata dia gagal. Ia kehilangan sejumlah besar uang untuk pemilihan tersebut, Lincoln melamar pekerjaan sebagai land officer, tapi ditolak. . Pemerintah negara bagian mengembalikan surat lamarannya dengan penjelasan bahwa "Untuk menjadi pejabat negara dituntut kandidat yang punya bakat dan kecerdasan yang luar biasa, dan permohonan Anda gagal memenuhi tuntutan ini." . Pada tahun 1854, dia mencalonkan diri sebagai anggota Senat, kembali gagal. Dua tahun kemudian, ia mencalonkan diri untuk menjadi Wakil Presiden Amerika Serikat. Namun, kalah. Dua tahun kemudian, ia mencalonkan diri kembali sebagai anggota Senat, dan gagal lagi. . Abraham telah mencoba 11 kali, tapi hanya berhasil 2 kali, namun, ia tak pernah menyerah untuk mewujudkan keinginannya, ia selalu menjadi sosok orang yang menjalani hidupnya sesuai keinginannya sendiri, dan tidak diombang-ambingkan oleh nasib. . Dan ternyata benar, ia memang ditakdirkan untuk menjadi orang hebat. Pada tahun 1860, akhirnya dia terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat ke-16. Mulailah dia membuat sejarah. Dia dikenal sebagai presiden yang menghapus perbudakan, mengatasi civil war, serta meletakkan landasan kuat bagi demokrasi di Amerika Serikat. . Dia menjadi presiden paling besar dan paling dikenang di negara itu. . Jika saja mentalnya rapuh, mungkin dia sudah lama terpuruk karena kegagalan bertubi-tubi. Salah satu kutipannya yang terkenal adalah: “The best way to predict the future is to create it.” Cara terbaik untuk menebak masa depan adalah dengan mewujudkannya. . Untuk mencapai puncak, Anda harus punya konsistensi dan keberanian untuk terus mencoba. Anda tak pernah tahu sudah sampai di titik mana. Tapi ketika Anda berhenti, maka Anda bisa kehilangan peluang. . JIka berhenti di tengah, maka Anda bisa kehilangan kesempatan emas sebagaimana pernah dialami seorang penggali berlian. Saat sudah jauh menggali, tiba-tiba ada rasa putus asa dan merasa gagal. Dia berhenti. Saat itulah datang orang lain, yang baru sekali mengayunkan linggis, langsung menemukan berlian. Penggali itu mundur pada saat dirinya sedikit lagi berhasil. . Jadilah seperti Abraham yang tak berhenti mencoba. Bahkan tetes air pun bisa melubangi batu sebab konsisten dan tak berhenti. Saat Abraham mencapai tujuan, dia berujar, “Ternyata saya baru sadar kalau saya ditakdirkan menjadi presiden.”

PELAJARAN DARI PETANI JAGUNG . Oleh: Yusran Darmawan . Dia seorang petani jagung di Texas, Amerika Serikat. Jagungnya selalu dikenal sebagai jagung paling unggul. Jagungnya selalu dihargai lebih mahal karena orang percaya dengan kualitasnya yang terjaga. . Dia pun seorang yang dermawan. Semua petani yang datang meminta bibit jagung unggul itu, pasti akan diberinya. Bahkan dia dengan senang hati berbagi ilmu tentang bagaimana menanam jagung. . Seorang jurnalis bertanya, apa dia tidak khawatir ilmunya akan dijiplak hingga jagungnya banyak pesaing? Kenapa dia tidak merahasiakan saja ilmu menanam jagung? . Petani itu hanya tersenyum. Dia pun menjelaskan, kalau di sekeliling kebun itu ditanami jagung unggul, maka pembuahan yang terjadi karena angin akan selalu menghasilkan jagung-jagung yang juga unggul. . Jika saja hanya kebunnya yang memakai bibit unggul, sementara kebun di sekitarnya dari bibit yang kurang baik, maka pembuahan jagung di kebunnya akan tidak maksimal. Bibit yang kurang bagus bisa terbawa angin ke kebunnya, dan menghasilkan jagung yang kurang bagus. . Jurnalis itu terdiam. Petani itu baru saja menyiram segelas inspirasi di kepalanya. Pada dasarnya kesuksesan seseorang sangat bergantung pada kesuksesan orang lain. Jika Anda hanya sukses seorang diri, maka Anda adalah seorang individual yang kesuksesannya tidak bertahan lama. . Tapi jika Anda banyak membantu orang lain untuk menggapai kesuksesan, maka kesuksesan Anda akan bertahan lebih lama. Orang lain yang Anda bantu itu siap untuk menopang dan membantu Anda agar selalu sukses. Jika suatu saat Anda ditimpa masalah, orang lain selalu siap membantu agar Anda kembali bangkit. . Dalam hidup, kita terlampau sering hanya memikirkan diri sendiri. Kita seakan berlomba di sirkuit untuk menjadi yang terunggul, terbaik, dan menyingkirkan orang lain. Kita ingin menjadi yang terhebat, lalu mengabaikan orang di sekitar kita. . Gara-gara semua obsesi itu, kita terasing dari dunia sekitar kita. Bahkan kawan kita pun seakan enggan berdekatan dengan kita. Ada di antara kita yang bangga menjadi pejabat dan merasa berhak memerintah orang lain. Namun saat dia kehilangan jabatan, barulah dia sadar ketika semua orang menjauh dari dirinya perlahan-lahan. . Di titik ini, kita menemukan relevansi dari konsep karma. Selagi Anda memberi kebaikan pada semesta, maka semesta pun akan membalasnya dengan kebaikan. Selagi Anda mendedikasikan hidup untuk membantu orang lain, maka semua orang akan menjadikan dirinya sebagai tangga agar Anda selalu sukses. . Petani jagung itu tahu nikmatnya memberi. Bahkan dia rela berbagi rezeki kepada semua orang di sekitarnya. Sebab kebahagiaan terbesar bukan pada sanjungan dan pujian. Kebahagiaan terbesar baginya terletak pada senyum tulus, raut wajah gembira, serta kegembiraan yang terpancar di hati orang lain saat dia datang menyapa. Saat itu, dia menjadi orang paling bahagia sedunia. . Kawan yang baik, sudahkah Anda membantu orang lain hari ini?

Budaya kerja orang jepang yang terinspirasi dari Sakura dan Samurai yang berarti loyalitas dan Jiwa besar serta tanggung jawab. by Parlindungan Marpaung Link Tujuan

3 Tim Grup F yang berpeluang lolos ke babak 16 Besar. 🇮🇩🇮🇩🇮🇩
3 Tim Grup F yang berpeluang lolos ke babak 16 Besar. 🇮🇩🇮🇩🇮🇩

Kesempatan menebak telah ditutup. Lebih 250 partisipan. 🇮🇩
Kesempatan menebak telah ditutup. Lebih 250 partisipan. 🇮🇩

Pelatih timnas Arab Saudi, Herver Renard, bukanlah orang sembarangan meski eks petugas kebersihan, tetapi sukses menghasilkan dua gelar Piala Afrika. Kejutan terjadi pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2022. Kandidat kuat juara Piala Dunia 2022 timnas Argentina, di luar dugaan takluk dari wakil Asia, timnas Arab Saudi. Bermain di Lusail Stadium, Selasa (22/11/2022) petang WIB, timnas Argentina takluk 1-2 oleh timnas Arab Saudi. Padahal Argentina sejatinya berhasil memimpin lebih dulu melalui penalti Lionel Messi pada menit ke-10. Terlepas dari kemenangan epic itu, Arab Saudi patut berterima kasih dengan pelatih kepala mereka, Herve Renard. Ditunjuk sebagai juru taktik pada 2019, Renard tidak begitu tenar seperti pelatih-pelatih asal Prancis lainnya seperti Arsene Wenger, Zinedine Zidane, Didier Deschamps, Laurent Blanc, atau Aime Jacquet. Mengawali karier dari negeri asalnya dengan menukangi SG Draguignan, Renard mencoba peruntungan dengan membesut Cambridge United yang saat ini bermain di League One, divisi tiga Liga Inggris. Meski hanya singkat di Cambridge United sebelum dipecat pada Mei 2004, kepelatihan Renard mendapat pujian berkat manajerial pemainnya yang apik. Selepas itu pria berusia 54 tahun tersebut menukangi Nam Dinh FC dan AS Cherbourg sebelum akhirnya memilih timnas Zambia untuk level internasional. Bersama Zambia, yang dilatih pada 2008 hingga 2010, Renard mampu mempersembahkan gelar Piala Afrika pada 2012. Itu menjadi mantra keduanya bersama Zambia dalam kesuksesan merengkuh Piala Afrika usai menaklukkan tim kuat Pantai Gading. Pada 2014, monsieur Prancis itu memilih mengasuh Pantai Gading. Pantai Gading lantas dibawanya memenangkan gelar Piala Afrika, itu menjadi trofi kedua Renard dengan tim Afrika yang berbeda. Kesuksesan itu belum pernah terjadi sebelumnya di tubuh The Elephants usai menang adu penalti atas Ghana di final. Sempat menjadi pelatih Lille pada 2015, Renard kemudian kembali menjadi pelatih tim nasional, kali ini bersama Maroko. Tiga setengah tahun bersama Maroko, Renard mampu membawa tim lolos ke Piala Dunia 2018 di mana itu menjadi kelolosan pertama sejak 20 tahun. Kemudian Arab Saudi meminang Renard dengan tangan terbuka untuk menjadi pelatih kepala mereka Pelatih yang gemar mengenakan kemeja putih itu memperlihatkan tanda-tanda yang apik bersama Arab Saudi. Mereka berhasil dibawanya naik ke peringkat ke-51 FIFA setelah sebelumnya berada di urutan ke-70. Tidak hanya itu, Arab Saudi juga memuncaki grup Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia dengan berhasil mengungguli Jepang dan Australia. Source: Bola Sport

PEMAIN ARAB SAUDI DI BABAK KEDUA : "DIMANA MESSI?" Bagaimana situasi ruang ganti Arab Saudi pada jeda Babak 1? Apa yang disam
PEMAIN ARAB SAUDI DI BABAK KEDUA : "DIMANA MESSI?" Bagaimana situasi ruang ganti Arab Saudi pada jeda Babak 1? Apa yang disampaikan oleh Sang Pelatih sehingga mereka bisa bangkit memutar balikkan skor di Babak Kedua? Credit juga buat sang penerjemah yang bukan hanya menerjemahkan kata demi kata, tapi berhasil juga mentrasferkan emosinya 🔥 Saksikan Video lengkapnya pada link berikut ini #Leader #Mentor #Motivation #Spirit

Istilah adversity quotient diambil dari konsep yang dikembangkan oleh Paul G. Stoltz, Ph.D, presiden PEAK Learning, Inc. seor
Istilah adversity quotient diambil dari konsep yang dikembangkan oleh Paul G. Stoltz, Ph.D, presiden PEAK Learning, Inc. seorang konsultan di dunia kerja dan pendidikan berbasis skill. Konsep kecerdasan (IQ dan EQ) yang telah ada saat ini dianggap belum cukup untuk menjadi modal seseorang menuju kesuksesan, oleh karena itu Stoltz kemudian mengembangkan sebuah konsep mengenai kecerdasan adversity. 🇮🇩 Cek postingan lengkapnya pada link berikut ini