Sofyan Chalid bin Idham Ruray
الذهاب إلى القناة على Telegram
5 167
المشتركون
-124 ساعات
-87 أيام
-4330 أيام
أرشيف المشاركات
📋 YUK PERBANYAK SHALAWAT DI HARI DAN MALAM JUM'AT
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda,
أَكْثِرُوا الصَّلَاةَ عَلَيَّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَلَيْلَةَ الْجُمُعَةِ فَمَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً صَلَّى الله عَلَيْهِ عَشْرًا
"Perbanyaklah shalawat kepadaku di hari Jum'at dan malam Jum'at, karena siapa yang bershalawat kepadaku satu kali maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali." [HR. Al-Baihaqi dari Anas bin Malik radhiyallahu'anhu, Ash-Shahihah: 1407]
Asy-Syaikh Al-'Allamah Ibnu Baz rahimahullah berkata,
فيستحب الإكثار من الصلاة على النبي والسلام يوم الجمعة، هذا مشروع، وفي كل وقت، لكن في يوم الجمعة بوجه أخص يستحب الإكثار من الصلاة عليه والسلام عليه، ويستحب ذلك في جميع الأوقات- عليه الصلاة والسلام-؛ لأن الله قال جل وعلا: إِنَّ اللَّهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا [الأحزاب:56]، ويقول صلى الله عليه وسلم: (من صلى علي واحدة صلى الله عليه بها عشراً)
"Maka disunnahkan memperbanyak shalawat dan salam kepada Nabi di hari Jum'at, ini disyari'atkan. Dan di setiap waktu juga disyari'atkan, akan tetapi secara khusus di hari Jum'at disunnahkan untuk lebih memperbanyak shalawat dan salam kepada Nabi.
Disunnahkan di setiap waktu kita mengucapkan shalawat dan salam kepada beliau karena Allah jalla wa 'ala berfirman,
إِنَّ اللَّهَ وَمَلائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
"Sesungguhnya Allah dan malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi, wahai orang-orang yang beriman, ucapkanlah shalawat dan salam kepadanya dengan sebenar-benarnya salam." [Al-Ahzab: 46]
Dan Nabi shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ صَلَّى عَلَيَّ واحدة صَلَّى الله عَلَيْهِ بها عَشْرًا
"Barangsiapa yang bershalawat kepadaku satu kali maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali." [Fatawa Nur 'alad Darb: 597]
وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم.
Sumber:
https://www.instagram.com/p/CC_AQ3UBJZ2/
https://www.facebook.com/1661721914060613/posts/2747358038830323/
Kajian Online Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah:
- Youtube: https://www.youtube.com/c/kajiansofyanruray
- Facebook: https://www.facebook.com/sofyanruray.info
- Instagram: https://www.instagram.com/sofyanruray.info
- Telegram: https://t.me/sofyanruray
- Twitter: https://twitter.com/sofyanruray
- Website: https://sofyanruray.info
- WA Group: wa.me/628111833375
#Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
"Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya." [HR. Muslim dari Abu Mas'ud Al-Anshori radhiyallaahu'anhu]
Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.
📋 Indahnya Tauhid [04]
☝️Tauhid, Adalah Tujuan diturunkannya kitab-kitab samawiah
▶️Allah Jalla Jalaluh berfirman :
ِ الر ۚ كِتَابٌ أُحْكِمَتْ آيَاتُهُ ثُمَّ فُصِّلَتْ مِنْ لَدُنْ حَكِيمٍ خَبِيرٍ * أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا اللَّهَ ۚ إِنَّنِي لَكُمْ مِنْهُ نَذِيرٌ وَبَشِيرٌ
"Alif Lam Roo, (inilah) suatu kitab yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi serta dijelaskan secara terperinci, yang diturunkan dari sisi (Allah) Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui. agar kalian tidak menyembah selain Allah. Sesungguhnya aku (Muhammad) adalah pemberi peringatan dan pembawa khabar gembira kepadamu daripada-Nya."[QS Hud : 1- 2]
🏷Al-Allamah Muhammad Al-Amin Asy Syinqhiti -rahimahullah- menerangkan :
"Ayat yang mulia tersebut sangat jelas menunjukkan tentang hikmah yang sangat agung, yang dengan tujuan itulah Allah menurunkan Al-Qur'an, yakni agar yang disembah hanyalah Allah Jalla wa 'Ala semata, dan tiada sesuatu apapun sekutu bagi-Nya didalam ibadah.
(kedua ayat tersebut) dengan tegas menunjukkan bahwa ayat-ayat dalam al-qur'an terperinci, diturunkan oleh Allah yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui, dengan tujuan, agar hanya Allah yang diibadahi semata"[1]
🏷Demikian pula Al-Imam Ibnu Katsir -rahimahullah-, tatkala menafsirkan ayat tersebut, beliau berkata :
"Bahwa Al-Qur'an ini diturunkan bersifat muhkam dan terperinci (menjelaskan) bahwa yang diibadahi hanya Allah semata, dan tiada sekutu bagi-Nya"[2].
🏷Al-Imam Ibnul Qoyyim Al Jauziyah -rahimahullah- berkata :
"Bahwa setiap ayat dalam al-qur'an kandungannya adalah tauhid, mempersaksikan dan mengajak kepada tauhid,
Ada yang bentuknya kabar tentang Allah, nama-nama dan sifat-Nya, serta perbuatan-Nya, dan itulah Tauhid Ilmi khabari,
Ada pula seruan tentang ibadah hanya kepada-Nya, tiada sekutu bagi-Nya serta meninggalkan setiap yang diibadahi selain-Nya, dan itulah tauhid Iradi at tholabi,
Atau bentuknya perintah dan larangan, serta kewajiban mentaati-Nya dalam larangan dan perintah-Nya tersebut, dan itu merupakan hak-hak sekaligus penyempurna tauhid,
Atau pemberitaan tentang kemuliaan yang Allah berikan kepada orang-orang yang bertauhid dan mentaati-Nya, balasan Allah untuk mereka di kehidupan dunia dan kemuliaan yang menanti di kehidupan akhirat, dan itulah ganjaran atas mentauhidkan-Nya,
Atau pemberitaan tentang pelaku kesyirikan, peringatan atau hukuman yang pantas untuk mereka di kehidupan dunia berupa adzab. Itulah kabar tentang siapapun yang keluar dari hukum tauhid.
Sehingga al-qur'an seluruhnya adalah tauhid, hak-hak dan ganjarannya, atau lawannya berupa syirik, para pelaku dan balasan untuk mereka".[3]
Allohu Ta'ala A'lam,
Ustadz Hilal Abu Naufal -hafizahulloh-
📮 Chanel Telegram :
https://t.me/hilalpalopo
https://t.me/assunnah_palopo
___________________
📚 Referensi :
[1] Adhwa'ul Bayan : 3/10
[2] Tafsir Al-Qur'anul Adzim : 2/433
[3] Madarij As-Salikin : 3/450
📋 EMPAT SYARAT HEWAN KURBAN
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
1. Milik orang yang berkurban dan didapatkan dari cara yang halal.
2. Jenis hewan yang ditentukan syari'at, yaitu onta, sapi dan kambing.
3. Cukup umur, yaitu onta 5 tahun, sapi 2 tahun dan kambing 1 tahun. Kalau sulit mendapat kambing 1 tahun maka boleh domba 6 bulan.
4. Tidak memiliki cacat yang menghalangi status sahnya, yaitu 4 bentuk cacat:
Pertama: Salah satu matanya cacat, yang jelas kelihatan cacatnya. Apabila ia tidak memiliki mata maka tentu lebih tidak boleh lagi.
Kedua: Hewan yang pincang salah satu kakinya, yang jelas kelihatan pincangnya. Apabila tidak memiliki satu kaki maka tentu lebih tidak boleh lagi.
Ketiga: Hewan yang sakit, yang jelas sakitnya, seperti terlihat di kulitnya.
Keempat: Hewan yang kurus, yang tidak memiliki sumsum.
Simak Selengkapnya: https://youtu.be/GV6wnbdZ8c8
GABUNG TELEGRAM DAN GROUP WA TA'AWUN DAKWAH & BIMBINGAN ISLAM
Pembina: Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah
Channel Telegram:
https://t.me/taawundakwah
https://t.me/kajian_sunnah
https://t.me/kitab_tauhid
https://t.me/videokitabtauhid
https://t.me/kaidahtauhid
https://t.me/akhlak_muslim
Gabung WAG Ketik: Daftar
Kirim ke wa.me/628111833375
Atau wa.me/628111377787
Medsos dan Website:
Facebook: https://www.facebook.com/taawundakwah
Instagram: https://www.instagram.com/taawundakwah
Website: https://taawundakwah.com
#Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
"Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya." [HR. Muslim dari Abu Mas'ud Al-Anshori radhiyallaahu'anhu]
Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.
📋 PAHALA SEDEKAH MELIMPAH DI BULAN DZULHIJJAH
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
مَا مِنْ عَمَلٍ أَزْكَى عِنْدَ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ وَلاَ أَعْظَمَ أَجْرًا مِنْ خَيْرٍ يَعْمَلُهُ فِي عَشْرِ الأَضْحَى
“Tidak ada satu amalan yang lebih suci di sisi Allah ‘azza wa jalla dan lebih besar pahalanya daripada satu kebaikan yang dilakukan seseorang pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah.” [HR. Ad-Darimi dan Al-Baihaqi dari Ibnu Abbas radhiyallahu’anhuma, Shahih At-Targhib: 1248]
Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqolani Asy-Syafi’i rahimahullah berkata,
والذي يظهر أن السبب في امتياز عشر ذي الحجة لمكان اجتماع أمهات العبادة فيه, وهي الصلاة والصيام والصدقة والحج, ولا يتأتى ذلك في غيره
"Yang nampak adalah, sebab keistimewaan sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah karena padanya terkumpul induk-induk ibadah, yaitu sholat, puasa, sedekah dan haji. Dan pada bulan lain tidak terkumpul seperti ini." [Fathul Bari, 2/534]
📋 DOKUMENTASI PENYALURAN BANTUAN TANGGAP MUSIBAH COVID19 TAHAP 7
Alhamdulillah telah disalurkan bantuan tanggap darurat musibah covid19 tahap 7 dalam bentuk paket makanan, sembako dan uang tunai (sampai 22 Juli 2020): 45 Paket Makanan, 35 Paket Sembako dan Uang Tunai.
https://www.facebook.com/1661721914060613/posts/2746165952282865/
Insya Allah kegiatan ini masih berlanjut selama masa darurat musibah covid19. Bagi kaum muslimin yang mau ikut membantu dapat menyalurkan melalui:
Rekening Khusus Zakat dan Kemanusiaan:
BNI Syariah: 0496-0055-48 a/n. Yayasan Markaz Taawun Dakwah dan Bimbingan Islam.
📋 PEDULI DAKWAH DAN PENUNTUT ILMU
Kami juga mengajak kaum muslimin untuk ikut serta membantu Program Pendidikan Ma'had Imam Syafi’i dan kegiatan-kegiatan dakwah Markaz Ta'awun Dakwah dan Bimbingan Islam.
Rekening Khusus Dakwah dan Pendidikan:
BNI Syariah: 0496-0056-05 a/n. Yayasan Markaz Taawun Dakwah dan Bimbingan Islam.
Konfirmasi Transfer (WA):
wa.me/628111833375
wa.me/628111377787
Mohon ta'awun menyebarkan info donasi ini, jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.
📋 SUNNAH DAN BID'AH DALAM BERTAKBIR SYAWWAL DAN DZULHIJJAH
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
1. Anjuran memperbanyak takbir saat berakhir Ramadhan untuk mengagungkan Allah atas nikmat hidayah-Nya, sebagaimana firman-Nya,
وَلِتُكْمِلُواْ الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُواْ الله عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُون
“Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangan (bulan Ramadhan) dan hendaklah kamu bertakbir (mengagungkan) Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” [Al-Baqoroh: 185]
2. Waktu mulai bertakbir adalah sejak terbenam matahari di akhir Ramadhan sampai selesai khutbah Idul Fitri.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “Takbir di hari Idul fitri dimulai sejak melihat hilal dan berakhir setelah selesainya ‘ied, yaitu selesainya imam dari khutbah, menurut pendapat yang paling shahih.” [Al-Fatawa, 24/221]
3. Takbir Idul Adha ada dua bentuk, yaitu muthlaq (1-13 Dzulhijjah) dan muqoyyad (9-13 Dzulhijjah). Adapun takbir Idul Fitri hanya muthlaq saja.
Asy-Syaikh Ibnul ‘Utsaimin rahimahullah berkata, “Perbedaan antara muthlaq dan muqoyyad, bahwa muthlaq dilakukan di setiap waktu, sedang muqoyyad dilakukan setelah sholat lima waktu pada Idul Adha saja.” [Al-Fatawa, 16/265]
4. Disunnahkan mengeraskan takbir bagi laki-laki dan dipelankan bagi wanita, dan disunnahkan bertakbir di perjalanan ketika menuju sholat ‘Ied.
5. Lafaz takbir diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu,
الله أكبر، الله أكبر، لا إله إلا الله، والله أكبر، الله أكبر، ولله الحمد
“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada yang berhak disembah selain Allah, dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, dan segala puji hanya bagi Allah.” [HR. Ibnu Abi Syaibah dalam Al-Mushonnaf, Al-Irwa: 654]
Dan beberapa lafaz lain yang diriwayatkan dari para sahabat dan tabi’in, namun tidak ada dalil lafaz khusus dari Nabi shallallahu’alaihi wa sallam sehingga dalam perkara ini terdapat keluasan (Lihat Asy-Syarhul Mumti’, 5/169).
BEBERAPA KESALAHAN DALAM BERTAKBIR
1. Takbir berjama’ah dengan cara dipimpin oleh seseorang dan diikuti oleh jama’ah secara serentak satu suara tidak disyari’atkan, maka termasuk kategori mengada-ada dalam agama, dan seluruh dalil yang digunakan untuk mendukungnya adalah pendalilan yang bukan pada tempatnya.
Dalam fatwa Ulama Ahlus Sunnah yang tergabung dalam Komite Tetap untuk Riset Ilmiah dan Fatwa: “Akan tetapi takbir berjama’ah dengan satu suara tidak disyari’atkan, bahkan itu bid’ah, karena telah shahih dari Nabi shallallahu’alaihi wa sallam, ‘Barangsiapa mengada-ada dalam agama kami ini yang tidak berasal darinya maka itu tertolak’. Dan tidak pernah dilakukan oleh As-Salafus Shaalih, tidak diriwayatkan dari sahabat, tabi’in dan tabi’ut tabi’in, padahal mereka adalah teladan dalam beragama, maka yang wajib adalah meneladani Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam dan tidak berbuat bid’ah dalam agama.” [Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah, 8/311 no. 9887]
Asy-Syaikh Ibnul ‘Utsaimin rahimahullah berkata, “Cara bertakbir yang disebutkan penanya (yaitu secara berjama’ah) tidak ada dalilnya dari Nabi shallallahu’alaihi wa sallam dan sahabat beliau, yang sunnah adalah setiap orang bertakbir sendiri.” [Al-Fatawa, 16/267]
2. Mengadakan konvoi di jalanan, mengganggu ketertiban umum, kemacetan dan berbagai macam kemaksiatan seperti ikhtilat (campur baur antara laki-laki dan wanita).
3. Takbir diiringi alat-alat musik (padahal musik itu sendiri diharamkan dalam Islam) dan berbagai kemungkaran lainnya yang biasa dilakukan oleh sebagian orang pada malam dan siang hari raya.
Simak #Video_Pendek On YouTube: https://youtu.be/W-R6Or7CmYw
Ikuti Telegram:
https://t.me/taawundakwah
https://t.me/kajian_sunnah
Gabung WAG Ketik: Daftar
Kirim ke wa.me/628111833375
Atau wa.me/628111377787
#Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
"Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya." [HR. Muslim]
📋 PUASA SUNNAH 1-9 DZULHIJJAH
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Puasa termasuk amal shalih yang sangat agung, dan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam menganjurkan untuk memperbanyak amal shalih, khususnya di awal Dzulhijjah.
Sebagaimana sabda beliau shallallahu’alaihi wa sallam,
مَا مِنْ أَيَّامٍ العَمَلُ الصَّالِحُ فِيهِنَّ أَحَبُّ إِلَى اللهِ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ العَشْرِ ، فَقَالُوا : يَا رَسُولَ اللهِ ، وَلاَ الجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللهِ ؟ فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : وَلاَ الجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللهِ ، إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ
“Tidaklah ada hari-hari yang lebih dicintai Allah ta’ala untuk beramal shalih melebihi sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah. Sahabat bertanya: Wahai Rasulullah, tidak pula jihad di jalan Allah? Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali seseorang yang keluar berjihad bersama diri dan hartanya, lalu tidak ada yang kembali sedikitpun.” [HR. Al-Bukhari, Abu Daud dan At-Tirmidzi dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu’anhuma, dan lafazh ini milik At-Tirmidzi, Shahih Abi Daud: 2107]
Maka dianjurkan berpuasa sunnah pada 9 hari pertama di bulan Dzulhijjah, berdasarkan keumuman dalil tentang keutamaan amal shalih pada sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah. Adapun tanggal 10, 11, 12, 13 Dzulhijjah diharamkan berpuasa.
Dan terdapat dalil khusus dari sebagian istri Nabi shallallahu’alaihi wa sallam,
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ تِسْعَ ذِي الْحِجَّةِ، وَيَوْمَ عَاشُورَاءَ، وَثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ، أَوَّلَ اثْنَيْنِ مِنَ الشَّهْرِ وَالْخَمِيسَ
“Dahulu Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam berpuasa Sembilan hari awal Dzulhijjah, hari ‘Asyuro (10 Muharram), tiga hari setiap bulan Senin pertama dari bulan tersebut dan hari Kamis.” [HR. Abu Daud, Shahih Abi Daud: 2106]
Boleh melakukan puasa ini sembilan hari penuh atau sebagiannya saja.
Dan lebih ditekankan lagi untuk berpuasa pada hari Arafah (9 Dzulhijjah) bagi selain jama’ah haji.
Berdasarkan sabda Nabi shallallahu’alaihi wa sallam,
ثَلاَثٌ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ فَهَذَا صِيَامُ الدَّهْرِ كُلِّهِ صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ
“Puasa tiga hari tiap bulan, puasa Ramadhan sampai Ramadhan berikutnya, maka inilah puasa yang bagaikan berpuasa setahun penuh, puasa Arafah (9 Dzulhijjah) aku harapkan kepada Allah dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang, dan puasa Asyura (10 Muharram) aku harap kepada Allah dapat menghapuskan dosa setahun lalu.” [HR. Muslim dari Abu Qotadah radhiyallahu’anhu]
JIKA BERBEDA PENETAPAN AWAL DZULHIJJAH ANTARA SUATU NEGERI DENGAN KOTA MAKKAH, KAPAN PUASA ARAFAH?
Pendapat yang kuat insya Allah adalah tetap mengikuti ru’yah dan keputusan Pemerintah di negeri tersebut.
Asy-Syaikh Ibnul ‘Utsaimin rahimahullah berkata,
لو قدر أنه تأخرت الرؤية عن مكة وكان اليوم التاسع في مكة هو الثامن عندهم، فإنهم يصومون يوم التاسع عندهم الموافق ليوم العاشر في مكة، هذا هو القول الراجح
“Andaikan ru’yah di suatu negeri terlambat dari Makkah, sehingga tanggal 9 di Makkah adalah tanggal 8 di negeri mereka, maka hendaklah mereka berpuasa pada tanggal 9 di negeri mereka yang bertepatan dengan tanggal 10 di Makkah, inilah pendapat yang kuat.” [Al-Fatawa, 20/29]
وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم.
Simak #Video_Pendek On YouTube: https://youtu.be/yFDcPPFBc44
Kajian Online Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah:
- Youtube: https://www.youtube.com/c/kajiansofyanruray
- Facebook: https://www.facebook.com/sofyanruray.info
- Instagram: https://www.instagram.com/sofyanruray.info
- Telegram: https://t.me/sofyanruray
- Twitter: https://twitter.com/sofyanruray
- Website: https://sofyanruray.info
- WA Group: wa.me/628111833375
#Yuk_share jazaakumullaahu khayron.
📋 10 AMALAN SUNNAH BULAN DZULHIJJAH
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Seorang hamba diperintahkan untuk beribadah kepada Allah ta’ala sepanjang hayatnya. Allah ta’ala berfirman,
وَاعْبُدْ رَبَّكَ حَتَّى يَأْتِيَكَ الْيَقِينُ
“Dan beribadahlah kepada Rabbmu sampai datang kepadamu kematian.” [Al-Hijr: 99]
Karena ibadah adalah misi kehidupan hamba di muka bumi. Allah ta’ala berfirman,
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ مَا أُرِيدُ مِنْهُمْ مِنْ رِزْقٍ وَمَا أُرِيدُ أَنْ يُطْعِمُونِ إِنَّ اللَّهَ هُوَ الرَّزَّاقُ ذُو الْقُوَّةِ الْمَتِينُ
“Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku. Aku tidak menghendaki rezeki dari mereka dan Aku tidak menghendaki supaya mereka memberi-Ku makan. Sesungguhnya Allah Dia-lah Maha Pemberi Rezeki yang mempunyai kekuatan lagi sangat kukuh.” [Adz-Dzariyat: 56-58]
Dan diantara waktu yang sangat utama untuk memperbanyak ibadah adalah bulan Dzulhijjah, terutama sepuluh hari awalnya.
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
مَا مِنْ عَمَلٍ أَزْكَى عِنْدَ اللهِ عَزَّ وَجَلَّ وَلاَ أَعْظَمَ أَجْرًا مِنْ خَيْرٍ يَعْمَلُهُ فِي عَشْرِ الأَضْحَى
“Tidak ada satu amalan yang lebih suci di sisi Allah ‘azza wa jalla dan lebih besar pahalanya dari satu kebaikan yang dilakukan seorang hamba di sepuluh hari pertama Dzulhijjah.” [HR. Ad-Darimi dalam Sunan: 1776 dan Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman: 3476, Shahih At-Targhib: 1248 dari Ibnu Abbas radhiyallahu'anhuma]
Berikut secara ringkas sepuluh amalan sunnah di bulan Dzulhijjah:
1. Taubat kepada Allah subhanahu wa ta'ala dan menjauhi dosa.
2. Memperbanyak amal shalih, baik yang sudah biasa kita kerjakan maupun yang belum, seperti sholat-sholat sunnah, bersedekah, membaca Al-Qur'an, berbakti kepada orang tua, belajar ilmu agama, dll.
3. Haji.
4. Umroh.
5. Puasa sunnah 1-9 Dzulhijjah, terutama 9 Dzulhijjah (hari Arafah).
6. Memperbanyak dzikir.
7. Mengamalkan sunnah-sunnah dalam bertakbir, seperti mengeraskan takbir bagi laki-laki, bertakbir muthlaq (1-13 Dzulhijjah) dan muqoyyad (9-13 Dzulhijjah), dll.
8. Memperbanyak doa di hari Arafah (9 Dzulhijjah).
9. Mengamalkan sunnah-sunnah di hari raya Idul Adha (10 Dzulhijjah).
10. Berkurban.
Simak Selengkapnya: https://youtu.be/Uec-DRyjkPc
GABUNG TELEGRAM DAN GROUP WA TA'AWUN DAKWAH & BIMBINGAN ISLAM
Pembina: Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah
Channel Telegram:
https://t.me/taawundakwah
https://t.me/kajian_sunnah
https://t.me/kitab_tauhid
https://t.me/videokitabtauhid
https://t.me/kaidahtauhid
https://t.me/akhlak_muslim
Gabung WAG Ketik: Daftar
Kirim ke wa.me/628111833375
Atau wa.me/628111377787
Medsos dan Website:
Facebook: https://www.facebook.com/taawundakwah
Instagram: https://www.instagram.com/taawundakwah
Website: https://taawundakwah.com
#Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
"Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya." [HR. Muslim dari Abu Mas'ud Al-Anshori radhiyallaahu'anhu]
Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.
Hukum Bejana Emas dan Perak - Fikih Muyassar Kitab Thaharoh Bab Bejana #1
https://youtu.be/MApvMsEWeWY
📋 LARANGAN POTONG KUKU DAN RAMBUT BAGI YANG NIAT BERKURBAN
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا دَخَلَتِ الْعَشْرُ وَأَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ يُضَحِّىَ فَلاَ يَمَسَّ مِنْ شَعَرِهِ وَبَشَرِهِ شَيْئًا
“Apabila telah masuk sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, dan salah seorang dari kalian telah berniat untuk berkurban, maka janganlah ia memotong rambutnya dan kulitnya sedikit pun.” [HR. Muslim dari Ummu salamah radhiyallahu’anha]
Dalam riwayat yang lain,
فَلاَ يَأْخُذَنَّ مِنْ شَعْرِهِ وَلاَ مِنْ أَظْفَارِهِ شَيْئًا حَتَّى يُضَحِّىَ
“Janganlah ia memotong rambutnya dan kuku-kukunya sedikit pun sampai ia menyembelih.” [HR. Muslim dari Ummu Salamah radhiyallahu’anha]
RINGKASAN BEBERAPA HUKUM TERKAIT
1. Larangan memotong rambut, kuku dan kulit bukan untuk hewannya, tapi berlaku bagi orang yang telah berniat kurban, bukan pula untuk keluarganya yang akan ia sertakan, maka tidak berlaku bagi mereka.
2. Rambut yang dimaksud mencakup rambut seluruh tubuhnya, baik di kepalanya maupun badannya.
3. Larangan memotong rambut mencakup larangan mencukur, mencabut dan yang semisalnya. Demikian pula larangan memotong kuku dan kulit juga mencakup larangan mencabut, menghancurkan, mengupas dan yang semisalnya.
4. Barangsiapa yang melanggar ketentuan ini karena lupa atau belum tahu hukumnya maka ia tidak berdosa, tidak pula membayar fidyah atau kaffarah. Barangsiapa yang melanggarnya dengan sengaja maka hendaklah ia bertaubat kepada Allah ta’ala dan tidak ada kewajiban fidyah atau kaffarah atasnya.
5. Sebagian ulama menyebutkan hikmahnya adalah agar orang yang berkurban tetap dalam keadaan sempurna seluruh anggota tubuhnya untuk dibebaskan dari neraka, hikmah yang lain adalah agar menyerupai orang yang sedang ihram haji. Namun hikmahnya yang terbesar adalah dalam rangka taat kepada ketentuan Allah subhanahu wa ta’ala dan meneladani Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam.
Simak #Video_Pendek On YouTube: https://youtu.be/bTm8i2Vj_gg
وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم.
Kajian Online Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah:
- Youtube: https://www.youtube.com/c/kajiansofyanruray
- Facebook: https://www.facebook.com/sofyanruray.info
- Instagram: https://www.instagram.com/sofyanruray.info
- Telegram: https://t.me/sofyanruray
- Twitter: https://twitter.com/sofyanruray
- Website: https://sofyanruray.info
- WA Group: wa.me/628111833375
#Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
"Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya." [HR. Muslim dari Abu Mas'ud Al-Anshori radhiyallaahu'anhu]
Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.
📋 TEMAN BERGAUL YANG TERBAIK DAN SAUDARA YANG HAKIKI
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Al-Imam Maimun bin Mihran rahimahullah berkata,
وجدت صلاح قلبي في مجالسة العلماء
"Aku dapati kebaikan hatiku dalam bermajelis bersama para ulama." [Jaami' Bayaanil 'Ilmi wa Fadlih, 1/221]
Asy-Syaikh Ibnu Baz rahimahullah berkata,
أخوك من نصحك وذكرك ونبهك، وليس أخوك من غفل عنك وأعرض عنك وجاملك، ولكن أخاك في الحقيقة هو الذي ينصحك والذي يعظك ويذكرك، يدعوك إلى الله
"Saudaramu adalah yang menasihatimu, mengingatkanmu serta menegurmu, dan bukanlah saudaramu yang tidak memperhatikanmu, berpaling darimu serta menjilatmu, akan tetapi saudaramu yang hakiki adalah yang selalu menasihatimu, memberi wejangan kepadamu, mengingatkanmu serta mengajakmu kepada Allah." [Al-Fatawa, 14/21]
Al-'Allamah Ibnul 'Utsaimin rahimahullah berkata,
احرص على أن تصحب أناس أهل خير يرشدونك إذاغويت ويهدونك اذا ضللت ويذكرونك اذا نسيت ويعلمونك اذاجهلت
"Bersemangatlah dalam berteman dengan orang-orang baik yang senantiasa membimbingmu apabila kamu menyimpang, memberi petunjuk kepadamu apabila kamu tersesat, mengingatkanmu apabila kamu lupa, dan mengajarkanmu apabila kamu belum tahu." [Syarhul Bukhari, 1/62]
وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم.
Kajian Online Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah:
- Youtube: https://www.youtube.com/c/kajiansofyanruray
- Facebook: https://www.facebook.com/sofyanruray.info
- Instagram: https://www.instagram.com/sofyanruray.info
- Telegram: https://t.me/sofyanruray
- Twitter: https://twitter.com/sofyanruray
- Website: https://sofyanruray.info
- WA Group: wa.me/628111833375
#Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
"Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya." [HR. Muslim dari Abu Mas'ud Al-Anshori radhiyallaahu'anhu]
Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.
📋 PENTINGNYA LINGKUNGAN DAN KOMUNITAS PERGAULAN YANG BAIK
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam menceritakan tentang nasihat ulama kepada Pembunuh 100 nyawa yang mau bertaubat,
انْطَلِقْ إِلَى أَرْضِ كَذَا وَكَذَا فَإِنَّ فِيهَا أُنَاسًا يَعْبُدُونَ اللَّهَ فَاعْبُدِ اللَّهَ مَعَهُمْ ولاترجع إِلَى أَرْضكِ فَإِنَّهَا أَرْضُ سُوءٍ
“Pergilah ke kampung ini dan itu, karena padanya ada orang-orang yang beribadah kepada Allah maka beribadahlah kepada Allah bersama mereka.
Dan janganlah engkau kembali ke kampungmu, karena itu adalah kampung yang buruk (dihuni oleh orang-orang yang buruk).” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu’anhu]
Al-Imam An-Nawawi rahimahullah berkata,
قَالَ الْعُلَمَاءُ فِي هَذَا اسْتِحْبَابُ مُفَارَقَةِ التَّائِبِ الْمَوَاضِعَ الَّتِي أَصَابَ بِهَا الذُّنُوبَ وَالْأَخْدَانَ الْمُسَاعِدِينَ لَهُ عَلَى ذَلِكَ وَمُقَاطَعَتِهِمْ مَا دَامُوا عَلَى حَالِهِمْ وَأَنْ يَسْتَبْدِلَ بِهِمْ صُحْبَةَ أَهْلِ الْخَيْرِ وَالصَّلَاحِ وَالْعُلَمَاءِ وَالْمُتَعَبِّدِينَ الْوَرِعِينَ وَمَنْ يَقْتَدِي بِهِمْ وَيَنْتَفِعُ بِصُحْبَتِهِمْ وَتَتَأَكَّدُ بِذَلِكَ تَوْبَتُهُ
“Ulama berkata, dalam hadits ini terdapat pelajaran:
- Anjuran bagi orang yang bertaubat untuk meninggalkan tempat-tempat yang padanya ia melakukan dosa.
- Berpisah dengan teman-teman yang selalu mendorongnya untuk berbuat dosa dan memutus hubungan dengan mereka apabila mereka terus bermaksiat.
- Mengganti persahabatannya dengan orang-orang yang baik, shalih, para ulama, ahli ibadah yang menjaga diri dari maksiat, dan orang-orang yang dapat ia jadikan teladan serta mengambil manfaat dari pertemanan dengan mereka. Maka dengan itu dapat menguatkan taubatnya.” [Syarhu Muslim, 17/83]
GABUNG TELEGRAM DAN GROUP WA TA'AWUN DAKWAH & BIMBINGAN ISLAM
Pembina: Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah
Klik Telegram:
http://t.me/taawundakwah
https://t.me/kajian_assunnah
Gabung WAG Ketik: Daftar
Kirim ke wa.me/628111833375
Atau wa.me/628111377787
#Yuk_share. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
"Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya." [HR. Muslim dari Abu Mas'ud Al-Anshori radhiyallaahu'anhu]
Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.
Kami Membantu Anda Insya Allah untuk Mendapatkan Hewan Kurban yang Sesuai Kriteria
Keunggulan (untuk Sapi):
- Free ongkir Jabodetabek.
- Free perawatan.
- Beli 3 ekor dapat potongan harga.
- Beli 5 ekor potongan lebih besar lagi.
- Booking sekarang, bobot naik harga tidak naik.
- Hewan sesuai syariat insya Allah.
Anda cukup #di_Rumah_Aja, tidak perlu repot survei. Kami akan mengirimkan foto atau video.
Jika ingin survey kami pun siap membantu insya Allah:
1. Kandang di Bojongkulur Cibubur.
2. Lapak Gerbang Belakang Kota Wisata.
3. Kandang Wanaherang Belakang Mercedez Benz.
Harga Hewan Kurban Sapi 1441/2020
SAPI BALI
- 250 Kg Harga=14.750.000
- 300 Kg Harga=17.700.000
- 350 Kg Harga=20.650.000
- 400 Kg Harga=23.600.000
- 450 Kg Harga=26.550.000
- 500 Kg Harga=29.500.000
SAPI LIMOUSINE
- 400 Kg Harga=24.000.000
- 450 Kg Harga=27.000.000
- 500 Kg Harga=30.000.000.
- 550 Kg Harga=33.000.000
- 600 Kg Harga=36.000.000.
- 650 Kg Harga=39.000.000.
- 700 Kg Harga=42.000.000.
- 800 Kg Harga=48.000.000.
- 1 Ton Harga=60.000.000.
Note:
- Sapi Bali Rp. 59.000/Kg (Timbangan sesuai Faktur dari Bali).
- Rp. 62.000/Kg (Timbang di Tempat/Lapak)
- Sapi Limousine Rp. 60.000/Kg.
Pembelian Sapi Bali:
3 Ekor 57000/Kg.
5 Ekor 56500/Kg.
Harga Hewan Kurban Kambing/Domba 1441/2020
Penawaran Harga 85.000/Kg
DOMBA
*Tipe A
Harga=Rp.2.000.000.
*Tipe B
Harga=Rp.2.300.000.
*Tipe C
Harga=Rp.2.500.000.
*Tipe D
Harga=Rp.2.800.000.
*Tipe E
Harga=Rp.3.000.000.
*Tipe F
Harga=Rp.3.300.000.
*Super
Harga=Rp3.500.000
*Super One
Harga=Rp.3.800.000.
*Super Sonic
Harga=Rp.4.000.000.
*Superior
Harga=Rp.4.200.000.
*Super Star
Harga=Rp.4.500.000.
*Super King
Harga=Rp.5.000.000.
*Super Big
Harga=Rp.6.000.000.
KAMBING
*Tipe A
Harga=Rp.2.500.000.
*Tipe B
Harga=Rp.2.700.000.
*Tipe C
Harga=Rp.3.000.000.
*Tipe D
Harga=Rp.3.300.000.
*Tipe E
Harga=Rp.3.500.000.
*Tipe F
Harga=Rp.3.700.000.
*Super One
Harga=Rp.4.000.000.
*Super Sonic
Harga=Rp.4.300.000.
*Superior
Harga=Rp.4.500.000.
*Super Star
Harga=Rp.5.000.000.
*Super King
Harga=Rp.6.000.000.
*Super Big
Harga=Rp.7.000.000.
* Semua harga hewan kurban Kambing/Domba sewaktu-waktu bisa berubah sesuai dengan semakin dekat Idul Adha.
* Beli sekarang Harga Murah.
* Beli sekarang tidak ada tambahan perawatan.
Info & Pemesanan:
wa.me/628118247111
📋 BELAJAR FIKIH KITAB THAHAROH BAB AIR
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Klik Playlist: http://bit.ly/belajar_fikih
Download Kitab Panduan: https://t.me/taawundakwah/8504
1. Makna, Urgensi dan Pembagian Thaharoh https://youtu.be/3Jjfjf5KqDg
2. Air yang Suci dan Menyucikan https://youtu.be/-q31XTwRXiM
3. Air yang Tercampur Najis https://youtu.be/WgZ6sksu-xk
4. Air yang Tercampur Benda Suci https://youtu.be/SbClXMPl_gE
5. Hukum Air Musta'mal https://youtu.be/61YPw_B5LiI
6. Air Sisa Manusia dan Hewan https://youtu.be/Yle7nnGCFoQ
7. Hukum Air yang Dipanaskan https://youtu.be/hlyGmYLpBFg
8. Air yang Didapatkan dengan Cara yang Haram https://youtu.be/dZT5OPsnwzo
9. Air Bekas Mandi Junub https://youtu.be/iS4KQ6KfB7s
10. Air yang Lama Tidak Digunakan dan Dihinggapi Lalat https://youtu.be/Z4DVMkeR5jM
11. Hukum Thaharoh dengan Air Zamzam https://youtu.be/P4s5oHvCdEo
12. Air yang Diragukan https://youtu.be/spVS6aTR5S4
Info Kajian Online Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah:
- Youtube: https://www.youtube.com/c/kajiansofyanruray
- Facebook: https://www.facebook.com/sofyanruray.info
- Instagram: https://www.instagram.com/sofyanruray.info
- Telegram: https://t.me/sofyanruray
- Twitter: https://twitter.com/sofyanruray
- Website: https://sofyanruray.info
- WA Group: wa.me/628111833375
#Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
"Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya." [HR. Muslim dari Abu Mas'ud Al-Anshori radhiyallaahu'anhu]
Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.
KIAT SELAMAT DARI MAKSIAT #4
BERSAHABAT DENGAN ORANG-ORANG SHALIH DAN MENJAUHI PARA PENDOSA
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Allah tabaroka wa ta’ala berfirman,
وَيَوْمَ يَعَضُّ الظَّالِمُ عَلَى يَدَيْهِ يَقُولُ يَا لَيْتَنِي اتَّخَذْتُ مَعَ الرَّسُولِ سَبِيلًا يَا وَيْلَتَى لَيْتَنِي لَمْ أَتَّخِذْ فُلَانًا خَلِيلًا لَقَدْ أَضَلَّنِي عَنِ الذِّكْرِ بَعْدَ إِذْ جَاءَنِي وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِلْإِنْسَانِ خَذُولًا
“Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zalim menggigit dua tangannya, seraya berkata: 'Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama Rasul. Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si fulan sebagai teman karibku. Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al-Qur'an ketika Al-Qur'an itu telah datang kepadaku'. Dan setan itu adalah penipu manusia.” [Al-Furqon: 28-29]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
مَثَلُ الجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالجَلِيسِ السَّوْءِ، كَمَثَلِ صَاحِبِ المِسْكِ وَكِيرِ الحَدَّادِ، لاَ يَعْدَمُكَ مِنْ صَاحِبِ المِسْكِ إِمَّا تَشْتَرِيهِ، أَوْ تَجِدُ رِيحَهُ، وَكِيرُ الحَدَّادِ يُحْرِقُ بَدَنَكَ، أَوْ ثَوْبَكَ، أَوْ تَجِدُ مِنْهُ رِيحًا خَبِيثَةً
“Perumpamaan teman duduk yang baik dan yang jelek, seperti berteman dengan penjual minyak wangi dan pandai besi; tidak akan luput untukmu dari penjual minyak wangi, apakah engkau membeli minyak wangi tersebut atau engkau mencium harumnya, adapun berteman dengan pandai besi dapat membakar badanmu, atau pakaianmu, atau engkau mencium darinya aroma yang buruk.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Abu Musa radhiyallahu’anhu]
Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam juga bersabda,
الْمَرْءُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ، فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلْ
“Seseorang itu tergantung agama teman dekatnya, maka hendaklah setiap kalian memperhatikan siapa yang akan ia jadikan teman dekatnya.” [HR. Ahmad, Abu Daud dan At-Tirmidzi dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Ash-Shahihah: 927]
Asy-Syaikh Al-‘Allamah Ibnul ‘Utsaimin rahimahullah berkata,
يعني أن الإنسان يكون في الدين، وكذلك في الخلق على حسب من يصاحبه، فلينظر أحدكم من يصاحب، فإن صاحب أهل الخير؛ صار منهم، وإن صاحب سواهم؛ صار مثلهم. فالحاصل أن هذه الأحاديث وأمثالها كلها تدل على أنه ينبغي للإنسان أن يصطحب الأخيار، وأن يزورهم ويزوروه لما في ذلك من الخير، والله الموفق.
“Makna hadits ini, bahwa akan seperti apa agama dan akhlak seseorang, tergantung dengan siapa ia berteman, maka hendaklah setiap kalian memperhatikan dengan siapa ia berteman, jika ia berteman dengan orang yang baik maka ia akan menjadi baik, jika ia berteman dengan orang yang jelek maka ia akan menjadi jelek. Alhasil, hadits-hadits ini dan yang semisalnya, semua menunjukkan bahwa sepatutnya bagi seseorang untuk berteman dengan orang-orang yang baik, mengunjungi mereka dan mereka pun mengunjunginya, karena dalam hal itu ada kebaikan, dan Allah-lah yang memberikan taufiq.” [Syarhu Riyadhis Shalihin, 3/246]
وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم.
Sumber:
https://www.instagram.com/p/CCplImxB7y_/
https://www.facebook.com/1661721914060613/posts/2740413332858127/
GABUNG TELEGRAM DAN GROUP WA TA'AWUN DAKWAH & BIMBINGAN ISLAM
Pembina: Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah
Klik Telegram:
http://t.me/taawundakwah
https://t.me/kajian_assunnah
Gabung WAG Ketik: Daftar
Kirim ke wa.me/628111833375
Atau wa.me/628111377787
#Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
"Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya." [HR. Muslim dari Abu Mas'ud Al-Anshori radhiyallaahu'anhu]
Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.
📹 VIDEO SERI KAJIAN KITAB TAUHID #40
BAB 15 DALIL KE 1-2
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
BATILNYA KESYIRIKAN & BUKTI KEBODOHAN ORANG MUSYRIK
Allah ta'ala berfirman,
أَيُشْرِكُونَ مَا لَا يَخْلُقُ شَيْئًا وَهُمْ يُخْلَقُونَ ، وَلَا يَسْتَطِيعُونَ لَهُمْ نَصْرًا وَلَا أَنفُسَهُمْ يَنصُرُونَ
"Apakah mereka mempersekutukan Allah dengan berhada-berhala yang tak dapat menciptakan apa pun? Sedangkan berhala-berhala itu sendiri adalah makhluk. Dan berhala-berhala itu tidak mampu memberi pertolongan kepada para penyembahnya, dan kepada dirinya sendiri pun berhala-berhala itu tidak dapat memberi pertolongan." [Al-A’raf: 191-192]
وَالَّذِينَ تَدْعُونَ مِن دُونِهِ مَا يَمْلِكُونَ مِن قِطْمِيرٍ ، إِن تَدْعُوهُمْ لَا يَسْمَعُوا دُعَاءَكُمْ وَلَوْ سَمِعُوا مَا اسْتَجَابُوا لَكُمْ ۖ وَيَوْمَ الْقِيَامَةِ يَكْفُرُونَ بِشِرْكِكُمْ ۚ وَلَا يُنَبِّئُكَ مِثْلُ خَبِيرٍ
“Dan sesembahan-sesembahan yang kalian mohon selain Allah, tidak memiliki apa-apa walaupun setipis kulit ari. Jika kamu menyeru mereka, mereka tidak akan mendengar seruanmu itu; kalaupun mereka mendengar, mereka tidak sanggup mengabulkan permintaanmu; dan pada hari kiamat mereka akan mengingkari kemusyrikanmu, dan tidak ada yang dapat memberikan keterangan kepadamu sebagaimana yang diberikan oleh Yang Maha Mengetahui.” [Fathir: 13-14]
Selengkapnya: https://youtu.be/hEqRoJ6a5xM
Sebelumnya:
1. MEMAHAMI TAUHID https://youtu.be/mJ152Isyk3c
2. FAIDAH BASMALAH https://youtu.be/5i7_UeYKrLI
3. TUJUAN PENCIPTAAN MANUSIA & MISI DAKWAH RASUL https://youtu.be/pioCKth9O2U
4. PERINTAH BERTAUHID & BERBAKTI KEPADA ORANG TUA https://youtu.be/ulq-47fzhQo
5. 10 WASIAT ALLAH ﷻ https://youtu.be/FeMduU1g6Tg
6. HAK ALLAH ﷻ & HAK HAMBA https://youtu.be/U4f90f1t1YY
7. BENTENG TERKUAT & PINTU HIDAYAH TERBESAR https://youtu.be/ipE2VkpnTGY
8. SUDAH BENARKAH SYAHADATMU? https://youtu.be/ZiIhI0ZRmvA
9. SEBAB TERBESAR MENGGAPAI AMPUNAN https://youtu.be/ouXZyt8kab0
10. PROFIL PEJUANG SEJATI https://youtu.be/rAqXWSOfp0Q
11. LEBIH DARI 70.000 ORANG MASUK SURGA TANPA HISAB https://youtu.be/t1uCCIutSyc
12. DOSA YANG TIDAK TERAMPUNI https://youtu.be/e3h2tQVt76Y
13. BAHAYA SYIRIK KECIL https://youtu.be/6W1eu8BLHD8
14. AKHIR KEHIDUPAN PALING TRAGIS https://youtu.be/79VDOzevC80
15. DAKWAH TAUHID https://youtu.be/RL7fE-C8Urc
16. PENGUTUSAN MU'ADZ https://youtu.be/gPecS-lSLAs
17. PENGANGKATAN ALI SEBAGAI PANGLIMA https://youtu.be/HqZl3DjkaV8
18. MENDAKWAHI ORANG KAFIR https://youtu.be/6zVyNropw8g
19. DUA RUKUN TAUHID https://youtu.be/QNVd2dtop4s
20. JANGAN MENUHANKAN GURU/PEMIMPIN https://youtu.be/WQdfVWDCR3A
21. CINTA KEPADA ALLAH & KONSEKUENSINYA https://youtu.be/-R10JqQK4qY
22. MENGENAL KAIDAH "SEBAB" https://youtu.be/5_6qWXN-CAE
23. HUKUM JIMAT https://youtu.be/5tfOFWI2ups
24. TENTANG RUQYAH https://youtu.be/tlAOEHFkghc
25. TIPU DAYA DUKUN DALAM RUQYAH & JIMAT https://youtu.be/zzft_WHRUko
26. BAHAYA BERGANTUNG KEPADA SELAIN ALLAH ﷻ https://youtu.be/6dsmYHlbf9o
27. NGALAP BERKAH https://youtu.be/CPsrty82cIY
28. TABARRUK DARI BENDA-BENDA TERMASUK SYIRIK https://youtu.be/vpXsyt5HXvo
29. TUMBAL & SESAJEN, TRADISI SYIRIK WARISAN JAHILIYAH https://youtu.be/vg2UqWZnfmw
30. EMPAT PELAKU DOSA YANG DILAKNAT ALLAH ﷻ https://youtu.be/9LsmO-dtAqc
31. MASUK SURGA & NERAKA KARENA LALAT https://youtu.be/fRrOxZ7yhhc
32. KISAH MASJID KAUM MUNAFIK https://youtu.be/WEPxk6ytXMo
33. LARANGAN MENYEMBELIH DI TEMPAT PENYEMBELIHAN KAUM MUSYRIKIN https://youtu.be/_ieiwkkBTZU
34. BERNAZAR UNTUK SELAIN ALLAH TERMASUK SYIRIK https://youtu.be/GP7fmjFjz7w
35. MENYINGKAP TIPU DAYA JIN & DUKUN https://youtu.be/CG3JbWb9n-Q
36. AGAR TERLINDUNGI DARI SEMUA BAHAYA https://youtu.be/5V9YDEBQrnA
37. SYIRIK ISTIGHATSAH & BERDOA KEPADA SELAIN ALLAH ﷻ https://youtu.be/FpsjLcgkQ_Q
38. REZEKI & SEGALA NIKMAT DARI ALLAH SEMATA, BERDOALAH & BERIBADAHLAH HANYA KEPADA-NYA https://youtu.be/Fhb5WN3kcHA
39. HANYA ALLAH ﷻ YANG MENGHILANGKAN SEGALA KESUSAHAN https://youtu.be/cey29oTYu8Y
Playlist: http://bit.ly/videokitabtauhid
TELEGRAM
https://t.me/videokitabtauhid
WAG
wa.me/628111833375
Baarokallaahu fiykum.
📋 DAHSYATNYA TEKAD SETAN UNTUK MENYESATKAN MANUSIA
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Allah 'azza wa jalla berfirman,
قَالَ فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ ثُمَّ لَآتِيَنَّهُمْ مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ وَلَا تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ
“Iblis menjawab: Karena Engkau telah menghukum aku tersesat, aku benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, kemudian aku akan mendatangi mereka dari depan dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).” [Al-A’rof: 16-17]
Sahabat yang Mulia Ibnu ‘Abbas radhiyallahu’anhuma berkata,
{ثُمَّ لآتِيَنَّهُمْ مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ} أُشَكِّكُهُمْ فِي آخِرَتِهِمْ، {وَمِنْ خَلْفِهِمْ} أُرَغِّبُهُمْ فِي دُنْيَاهُمْ {وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ} أشبَه عَلَيْهِمْ أَمْرَ دِينِهِمْ {وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ} أُشَهِّي لَهُمُ الْمَعَاصِي.
"Makna ucapan setan: 'Kemudian aku akan mendatangi mereka dari depan mereka', adalah 'Aku akan membuat mereka ragu dengan akhirat'.
Makna: 'Dan dari belakang mereka', adalah 'Aku akan membuat mereka cinta dunia'.
Makna: 'Dan dari kanan mereka', adalah 'Aku buat samar (syubhat) dalam perkara agama mereka'.
Makna: 'Dan dari kiri mereka', adalah 'Aku buat mereka senang bermaksiat'." [Tafsir Ibnu Katsir, 3/394]
Al-Imam Qotadah rahimahullah berkata,
أتاك الشيطان يا ابن آدم من كل وجه غير أنه لم يأتك من فوقك، لم يستطع أن يحول بينك وبين رحمة الله
"Wahai anak Adam, setan mendatangimu dari segenap penjuru, akan tetapi ia tak mampu mendatangimu dari arah atasmu, karena ia tak mampu menghalangi antara dirimu dan rahmat Allah (maka berdoalah kepada Allah ta’ala)." [Ighatsatul Lahfan, 1/103]
JALAN SELAMAT DARI TIPU DAYA SETAN
Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
وَإِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ إِنَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ
“Dan jika setan mengganggumu dengan suatu gangguan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” [Al-A'rof: 200]
Al-‘Allamah Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata,
فلا نجاة من مصائده ومكائده إلا بدوام الاستعانة بالله تعالى، والتعريض لأسباب مرضاته، والتجاء القلب إليه، وإقباله عليه فى حركاته وسكناته، والتحقق بذل العبودية الذى هو أولى ما تلبس به الإنسان ليحصل له الدخول فى ضمان {إِنّ عِبَادِي لَيْسَ لَكَ عَلَيْهِمْ سُلْطَانٌ}
“Maka tidak ada jalan selamat dari perangkap dan tipu daya setan kecuali dengan:
- Terus menerus meminta pertolongan kepada Allah ta’ala.
- Berusaha menempuh sebab-sebab untuk meraih keridhoaan-Nya.
- Bersandar hati hanya kepada-Nya.
- Selalu tunduk kepada-Nya dalam segala kondisi.
- Merendahkan diri untuk menghamba hanya kepada-Nya, yang merupakan sebaik-baik cara manusia untuk masuk dalam jaminan penjagaan Allah dari setan, sebagaimana firman Allah ta’ala,
إِنّ عِبَادِي لَيْسَ لَكَ عَلَيْهِمْ سُلْطَانٌ
'Sesungguhnya hamba-hamba-Ku tidak ada kekuasaan bagimu atas mereka (wahai setan)'." (Al-Hijr: 42) [Ighatsatul Lahfan, 1/5]
وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم.
Info Kajian Online Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah:
- Youtube: https://www.youtube.com/c/kajiansofyanruray
- Facebook: https://www.facebook.com/sofyanruray.info
- Instagram: https://www.instagram.com/sofyanruray.info
- Telegram: https://t.me/sofyanruray
- Twitter: https://twitter.com/sofyanruray
- Website: https://sofyanruray.info
- WA Group: wa.me/628111833375
#Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
"Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya." [HR. Muslim dari Abu Mas'ud Al-Anshori radhiyallaahu'anhu]
Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.
📋Indahnya Tauhid [03]
2⃣ Tauhid, merupakan Hikmah Diutusnya Seluruh Rasul
▶️Allah Subhanahu wa Ta'ala menyebutkan secara umum :
وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولاً أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوت
"Dan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu"[QS. An-Nahl : 36].
⏩Al-Allamah, Al Mufassir, Abdurrahman bin Nashir As-Sa'di -rahimahullah- menerangkan :
"Allah Ta'ala mengabarkan, bahwa hujjah-Nya telah tegak atas seluruh ummat, yakni tidak ada satupun ummat, baik yang terdahulu maupun yang datang belakangan, kecuali Allah mengutus kepada mereka seorang Rasul. Dan seluruh Rasul yang diutus tersebut sepakat diatas satu dakwah dan satu agama, yaitu agar beribadah kepada Allah semata, dan tidak menyekutukan-Nya"[1]
✅Adapun "thagut", secara bahasa adalah melampaui batas. Dan secara istilah syar'i, -sebagaimana yang dinukil oleh Al-Allamah Ibnu Utsaimin, dari Imam Ibnul Qoyyim -rahimahumallah- adalah segala sesuatu yang menyebabkan seorang hamba melebihi batasannya, baik itu sesuatu yang diikuti, diibadahi atau ditaati, dan dia melakukannya dalam keadaan ridho. [2]
Dan secara khusus Allah Taa'la memberitakan tentang para Rasul-Nya yang diutus untuk menyeru ummatnya kepada tauhid, seperti Rasul yang pertama, Nabi Nuh, Sholeh, Hud, Syu'aib-alaihimus sholatu was salam :
يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُمْ مِنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُ ۖ
"Hai kaumku, hendaklah kalian menyembah Allah, (karena) sekali-kali tidak ada Ilah bagimu selain Dia."[QS Al-Mu'minun : 23, Al-A'raf : 65, 73, 85].
▶️Allah Jalla Jalaluh juga berfirman kepada Nabi-Nya -shallalahu alaihi wasallam-
وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَسُولٍ إِلاَّ نُوحِي إِلَيْهِ أَنَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنَا فَاعْبُدُون
"Dan Kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu melainkan Kami wahyukan kepadanya: "Bahwasanya tidak ada Ilah yang berhak disembah melainkan Aku, maka sembahlah Aku."[QS. Al-Anbiyaa : 25]
⏩ Qotadah -rahimahullah- menerangkan :
"Tidak seorangpun Nabi diutus, melainkan dengan tauhid, dan berbagai syariat yang berbeda-beda sebagaimana dalam Taurat, Injil dan Al-qur'an, serta seluruhnya berdasarkan keikhlasan dan tauhid [3]
⏩ Imam Al Hafizh Ibnu Katsir -rahimahullah- menjelaskan :
"Maka setiap Nabi yang Allah utus, menyeru untuk beribadah hanya kepada Allah semata, dan tidak menyekutukan-Nya. Fithrah manusia mempersaksikan juga mempersaksikan hal tersebut. Orang-orang musyrik sama sekali tidak memiliki argumentasi yang membenarkan perbuatan mereka, hujjah mereka sia-sia dan tertolak disisi Rabb mereka, serta mereka mendapatkan kemurkaan-Nya, sekaligus azab yang sangat dahsyat untuk mereka [4]
Allohu Ta'ala a'lam
📝 Ustadz Hilal Abu Naufal -hafizahulloh-
_____________
📚 Referensi :
[1] Taisir Al-Karimir Rahman, hal 440
[2] Al-Qoulul Mufid : 1/15
[3] Al-Jami' Li Ahkamil Qur'an : 11/190
[4] Tafsir Al-Qur'anil Adzim : 3/180
══════ ❁✿❁ ══════
Mari bergabung & menyebarkan Dakwah Tauhid dan Sunnah bersama kami :
🔃 Join Chanel telegram :
📮 https://t.me/hilalpalopo
📮 https//t.me/assunnah_palopo
🌐 Web: palopomengaji.com
🌐 fb.com/At-Tashfiyah-wat-Tarbiyah-
🌎 fb.me/palopomengaji
🖼️ instagram.com/hilal_abunaufal_
🖼️ instagram.com/palopomengaji
Air yang Tercampur Benda Suci - Fikih Muyassar Kitab Thaharoh Bab Air #4
https://youtu.be/SbClXMPl_gE
KIAT SELAMAT DARI MAKSIAT #3
BANYAK BERDOA DAN MOHON PERLINDUNGAN KEPADA ALLAH ‘AZZA WA JALLA
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Tidak seorang pun yang mampu menjalankan perintah Allah ta'ala dan menjauhi larangan-Nya tanpa pertolongan-Nya, karena makhluk itu lemah, jika Allah ta'ala tidak menolongnya maka ia tidak akan mampu beribadah kepada-Nya.
Inilah diantara rahasia besar, mengapa kita selalu membaca “iyyaaka na’budu”, lalu disusul dengan “wa iyyaaka nasta’in”, sebagaimana firman Allah 'azza wa jalla,
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ
“Hanya kepada-Mu kami beribadah dan hanya kepada-Mu kami mohon pertolongan.” [Al-Fatihah: 4]
Al-‘Allamah Al-Mufassir As-Sa’di rahimahullah berkata,
وذكر { الاستعانة } بعد { العبادة } مع دخولها فيها، لاحتياج العبد في جميع عباداته إلى الاستعانة بالله تعالى. فإنه إن لم يعنه الله، لم يحصل له ما يريده من فعل الأوامر، واجتناب النواهي
“Dan disebutkan isti’anah (mohon pertolongan) setelah ibadah, padahal isti’anah juga ibadah, sebab seorang hamba membutuhkan pertolongan Allah ta’ala dalam seluruh ibadahnya, karena jika Allah ta’ala tidak menolongnya maka ia tidak akan berhasil dalam mengamalkan ibadah yang ia inginkan, apakah menjalankan perintah atau menjauhi larangan.” [Tafsir As-Sa’di, hal. 39]
KETAATAN ADALAH ANUGERAH DAN RAHMAT ALLAH 'AZZA WA JALLA
Allah 'azza wa jalla berfirman,
وَلَوْلَا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُ مَا زَكَى مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ أَبَدًا
“Sekiranya tidaklah karena karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorang pun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya.” [An-Nur: 21]
Al-‘Allamah Al-Mufassir As-Sa’di rahimahullah berkata,
“Maknanya: Tidak ada yang bisa selamat dari mengikuti langkah-langkah setan (tanpa pertolongan Allah ta'ala), karena:
- Setan dan bala tentaranya terus berusaha sekuat tenaga untuk mengajak ke jalannya dan memperindahnya (agar manusia tertipu).
- Hawa nafsu yang condong dan selalu memerintahkan kepada kejelekan.
- Kekurangan yang mendominasi seorang hamba dari semua sisi.
- Iman tidak kuat.
Maka apabila ia dibiarkan bersama semua faktor pendorong kepada maksiat ini, niscaya tidak seorang pun dapat mensucikan diri dari dosa-dosa dan kesalahan, serta bertambah kebaikan dengan melakukan ketaatan (karena makna bersih (الزكاء) yang disebutkan dalam ayat ini mencakup dua perkara; mensucikan diri dari dosa, dan bertambah kebaikan dengan ketaatan).
Akan tetapi keutamaan Allah dan rahmat-Nya mengharuskan ada di antara kalian yang dapat menyucikan diri dari dosa dan melakukan ketaatan.
Dan diantara doa Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wa sallam,
اللهُمَّ آتِ نَفْسِي تَقْوَاهَا، وَزَكِّهَا أَنْتَ خَيْرُ مَنْ زَكَّاهَا، أَنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلَاهَا
'Allaahumma aati nafsi taqwaaha, wazakkihaa, Anta khairu man zakkaahaa, Anta Waliyyuha wa Maulaaha'.
'Ya Allah anugerahkanlah ketakwaan kepada jiwaku, dan bersihkanlah jiwaku, Engkau-lah sebaik-baik yang membersihkannya, Engkau-lah Penolong dan Penguasa jiwaku'.” (HR. Muslim dari Zaid bin Arqom radhiyallahu’anhu) [Tafsir As-Sa’di, hal. 563]
وبالله التوفيق وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم
Sumber:
https://www.instagram.com/p/CChXw7gBLKX/
https://www.facebook.com/1661721914060613/posts/2737819626450831/
GABUNG TELEGRAM DAN GROUP WA TA'AWUN DAKWAH & BIMBINGAN ISLAM
Pembina: Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray, Lc hafizhahullah
Klik Telegram:
http://t.me/taawundakwah
https://t.me/kajian_assunnah
Gabung WAG Ketik: Daftar
Kirim ke wa.me/628111833375
Atau wa.me/628111377787
#Yuk_share agar menjadi amalan yang terus mengalir insya Allah. Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
"Barangsiapa menunjukkan satu kebaikan maka ia akan mendapatkan pahala seperti orang yang mengamalkannya." [HR. Muslim dari Abu Mas'ud Al-Anshori radhiyallaahu'anhu]
Jazaakumullaahu khayron wa baaroka fiykum.
متاح الآن! بحث تيليغرام 2025 — أهم رؤى العام 
