ar
Feedback
Sofyan Chalid bin Idham Ruray

Sofyan Chalid bin Idham Ruray

الذهاب إلى القناة على Telegram
5 167
المشتركون
-124 ساعات
-87 أيام
-4330 أيام
أرشيف المشاركات
📋 JANGAN TERLALU SEDIH بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Wajib bagi setiap hamba mengimani bahwa segala sesuatu telah ditakdirkan oleh Allah 'azza wa jalla dan telah Allah tulis di al-lauhul mahfuz, bahkan ini adalah rukun iman yang keenam. Allah 'azza wa jalla berfirman, أَلَمْ تَعْلَمْ أَنَّ ٱللَّهَ يَعْلَمُ مَا فِى ٱلسَّمَآءِ وَٱلْأَرْضِ ۗ إِنَّ ذَٰلِكَ فِى كِتَٰبٍ ۚ إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى ٱللَّهِ يَسِيرٌ "Apakah kamu tidak mengetahui bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa saja yang ada di langit dan di bumi? Sesungguhnya yang demikian itu terdapat dalam kitab (Lauh Mahfuzh). Sesungguhnya yang demikian itu amat mudah bagi Allah." [Al-Hajj: 70] Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda, كَتَبَ اللَّهُ مَقَادِيرَ الْخَلَائِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ بِخَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ "Allah telah menulis takdir seluruh makhluk sebelum Allah menciptakan langit dan bumi selama 50.000 tahun." [HR. Muslim dari Ibnu 'Amr radhiyallahu'anhuma] Beriman kepada Takdir Mencakup Keimaman Terhadap Empat Perkara: 1. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. 2. Allah telah mencatat segala sesuatu yang akan terjadi di al-lauhul mahfuz. 3. Apabila Allah menghendaki pasti terjadi, dan yang tidak Allah kehendaki tidak mungkin terjadi. 4. Allah yang menciptakan segala sesuatu, baik makhluk maupun gerakan dan perbuatan makhluk, semuanya adalah ciptaan Allah 'azza wa jalla. Diantara Hikmah Beriman kepada Takdir: 1. Kita selalu bergantung hanya kepada Allah, bukan kepada siapa pun selain-Nya, karena hanya Allah 'azza wa jalla yang menakdirkan segala sesuatu. 2. Kita tidak menjadi ujub dan sombong atau ingin dipuji atas keberhasilan kita, karena itu semata anugerah dari Allah 'azza wa jalla. 3. Kita lebih tenang, tidak goncang dan tidak terlalu sedih atas apa yang tidak bisa kita raih, dan tidak terlalu kecewa atas sesuatu yang hilang dari kita, karena segala sesuatu telah ditakdirkan oleh Allah 'azza wa jalla, tidak mungkin kita hindari. وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم. Sumber: https://www.instagram.com/p/CHP9Ys4hO91/ ═══ ❁✿❁ ════ GABUNG TELEGRAM https://t.me/taawundakwah https://t.me/kajian_assunnah https://t.me/kitab_tauhid https://t.me/videokitabtauhid https://t.me/kaidahtauhid https://t.me/akhlak_muslim Gabung WAG Ketik: Daftar Kirim ke wa.me/628111833375 Atau wa.me/628111377787 Medsos dan Website: Facebook: https://www.facebook.com/taawundakwah Instagram: https://www.instagram.com/taawundakwah Website: https://taawundakwah.com #Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ “Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim dari Abu Mas’ud Al-Anshori radhiyallaahu’anhu]

POKOK ILMU ADALAH RASA TAKUT KEPADA ALLAH ﷻ https://youtu.be/PcIw3GGMX8Q

📹 Kajian 50 Masalah Akidah dan Manhaj (Kitab Ushulus Sunnah karya Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah) بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Download Buku Panduannya: https://t.me/taawundakwah/8725 Playlist: http://bit.ly/50_prinsip_sunnah 1. Jalan Keselamatan adalah Mengikuti Generasi Salaf https://youtu.be/G-JE7LN6op0 2. Menjadi Ahlus Sunnah Harus Meninggalkan Bid'ah https://youtu.be/AUfEH_S_eoM 3. Larangan Bermajelis dengan Golongan Menyimpang https://youtu.be/Tp5AycWBfwg Bersambung insya Allah... Ikuti Kajian Online Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah: – Youtube: https://www.youtube.com/c/kajiansofyanruray – Facebook: https://www.facebook.com/sofyanruray.info – Instagram: https://www.instagram.com/sofyanruray.info – Telegram: https://t.me/sofyanruray – Twitter: https://twitter.com/sofyanruray – Website: https://sofyanruray.info – WA Group: wa.me/628111833375 #Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ “Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim dari Abu Mas’ud Al-Anshori radhiyallaahu’anhu]

📋 MAKNA IBADAH DAN MACAM-MACAMNYA بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Allah 'azza wa jalla berfirman, وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالأِنْسَ إِلاَّ لِيَعْبُدُونِ “Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku saja.” [Adz-Dzariyyat: 56] PENJELASAN ULAMA TENTANG MAKNA IBADAH Al-Imam Mujahid rahimahullah berkata, إلا لآمرهم وأنهاهم “(Makna ayat ini: Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia) kecuali untuk Aku perintah dan Aku larang.” [Fathul Majid: 15] Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata, وعبادته هي طاعته بفعل المأمور وترك المحظور “Ibadah kepada-Nya adalah menaati-Nya dengan mengerjakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.” [Fathul Majid: 14] Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata, والعبادة بمفهومها العام هي التذلل لله محبة وتعظيماً بفعل أوامره واجتناب نواهيه على الوجه الذي جاءت به شرائعه “Ibadah dalam arti yang umum adalah merendahkan diri kepada Allah dengan penuh cinta dan pengagungan seraya menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya dengan cara yang sesuai dengan syari’at-Nya.” [Syarhu Tsalatsatil Ushul: 39] Syaikhul Islam Ahmad bin Abdul Halim Al-Harani rahimahullah berkata, الْعِبَادَة هِيَ اسْم جَامع لكل مَا يُحِبهُ الله ويرضاه من الْأَقْوَال والأعمال الْبَاطِنَة وَالظَّاهِرَة “Ibadah adalah satu nama yang mencakup segala sesuatu yang dicintai dan diridhai Allah, baik ucapan maupun perbuatan, yang nampak (pada lisan dan anggota tubuh) maupun yang tersembunyi (dalam hati).” [Al-‘Ubudiyyah: 44] KESIMPULAN MAKNA IBADAH Dari penjelasan para ulama di atas maka kita dapat menyimpulkan makna ibadah dari dua sisi: 1. Perbuatan Hamba Ibadah dilihat dari sisi perbuatan hamba adalah usaha hamba untuk menjalankan perintah Allah 'azza wa jalla dan menjauhi larangan-Nya, yang dilandasi oleh cinta dan pengagungan kepada-Nya. Atas dasar inilah hamba harus beribadah dengan ikhlas karena Allah ta’ala semata, karena ikhlas adalah bukti cinta dan pengagungan kepada Allah 'azza wa jalla. 2. Apa yang Hamba Perbuat Ibadah dilihat dari sisi apa yang hamba perbuat adalah amalan hamba yang dicintai dan diridhai Allah 'azza wa jalla, baik ucapan maupun perbuatan, yang nampak maupun yang tersembunyi. Atas dasar inilah hamba harus beribadah sesuai petunjuk Nabi shallallahu’alaihi wa sallam agar amalannya dicintai dan diridhai Allah 'azza wa jalla. DIANTARA MACAM-MACAM IBADAH Syaikhul Islam Ahmad bin Abdul Halim Al-Harani rahimahullah berkata, [Macam-macam Ibadah Lisan dan AnggotaTubuh] • Sholat. • Puasa. • Zakat. • Haji. • Berkata jujur. • Menunaikan amanah. • Berbakti kepada kedua orang tua. • Menyambung hubungan kekerabatan. • Memenuhi janji. • Memerintahkan kepada yang ma’ruf. • Melarang kemungkaran. • Jihad melawan orang-orang kafir dan munafik. • Berbuat baik kepada tetangga, anak yatim, orang miskin, musafir, budak dan hewan. • Berdo’a. • Dzikir. • Membaca Al-Qur’an, dan yang semisalnya, maka semua ini termasuk ibadah (lisan dan anggota tubuh). [Macam-macam Ibadah Hati] • Cinta kepada Allah dan Rasul-Nya. • Takut kepada Allah. • Inabah (taubat dan bergantung) kepada Allah. • Mengikhlaskan ibadah hanya kepada-Nya. • Sabar terhadap hukum-Nya. • Bersyukur atas nikmat-Nya. • Ridho terhadap ketetapan-Nya. • Tawakkal kepada-Nya. • Berharap rahmat-Nya. • Takut azab-Nya, dan yang semisalnya, maka semua ini termasuk ibadah (hati) kepada Allah. Demikian itu karena ibadah kepada Allah ta’ala adalah tujuan yang Dia cintai dan ridhoi, yang karenanya Dia menciptakan makhluk, sebagaimana firman Allah ta’ala: 'Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku saja'. (Adz-Dzariyyat: 56)." [Al-‘Ubudiyyah: 44] وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم. Sumber: https://sofyanruray.info/makna-ibadah-dan-macam-macamnya/ GABUNG TELEGRAM https://t.me/taawundakwah https://t.me/kajian_assunnah https://t.me/kitab_tauhid https://t.me/videokitabtauhid https://t.me/kaidahtauhid https://t.me/akhlak_muslim WA Group Ketik: Daftar Kirim ke wa.me/628111833375 Atau wa.me/628111377787

📹 JADILAH PENUNTUT ILMU DI JALAN KESELAMATAN بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Saudaraku rahimakumullaah, hanya ada satu jalan keselamatan, yaitu jalan generasi pertama umat Islam: Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam dan para sahabat radhiyallahu'anhum. Maka jadilah Penuntut Ilmu yang selalu mempelajarinya dan berjalan di atasnya. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, وَتَفْتَرِقُ أُمَّتِى عَلَى ثَلاَثٍ وَسَبْعِينَ مِلَّةً كُلُّهُمْ فِى النَّارِ إِلاَّ مِلَّةً وَاحِدَةً مَا أَنَا عَلَيْهِ وَأَصْحَابِى “Dan akan berpecah umatku menjadi 73 golongan, semuanya di neraka kecuali satu, yaitu yang mengikuti aku dan para sahabatku.” [HR. At-Tirmidzi dari Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash radhiyallahu’anhuma, Shohihul Jami: 9474] Sahabat yang Mulia Ali bin Abi Thalib radhiyallahu'anhu berkata, النَّاسُ ثَلَاثَةٌ: فَعَالِمٌ رَبَّانِيٌّ، وَمُتَعَلِّمٌ عَلَى سَبِيلِ نَجَاةٍ، وَهَمَجٌ رَعَاعٌ أَتْبَاعُ كُلِّ نَاعِقٍ، يَمِيلُونَ مَعَ كُلِّ رِيحٍ، لَمْ يَسْتَضِيئُوا بِنُورِ الْعِلْمِ، وَلَمْ يَلْجَئُوا إِلَى رُكْنٍ وَثِيقٍ "Manusia ada tiga macam: 1. Ulama yang rabbani. 2. Penuntut Ilmu di atas jalan keselamatan. 3. Orang-orang yang tidak bernilai: - Para pengikut setiap provokator. - Condong ke mana saja angin mengarah. - Tidak mengambil petunjuk dari cahaya ilmu. - Tidak bersandar pada tiang yang kukuh." [Miftah Daris Sa'adah, 1/123] Sumber: https://sofyanruray.info/jadilah-penuntut-ilmu-di-jalan-keselamatan/ Simak #Video_Pendek di YouTube: https://youtu.be/qgj14slVBms وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم. ═══ ❁✿❁ ════ Ikuti Kajian Online Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah: – Youtube: https://www.youtube.com/c/kajiansofyanruray – Facebook: https://www.facebook.com/sofyanruray.info – Instagram: https://www.instagram.com/sofyanruray.info – Telegram: https://t.me/sofyanruray – Twitter: https://twitter.com/sofyanruray – Website: https://sofyanruray.info – WA Group: wa.me/628111833375 #Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ “Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim dari Abu Mas’ud Al-Anshori radhiyallaahu’anhu]

📋 MENOLONG SEORANG MUSLIM TERMASUK AMALAN YANG PALING ALLAH CINTAI بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى سُرُورٌ تُدْخِلُهُ عَلَى مُسْلِمٍ, أَوْ تَكَشِفُ عَنْهُ كُرْبَةً, أَوْ تَطْرُدُ عَنْهُ جُوعًا, أَوْ تَقْضِي عَنْهُ دَيْنًا “Amalan yang paling dicintai Allah ta’ala adalah engkau menyenangkan seorang muslim, atau engkau mengatasi kesulitannya, atau engkau menghilangkan laparnya, atau engkau membayarkan hutangnya.” [HR. Abusy Syaikh dalam Ats-Tsawaab dari Ibnu Umar radhiyallahu’anhuma, Shahihut Targhib: 955] Menghilangkan kesusahan seekor anjing saja, menjadi sebab seorang pelacur diberi hidayah untuk bertaubat kemudian mendapat ampunan Allah ta’ala, sebagaimana disebutkan dalam hadits yang shahih, terlebih lagi menghilangkan kesusahan orang yang beriman. Dan apabila menghilangkan kesusahan orang beriman di dunia keutamaannya sangat besar, maka menghilangkan kesusahannya di akhirat tentu lebih besar lagi, yaitu dengan mengajarkan tauhid dan sunnah kepadanya, serta melarangnya dari melakukan syirik dan bid’ah. Asy-Syaikh Al-‘Allamah Prof. Dr. Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah pernah berkata dalam salah satu ceramah beliau, إذا كان الله غفر للمراة البغي لما سقت الكلب الماء وهو يلهث وفي أمس الحاجة إليه فكيف بمن يسقي الناس التوحيد وهم في أمس الحاجة إليه “Jika Allah mengampuni seorang wanita pelacur karena ia memberi minum seekor anjing yang kehausan dan sangat butuh minum, bagaimana dengan orang yang memberi minum (mengajarkan) tauhid kepada manusia dalam keadaan mereka sangat membutuhkannya.” Sumber: https://www.facebook.com/1661721914060613/posts/2840664429499683/ https://sofyanruray.info/menolong-seorang-muslim-adalah-amal-shalih-yang-sangat-agung/ GABUNG TELEGRAM https://t.me/taawundakwah https://t.me/kajian_assunnah https://t.me/kitab_tauhid https://t.me/videokitabtauhid https://t.me/kaidahtauhid https://t.me/akhlak_muslim Gabung WAG Ketik: Daftar Kirim ke wa.me/628111833375 Atau wa.me/628111377787 Medsos dan Website: Facebook: https://www.facebook.com/taawundakwah Instagram: https://www.instagram.com/taawundakwah Website: https://taawundakwah.com

Jadilah Penuntut Ilmu di Jalan Keselamatan https://youtu.be/qgj14slVBms

Bahaya Tidak Ikhlas dalam Menuntut Ilmu https://youtu.be/gv1cwi12QA4

📋 MENCINTAI WALI-WALI ALLAH 'AZZA WA JALLA [Ringkasan Tabligh Akbar Asy-Syaikh Prof. DR. Abdur Rozzaq bin Abdul Muhsin Al-Badr hafizhahumallah] بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Sungguh ini adalah saat-saat yang sangat indah, perjumpaan di rumah Allah, tempat yang paling dicintai Allah dalam rangka melakukan ibadah yang sangat agung yaitu menuntut ilmu agama. Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda, وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللهِ، يَتْلُونَ كِتَابَ اللهِ، وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ، إِلَّا نَزَلَتْ عَلَيْهِمِ السَّكِينَةُ، وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلَائِكَةُ، وَذَكَرَهُمُ اللهُ فِيمَنْ عِنْدَه "Dan tidaklah ada satu kaum yang berkumpul di rumah Allah; membaca kitab Allah dan saling mengajarkannya di antara mereka, kecuali akan turun kepada mereka ketenangan, dicurahkan kepada mereka rahmat, malaikat meliputi mereka dan Allah menyebut mereka di hadapan malaikat yang ada di sisi-Nya." [HR. Muslim dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu] Kita masuk dalam pembahasan “Mencintai wali-wali Allah”, dan kita awali dengan berdoa kepada Allah agar dihilangkan dari hati kita kebencian terhadap wali-wali Allah, dan kita bermohon agar dikaruniakan cinta kepada Allah dan cinta kepada orang-orang yang mencintai-Nya. Cinta kepada wali-wali Allah adalah ibadah yang dapat mendekatkan diri kepada Allah, yang merupakan ikatan terkuat dan akan menyempurnakan iman kita. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, أَوْثَقُ عُرَى الْإِيمَانِ الْمُوَالَاةُ فِي اللهِ، وَالْمُعَادَاةُ فِي اللهِ، وَالْحُبُّ فِي اللهِ، وَالْبُغْضُ فِي اللهِ “Ikatan iman yang paling kuat adalah bersikap loyal karena Allah dan memusuhi karena Allah, cinta karena Allah dan benci karena Allah.” [HR. Ath-Thabarani dari Ibnu Abbas radhiyllahu’anhuma, Ash-Shahihah: 998] Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda, مَنْ أَحَبَّ لِلَّهِ، وَأَبْغَضَ لِلَّهِ، وَأَعْطَى لِلَّهِ، وَمَنَعَ لِلَّهِ فَقَدِ اسْتَكْمَلَ الْإِيمَانَ “Barangsiapa mencintai karena Allah, membenci karena Allah, memberi karena Allah dan menahan karena Allah, maka dia telah menyempurnakan keimanan.” [HR. Abu Daud dari Abu Umamah radhiyallahu’anhu, Ash-Shahihah: 380] Diantara doa Nabi shallallahu’alaihi wa sallam, أَسْأَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ، وَحُبَّ عَمَلٍ يُقَرِّبُ إِلَى حُبِّكَ “Ya Allah aku memohon anugerah kecintaan kepada-Mu, dan kecintaan terhadap orang yang mencintai-Mu, serta kecintaan terhadap amalan yang mendekatkan kepada cinta-Mu.” [HR. At-Tirmidzi dari Mu’adz bin Jabal radhiyallahu’anhu, Takhrijul Misykah: 60] Termasuk kecintaan terhadap orang yang mencintai Allah dalam hadits ini adalah mencintai wali-wali Allah. Dan apabila cinta kepada wali-wali Allah adalah ibadah maka sebaliknya, membenci wali-wali Allah adalah dosa besar, dan menunjukkan bahwa orang yang melakukannya memiliki penyakit hati dan ada masalah dalam keimanannya, dan dia terancam peperangan dari Allah. Dalam hadits qudsi, Allah ta’ala berfirman, مَنْ عَادَى لِي وَلِيًّا فَقَدْ آذَنْتُهُ بِالحَرْبِ “Barangsiapa memusuhi wali-Ku maka aku umumkan perang terhadapnya.” [HR. Al-Bukhari dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu] Firman Allah “Aku umumkan perang terhadapnya” menunjukkan bahwa memusuhi wali Allah adalah dosa yang sangat besar. Baca Selengkapnya: https://sofyanruray.info/mencintai-wali-wali-allah-azza-wa-jalla/ ═══ ❁✿❁ ════ GABUNG TELEGRAM https://t.me/taawundakwah https://t.me/kajian_assunnah https://t.me/kitab_tauhid https://t.me/videokitabtauhid https://t.me/kaidahtauhid https://t.me/akhlak_muslim Gabung WAG Ketik: Daftar Kirim ke wa.me/628111833375 Atau wa.me/628111377787 Medsos dan Website: Facebook: https://www.facebook.com/taawundakwah Instagram: https://www.instagram.com/taawundakwah Website: https://taawundakwah.com

📹 KEHANCURAN PENGHINA NABI MUHAMMAD ﷺ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Banyak ayat dan hadits memperingatkan tentang kehancuran orang yang berani menghina Nabi Muhammad ﷺ, diantaranya tiga ayat dalam Al-Qur’an. Pertama: Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ “Sesungguhnya orang-orang yang membencimu wahai Muhammad, dialah yang terputus.” [Al-Kautsar: 3] Kedua: Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, يَٰحَسْرَةً عَلَى ٱلْعِبَادِ ۚ مَا يَأْتِيهِم مِّن رَّسُولٍ إِلَّا كَانُوا۟ بِهِۦ يَسْتَهْزِءُونَ “Alangkah besarnya penyesalan terhadap hamba-hamba itu, tiada datang seorang rasul pun kepada mereka melainkan mereka selalu memperolok-olokkannya.” [Yasin: 30] Ketiga: Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, إِنَّا كَفَيْنَاكَ الْمُسْتَهْزِئِينَ “Sesungguhnya Kami menjagamu wahai Muhammad dari keburukan orang-orang yang memperolok-olokanmu.” [Al-Hijr: 95] Simak Pembahasan Selengkapnya: https://sofyanruray.info/kehancuran-penghina-nabi-muhammad/ وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم. ═══ ❁✿❁ ════ Ikuti Kajian Online Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah: – Youtube: https://www.youtube.com/c/kajiansofyanruray – Facebook: https://www.facebook.com/sofyanruray.info – Instagram: https://www.instagram.com/sofyanruray.info – Telegram: https://t.me/sofyanruray – Twitter: https://twitter.com/sofyanruray – Website: https://sofyanruray.info – WA Group: wa.me/628111833375 – WA Bisnis: wa.me/628118247111 #Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ “Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim dari Abu Mas’ud Al-Anshori radhiyallaahu’anhu]

Wajib Marah Ketika Nabi Muhammad ﷺ Dihina https://youtu.be/QPODtlBLK8k

Kehancuran Penghina Nabi Muhammad ﷺ https://youtu.be/0SC1a9P7MhI

📋 MANFAAT MENJAGA PANDANGAN بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Saudaraku rahimakumullaah, tidak halal bagimu memandang lawan jenis yang bukan mahram tanpa ada satu keperluan yang diizinkan syari’at. Walau engkau merasa ‘lezat’ ketika memandang dirinya atau foto dan videonya di Medsos, tinggalkanlah maksiat itu karena Allah, demi kelezatan yang lebih indah. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ذَلِكَ أَزْكَى لَهُمْ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ، وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ “Katakanlah kepada kaum laki-laki yang beriman: Hendaklah mereka menahan sebagian pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Dan katakanlah kepada kaum wanita yang beriman: Hendaklah mereka menahan sebagian pandangannya dan memelihara kemaluannya.” [An-Nur: 30-31] Asy-Syaikh Al-‘Allamah As-Si’di rahimahullah berkata, فمن ترك شيئا لله، عوضه الله خيرا منه، ومن غض بصره عن المحرم، أنار الله بصيرته، ولأن العبد إذا حفظ فرجه وبصره عن الحرام ومقدماته، مع داعي الشهوة، كان حفظه لغيره أبلغ “Barangsiapa meninggalkan sesuatu karena Allah, maka Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik. Barangsiapa menahan pandangannya dari yang haram, maka Allah akan menyinari penglihatan hatinya (dengan cahaya hidayah). Dan karena seorang hamba apabila ia menjaga kemaluan dan pandangannya dari yang haram dan pengantar-pengantarnya, padahal syahwatnya mendorong untuk melakukannya, maka ia lebih dapat menjaga anggota tubuhnya yang lain dari perbuatan yang haram.” [Tafsir As-Si’di, hal. 566] وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم Sumber: https://sofyanruray.info/manfaat-menjaga-pandangan/ ═══ ❁✿❁ ════ GABUNG TELEGRAM https://t.me/taawundakwah https://t.me/kajian_assunnah https://t.me/kitab_tauhid https://t.me/videokitabtauhid https://t.me/kaidahtauhid https://t.me/akhlak_muslim Gabung WAG Ketik: Daftar Kirim ke wa.me/628111833375 Atau wa.me/628111377787 Medsos dan Website: Facebook: https://www.facebook.com/taawundakwah Instagram: https://www.instagram.com/taawundakwah Website: https://taawundakwah.com #Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ “Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim dari Abu Mas’ud Al-Anshori radhiyallaahu’anhu]

📋 YUK IKUT BERDAKWAH KE JUTAAN ORANG DAN KEGIATAN SOSIAL MEMBENDUNG PEMURTADAN بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Saudaraku rahimakumullah, membantu dakwah pahalanya sama dengan berdakwah. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, مَنْ جَهَّزَ غَازِيًا فِي سَبِيلِ اللهِ فَقَدْ غَزَا “Barangsiapa yang membantu perlengkapan orang yang berjihad di jalan Allah maka sungguh ia telah ikut berjihad.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim] Al-Imam Ath-Thobari rahimahullah berkata, وفيه من الفقه أن كل من أعان مؤمنًا على عمل بر فللمعين عليه أجر مثل العامل “Dalam hadits ini terdapat pelajaran bahwa setiap orang yang menolong seorang mukmin dalam melakukan satu kebaikan maka orang yang menolong tersebut mendapat pahala yang sama." [Syarhul Bukhari, 5/51] Alhamdulillah media-media dakwah yang kami kelola baik online maupun offline telah menjangkau jutaan orang. Kami juga mengadakan kegiatan sosial dan dakwah rutin untuk membendung pemurtadan. Yuk Bantu Operasional Kegiatan Dakwah dan Pendidikan: BNI Syariah: 0496-0056-05 a/n: Yayasan Markaz Taawun Dakwah dan Bimbingan Islam Penyaluran Zakat, Sosial dan Kemanusiaan: BNI Syariah: 0496-0055-48 a/n. Yayasan Markaz Taawun Dakwah dan Bimbingan Islam. Konfirmasi Transfer (WA): wa.me/628111833375 wa.me/628111377787 Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.

Mengapa Nabi Muhammad ﷺ Harus Lebih Kita Cintai daripada Seluruh Manusia? https://youtu.be/F7uallNVqn8

📋 TANDA KEAGUNGAN DAN KEKUASAAN ALLAH ﷻ PADA MAKHLUK-NYA YANG TERBESAR ('ARSY) بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Saudaraku rahimakumullaah, mempelajari Al-Qur'an dan As-Sunnah yang menerangkan tentang keagungan dan kebesaran makhluk adalah termasuk cara menguatkan keimanan. Karena pada setiap makhluk terdapat tanda keagungan dan kekuasaan Allah 'azza wa jalla yang menciptakan, menguasai dan mengatur seluruh makhluk. Dan ketahuilah bahwa makhluk terbesar, terberat, mulia dan menjadi atap seluruh makhluk adalah 'arsy. Allah 'azza wa jalla berfirman, وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ "Dan Dia (Allah) adalah Rabb 'arsy yang agung (mulia lagi besar)." [At-Taubah: 129] Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda, ما السموات السَّبعُ فِي الْكُرْسِيِّ إِلَّا كَحَلْقَةٍ مُلْقَاةٍ بِأَرْضِ فَلَاةٍ، وَفَضْلُ الْعَرْشِ عَلَى الْكُرْسِيِّ كَفَضْلِ تِلْكَ الْفَلَاةِ عَلَى تِلْكَ الْحَلْقَةِ "Tidaklah langit yang tujuh dibandingkan dengan al-kursiy kecuali hanya seperti gelang yang dilemparkan ke padang yang luas, dan besarnya al-'arsy melebihi al-kursiy adalah seperti besarnya padang yang luas melebihi gelang tersebut." [HR. Ibnu Abi Syaibah dalam Kitab Al-'Arsy dan Al-Baihaqi dalam Al-Asma wa Ash-Shifaat dari Abu Dzar radhiyallahu'anhu, Ash-Shahihah: 109] TENTANG MALAIKAT PEMIKUL 'ARSY Jumlah dan ukuran malaikat pemikul 'arsy juga menunjukkan besarnya 'arsy. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, وَيَحْمِلُ عَرْشَ رَبِّكَ فَوْقَهُمْ يَوْمَئِذٍ ثَمَانِيَةٌ “Dan yang memikul ‘arsy Rabbmu di hari itu ada delapan malaikat.” [Al-Haaqah: 17] Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda, أُذِنَ لِى أَنْ أُحَدِّثَ عَنْ مَلَكٍ مِنْ مَلاَئِكَةِ اللَّهِ مِنْ حَمَلَةِ الْعَرْشِ إِنَّ مَا بَيْنَ شَحْمَةِ أُذُنِهِ إِلَى عَاتِقِهِ مَسِيرَةُ سَبْعِمِائَةِ عَامٍ “Aku telah diizinkan untuk mengabarkan tentang para malaikat pemikul ‘arsy, sesungguhnya satu malaikat, jarak antara daun telinga sampai ke bahunya, sejauh perjalanan 700 tahun.” [HR. Abu Daud dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu’anhuma, Ash-Shahihah: 151] Asy-Syaikhul Muhaddits Al-‘Abbad hafizhahullah berkata, أي: فإذا كان ما بين شحمة أذنه إلى عاتقه سبعمائة عام، فكيف ببقية جسمه؟ أي فهو على ضخامة عظيمة لا يعلم كنهها وقدرها إلا الله سبحانه وتعالى. وقد ذكر هذا الحديث في هذا الباب لأنه يتعلق بإثبات العرش، والله تعالى فوق العرش “Makna hadits: Apabila jarak antara daun telinga sampai ke bahunya 700 tahun, maka bagaimana lagi dengan sisa bagian badannya yang lain? Artinya malaikat tersebut sangat besar sekali, tidak ada yang mengetahui bentuk dan ukuran mereka kecuali Allah subhanahu wa ta’ala. Dan disebutkannya hadits ini dalam bab ini, karena hadits ini terkait dengan penetapan (keimanan) terhadap adanya ‘arsy, dan Allah ta’ala di atas ‘arsy.” [Syarhu Sunan Abi Daud, 27/195, Asy-Syaamilah] 'Arsy yang agung dan para malaikat pemikulnya yang besar lagi mulia adalah makhluk ciptaan Allah 'azza wa jalla, yang selalu tunduk di bawah penguasaan dan pengaturan-Nya. Maka Allah Dia-lah yang Maha Besar lagi Maha Mulia, Maha Kuasa lagi Maha Perkasa, sehingga hanya Dia-lah yang pantas disembah, semua yang disembah selain Dia adalah batil. وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم Sumber: https://sofyanruray.info/tanda-keagungan-dan-kekuasaan-allah-ﷻ-pada-makhluk-nya-yang-terbesar-arsy/ ═══ ❁✿❁ ════ Ikuti Kajian Online Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah: – Youtube: https://www.youtube.com/c/kajiansofyanruray – Facebook: https://www.facebook.com/sofyanruray.info – Instagram: https://www.instagram.com/sofyanruray.info – Telegram: https://t.me/sofyanruray – Twitter: https://twitter.com/sofyanruray – Website: https://sofyanruray.info – WA Group: wa.me/628111833375 #Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ “Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim dari Abu Mas’ud Al-Anshori radhiyallaahu’anhu]

📋 MAKANAN TERJELEK YANG MASUK KE TUBUH ADALAH RIBA بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Allah subhanahu wa ta’ala berfirman, يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَذَرُوا مَا بَقِيَ مِنَ الرِّبا إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ فَإِنْ لَمْ تَفْعَلُوا فَأْذَنُوا بِحَرْبٍ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَإِنْ تُبْتُمْ فَلَكُمْ رُؤُوسُ أَمْوَالِكُمْ لا تَظْلِمُونَ وَلا تُظْلَمُونَ “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Jika kamu tidak mengerjakannya, maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat, maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.” [Al-Baqoroh: 278-279] Al-Imam Malik rahimahullah berkata, إِنِّي تَصَفَّحْتُ كِتَابَ اللَّهِ وَسُنَّةَ نَبِيِّهِ فَلَمْ أَرَ شَيْئًا أَشَرَّ مِنَ الرِّبَا، لِأَنَّ اللَّهَ أَذِنَ فِيهِ بِالْحَرْبِ “Sungguh aku telah meneliti kitab Allah (Al-Qur’an) dan Sunnah Nabi-Nya, maka tidak aku dapati makanan yang lebih jelek dari riba, sebab Allah ta’ala mengumumkan perang terhadap orang yang makan riba.” [Tafsir Al-Qurthubi, 3/364] وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم Sumber: https://sofyanruray.info/makanan-terjelek-yang-masuk-ke-tubuh-adalah-riba/ ═══ ❁✿❁ ════ GABUNG TELEGRAM https://t.me/taawundakwah https://t.me/kajian_assunnah https://t.me/kitab_tauhid https://t.me/videokitabtauhid https://t.me/kaidahtauhid https://t.me/akhlak_muslim Gabung WAG Ketik: Daftar Kirim ke wa.me/628111833375 Atau wa.me/628111377787 Medsos dan Website: Facebook: https://www.facebook.com/taawundakwah Instagram: https://www.instagram.com/taawundakwah Website: https://taawundakwah.com #Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu’alaihi wa sallam bersabda, مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ “Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya.” [HR. Muslim dari Abu Mas’ud Al-Anshori radhiyallaahu’anhu]

Keutamaan Mencintai Nabi Muhammad ﷺ https://youtu.be/O-YLp18IOtQ

Kajian Majelis Al-Kautsar Amerika "Prinsip-prinsip Ahlus Sunnah wal Jama'ah dalam Menuntut Ilmu"
Kajian Majelis Al-Kautsar Amerika "Prinsip-prinsip Ahlus Sunnah wal Jama'ah dalam Menuntut Ilmu"

Kewajiban Mencintai Allah dan Rasul-Nya Melebihi Apa Pun https://youtu.be/n3l0fd88lxk