Sofyan Chalid bin Idham Ruray
الذهاب إلى القناة على Telegram
5 146
المشتركون
-224 ساعات
-217 أيام
-5730 أيام
أرشيف المشاركات
⛔ DIA BUKAN SAUDARAMU…!
➡ Allah jalla wa 'ala berfirman,
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ
🌴 "Hanyalah orang-orang yang beriman itu bersaudara." [Al-Hujurat: 10]
➡ Asy-Syaikh Al-‘Allamah Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah berkata,
لا يحل للمسلم أن يصف الكافر أيا كان نوع كفره؛ سواء كان نصرانيا، أم يهوديا، أم مجوسيا، أم ملحدا لا يجوز له أن يصفه بالأخ أبدا، فاحذر يا أخي مثل هذا التعبير، فإنه لا أخوة بين المسلمين وبين الكفار أبدا، الأخوة هي الأخوة الإيمانية كما قال الله عز وجل إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ
🚧 Tidak halal bagi seorang muslim untuk menyebut orang kafir dengan sebutan ‘saudara’. Orang kafir apa pun sama saja, apakah ia seorang Nasrani, Yahudi, Majusi atau Ateis, tidak boleh bagi seorang muslim untuk menyebut orang kafir itu sebagai ‘saudara’ selama-lamanya.
Berhati-hatilah wahai saudaraku dengan ungkapan seperti ini, karena sesungguhnya tidak ada persaudaraan antara kaum muslimin dan orang-orang kafir (non muslim) selama-lamanya.
Ukhuwah adalah persaudaraan iman, sebagaimana firman Allah ta’ala, 'Hanyalah orang-orang yang beriman itu bersaudara.' (Al-Hujurat: 10)."
📚 [Majmu’ Fatawa wa Rosaail Asy-Syaikh Ibnil ‘Utsaimin rahimahullah, 3/43, no. 402]
💻 Sumber: https://www.facebook.com/sofyanruray.info/posts/709376335878518:0
══════ ❁✿❁ ══════
➡ Bergabunglah di Channel Telegram Ustadz Sofyan Chalid Ruray hafizhahullah ⤵
📮 Join Telegram: http://bit.ly/1TwCsBr
📲 Gabung Group WA: 08111377787
🌍 Fb: www.fb.com/sofyanruray.info
🌐 Web: www.sofyanruray.info
📱 Android: http://bit.ly/1FDlcQo
🎬 Youtube: Ta’awun Dakwah
📒 Hastag: #Faidah_Tafsir
👊 KEMENANGAN ISLAM BUKAN KARENA JUMLAH YANG BANYAK (PELAJARAN DARI PERANG HUNAIN DAN UHUD)
✅ Allah 'azza wa jalla berfirman tentang Perang Hunain,
لَقَدْ نَصَرَكُمُ اللَّهُ فِي مَوَاطِنَ كَثِيرَةٍ ۙ وَيَوْمَ حُنَيْنٍ ۙ إِذْ أَعْجَبَتْكُمْ كَثْرَتُكُمْ فَلَمْ تُغْنِ عَنكُمْ شَيْئًا وَضَاقَتْ عَلَيْكُمُ الْأَرْضُ بِمَا رَحُبَتْ ثُمَّ وَلَّيْتُم مُّمُّدْبِرِينَ
🌴 "Sesungguhnya Allah telah menolong kalian (wahai kaum mukminin) di medan peperangan yang banyak, dan (ingatlah) peperangan Hunain, yaitu di waktu kalian bangga dengan banyaknya jumlah kalian, maka jumlah yang banyak itu tidak memberi manfaat kepada kalian sedikit pun; dan bumi yang luas itu telah terasa sempit oleh kalian, kemudian kalian lari ke belakang dengan bercerai-berai." [At-Taubah: 25]
✅ Al-Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata,
🌴 "Allah ta'ala menyebutkan bagi kaum mukminin anugerah-Nya dan kebaikan-Nya kepada mereka dalam pertolongan-Nya untuk mereka pada banyak peperangan yang mereka ikuti bersama Rasul-Nya shallallahu’alaihi wa sallam, bahwa kemenangan tersebut berasal dari Allah ta'ala, pertolongan-Nya dan takdir-Nya, bukan karena jumlah mereka dan bukan pula karena jumlah musuh.
Dan Allah mengingatkan kaum muslimin bahwa kemenangan berasal dari Allah, sama saja apakah jumlah mereka banyak atau sedikit, maka Perang Hunain menjadi saksi ketika mereka bangga dengan banyaknya pasukan, ternyata tidak bermanfaat bagi mereka sedikit pun, mereka pun terpukul mundur kecuali sedikit pasukan yang terus bertahan bersama Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam." [Tafsir Ibnu Katsir, 4/110]
✅ Allah 'azza wa jalla berfirman tentang Perang Uhud,
وَلَقَدْ صَدَقَكُمُ اللَّهُ وَعْدَهُ إِذْ تَحُسُّونَهُمْ بِإِذْنِهِ حَتَّى إِذَا فَشِلْتُمْ وَتَنَازَعْتُمْ فِي الْأَمْرِ وَعَصَيْتُمْ مِنْ بَعْدِ مَا أَرَاكُمْ مَا تُحِبُّونَ
🌴 "Dan sesungguhnya Allah telah memenuhi janji-Nya kepada kalian, ketika kalian memerangi mereka dengan izin-Nya sampai pada saat kalian lemah dan berselisih dalam urusan itu dan mendurhakai perintah (Rasul) sesudah Allah memperlihatkan kepada kalian apa yang kalian sukai." [Ali Imron: 152]
✅ Asy-Syaikh Al-'Allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata,
🌴 "Bukit Uhud adalah lokasi pertempuran di bulan Syawwal tahun ke 2 Hijriyah, kaum muslimin terpukul karena perbuatan mereka menyelisihi perintah Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam, sebagaimana Allah isyaratkan dalam ayat ini, "Sampai pada saat kalian lemah dan berselisih dalam urusan itu dan mendurhakai perintah (Rasul) sesudah Allah memperlihatkan kepada kalian apa yang kalian sukai" maka terjadilah apa yang tidak kalian sukai. Dan sungguh, kaum muslimin terpukul di Perang Uhud karena satu maksiat, sementara kita sekarang ingin menang tapi maksiat kita banyak, maka tidak mungkin kita meraih pertolongan Allah selama kita masih seperti ini, kecuali Allah bersikap lembut dan memperbaiki keadaan kita semuanya." [Al-Qoulul Mufid, 1/290]
👊 KUNCI KEMENANGAN KAUM MUSLIMIN ADALAH MEMPERBAIKI KEIMANAN DENGAN MENINGGALKAN DOSA DAN KESESATAN
✅ Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,
🌴 “Ketika orang-orang kafir menang maka itu hanyalah karena dosa-dosa kaum muslimin yang telah melemahkan iman mereka, kemudian apabila mereka bertaubat dengan menyempurnakan kembali iman mereka maka Allah akan menolong mereka...
💻 Baca Selengkapnya: https://www.facebook.com/sofyanruray.info/posts/708901312592687:0
══════ ❁✿❁ ══════
➡ Bergabunglah di Channel Telegram Ustadz Sofyan Chalid Ruray hafizhahullah ⤵
📮 Join Telegram: http://bit.ly/1TwCsBr
📲 Gabung Group WA: 08111377787
🌍 Fb: www.fb.com/sofyanruray.info
🌐 Web: www.sofyanruray.info
📱 Android: http://bit.ly/1FDlcQo
🎬 Youtube: Ta’awun Dakwah
📒 Hastag: #Faidah_Tafsir
🌹 SAUDARIKU MUSLIMAH JANGAN JADIKAN DIRIMU SENJATA SETAN
➡ Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
الْمَرْأَةُ عَوْرَةٌ، وَإِنَّهَا إِذَا خَرَجَتِ اسْتَشْرَفَهَا الشَّيْطَانُ، وَإِنَّهَا أَقْرَبُ مَا يَكُونُ إِلَى اللَّهِ وَهِيَ فِي قَعْرِ بَيْتِهَا
🌴 “Wanita adalah aurat, apabila ia keluar dari rumahnya maka setan akan memperindahnya, dan sungguh seorang wanita lebih dekat kepada Allah ta’ala ketika ia berada di dalam rumahnya.” [HR. At-Tirmidzi dan Ath-Thabarani, dan lafaz ini milik beliau, dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu’anhu, Ash-Shahihah: 2688]
➡ Al-Imam Al-Mubarakfuri rahimahullah berkata,
أَيْ زَيَّنَهَا فِي نَظَرِ الرِّجَالِ وَقِيلَ أَيْ نَظَرَ إِلَيْهَا لِيُغْوِيَهَا وَيُغْوِيَ بِهَا
🌴 “Maknanya adalah setan menghiasi wanita di mata laki-laki. Juga dikatakan maknanya adalah setan melihat wanita tersebut untuk menyesatkannya dan menyesatkan laki-laki dengannya.” [Tuhfatul Ahwadzi, 4/283]
➡ Asy-Syaikh Ibnul ‘Utsaimin rahimahullah berkata,
ولا ينبغي أن يغرنا ما يدعو إليه أهل الشر والفساد من المقلدين للكفار، من الدعوة إلى اختلاط المرأة بالرجال؛ فإن ذلك من وحي الشيطان
🌴 “Tidaklah patut kita tertipu dengan ajakan orang-orang yang jelek dan rusak dari kalangan pengikut orang-orang kafir, yaitu ajakan untuk campur baur antara laki-laki dan wanita, karena sesungguhnya itu berasal dari 'wahyu' setan.” [Syarhu Riyadhis Shaalihin, 3/152]
💻 Sumber: https://www.facebook.com/sofyanruray.info/posts/707957369353748:0
══════ ❁✿❁ ══════
➡ Bergabunglah di Channel Telegram Ustadz Sofyan Chalid Ruray hafizhahullah ⤵
📮 Join Telegram: http://bit.ly/1TwCsBr
📲 Gabung Group WA: 08111377787
🌍 Fb: www.fb.com/sofyanruray.info
🌐 Web: www.sofyanruray.info
📱 Android: http://bit.ly/1FDlcQo
🎬 Youtube: Ta’awun Dakwah
📒 #Muslimah_Shalihah
📗 #Mutiara_Sunnah
🏡 SAUDARIKU MUSLIMAH PULANGLAH, TEMPATMU DI RUMAH BUKAN DI JALANAN
✅ Allah tabaroka wa ta’ala berfirman,
وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الأولَى
🌴 “Dan tetaplah di rumahmu wahai para wanita. Dan janganlah berhias dan bertingkah laku seperti wanita-wanita Jahiliyah dahulu.” [Al-Ahzab: 33]
➡ Sahabat yang Mulia Ibnu Mas'ud radhiyallahu'anhu berkata,
ما تعبدت الله امرأة ، بمثل تقوى الله ، وجلوسها في بيتها
🌴 "Tidaklah seorang wanita beribadah kepada Allah dengan suatu ibadah yang melebihi ketakwaan kepada Allah dan diam di rumah." [Tafsir As-Sam'ani, 4/279]
➡ Al-Imam As-Sa’di rahimahullah berkata,
وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ أي: اقررن فيها، لأنه أسلم وأحفظ لَكُنَّ، {وَلا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الأولَى} أي: لا تكثرن الخروج متجملات أو متطيبات، كعادة أهل الجاهلية الأولى، الذين لا علم عندهم ولا دين، فكل هذا دفع للشر وأسبابه
🌴 “Firman Allah ta’ala, “Dan tetaplah di rumahmu wahai para wanita.” Maknanya: Tinggallah di dalam rumah karena itu lebih menyelamatkan dan menjaga kalian. Dan firman Allah ta’ala (pada lanjutan ayat), “Dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu.” Maknanya: Wahai para wanita, janganlah kalian sering keluar rumah dengan mempercantik diri atau mengenakan wewangian seperti kebiasaan wanita-wanita Jahiliyah dahulu yang tidak memiliki ilmu dan ketakwaan, maka semua larangan ini demi mencegah kejelekan dan sebab-sebabnya.” [Tafsir As-Sa’di, hal. 663]
💻 Sumber: https://www.facebook.com/sofyanruray.info/posts/707957369353748:0
══════ ❁✿❁ ══════
➡ Bergabunglah dan Sebarkan Dakwah Sunnah Bersama Markaz Ta’awun Dakwah dan Bimbingan Islam ⤵
📮 Join Telegram: http://goo.gl/6bYB1k
📲 Gabung Group WA: 08111377787
🌍 Fb: www.fb.com/taawundakwah
🌐 Web: www.taawundakwah.com
📱 Android: http://bit.ly/1FDlcQo
🎬 Youtube: Ta’awun Dakwah
📒 #Muslimah_Shalihah
📗 #Faidah_Tafsir
📢 BAWALAH UCAPAN SAUDARAMU KEPADA MAKNA YANG BENAR
✅ Amirul Mukminin Umar bin Khatthab radhiyallahu’anhu berkata,
لاَ تَظُنَّ كَلِمَةً خَرَجَتْ مِنْ أَخِيكَ شَرًّا وَأَنْتَ تَجِدَ لَهَا فِي الْخَيْرِ مَحْمَلاً
📣 “Janganlah engkau berprasangka buruk terhadap kalimat yang diucapkan saudaramu sedang engkau masih menemukan kemungkinan makna yang baik dalam ucapannya itu.” [Al-Adab Asy-Syar’iyah, Ibnu Muflih rahimahullah, 2/418]
✅ Asy-Syaikh Al-'Allamah Ibnu Baz rahimahullah berkata,
🌴 "Bahwa banyak ucapan yang dikatakan tersebut adalah sesuatu yang tidak memiliki hakikat, melainkan sekedar persangkaan yang mana setan telah menghiasi dan menipu mereka sehingga keburukan nampak baik dalam pandangan mereka. Dan Allah ta’ala berfirman,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَبْ بَعْضُكُمْ بَعْضًا
'Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain.' [Al-Hujurat: 12]
Dan seorang mukmin sepatutnya membawa ucapan saudara muslimnya kepada makna yang paling baik. Berkata sebagian Salaf,
لا تظن بكلمة خرجت من أخيك سوء وأنت تجد لها في الخير محملا
'Janganlah engkau berprasangka buruk terhadap satu kalimat yang keluar dari saudaramu, sedang engkau mendapati kemungkinan makna yang baik baginya'.” [Majmu’ Al-Fatawa, 7/314]
💻 Sumber: https://www.facebook.com/sofyanruray.info/posts/707499286066223:0
══════ ❁✿❁ ══════
➡ Bergabunglah di Channel Telegram Ustadz Sofyan Chalid Ruray hafizhahullah ⤵
📮 Join Telegram: http://bit.ly/1TwCsBr
📲 Gabung Group WA: 08111377787
🌍 Fb: www.fb.com/sofyanruray.info
🌐 Web: www.sofyanruray.info
📱 Android: http://bit.ly/1FDlcQo
🎬 Youtube: Ta’awun Dakwah
📒 Hastag: #Petuah_Ulama
🕌 SIAPAKAH ORANG YANG BERIMAN DAN APA KEISTIMEWAANNYA?
✅ Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,
الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ أُولَئِكَ لَهُمُ الْأَمْنُ وَهُمْ مُهْتَدُونَ
🌴 “Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan dan hidayah.” [Al-An’am: 82]
📋 SIAPAKAH ORANG YANG BERIMAN?
Allah tabaraka wa ta’ala menjelaskan di dalam ayat yang mulia ini bahwa orang yang beriman adalah yang benar-benar mentauhidkan Allah subhanahu wa ta’ala, yaitu tidak melakukan kezaliman sedikit pun, dan kezaliman yang dimaksud dalam ayat ini adalah kesyirikan, sebagaimana ditafsirkan sendiri oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam dalam riwayat berikut.
✅ Sahabat yang Mulia Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu’anhu berkata,
“Ketika turun ayat, “Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman” kami pun berkata: Wahai Rasulullah, siapakah diantara kami yang tidak menzalimi dirinya sendiri? Beliau bersabda: Tidak seperti yang kalian katakan, tetapi maksud “Tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman” adalah dengan kesyirikan, tidakkah kalian mendengar ucapan Luqman kepada anaknya:
يَا بُنَيَّ لاَ تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ
“Wahai Anakku janganlah kamu menyekutukan Allah, karena menyekutukan Allah itu adalah kezaliman yang besar.” (Luqman: 13).” [HR. Al-Bukhari dan Muslim, dan ini lafaz Al-Bukhari]
✅ Al-Imam Al-Mufassir Ibnu Katsir rahimahullah berkata,
“Firman Allah ta’ala, “Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman” maknanya: Mereka adalah orang-orang yang memurnikan ibadah hanya kepada Allah yang satu saja, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan mereka tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun, merekalah yang akan mendapatkan keamanan di hari kiamat dan hidayah di dunia dan akhirat.” [Tafsir Ibnu Katsir, 3/294, Fathul Majid, hal. 32]
📋 KEISTIMEWAAN ORANG YANG BERIMAN
Ayat yang mulia ini juga menerangkan tentang keutamaan terbesar yang akan diraih oleh orang yang mentauhidkan Allah dan menjauhi kesyirikan, yaitu keamanan dan hidayah, yang mencakup di dunia dan akhirat (lihat Al-Qoulul Mufid, 1/63);
➡ Keamanan di dunia dan akhirat; yaitu keamanan dari azab Allah ta’ala, baik di dunia, di kubur, di hari kebangkitan dan keamanan dari azab neraka, namun dengan syarat istiqomah di atas tauhid dan sunnah sampai akhir hayat.
✅ Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata,
“Bahwa Allah menetapkan keamanan bagi orang yang tidak berbuat syirik. Dan orang yang tidak berbuat syirik adalah orang yang bertauhid, maka ayat yang mulia ini menunjukkan bahwa diantara keutamaan tauhid adalah anugerah nikmat keamanan.” [Al-Qoulul Mufid, 1/63]
➡ Hidayah mencakup dua macam hidayah; hidayah kepada ilmu dan hidayah kepada amalan, yaitu taufiq dari Allah ta’ala untuk senantiasa menuntut ilmu dan mengamalkannya. Dan tidak diragukan lagi, ilmu dan amal adalah syarat meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.
✅ Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata,
“Dan firman Allah, “Mereka itulah orang-orang yang mendapat hidayah” maknanya: Hidayah di dunia kepada syari’at Allah dengan ilmu dan amal. Hidayah dengan ilmu adalah hidayah berupa bimbingan. Adapun hidayah dengan amal adalah hidayah taufiq (kemampuan untuk beramal), dan mereka juga akan mendapat hidayah di akhirat menuju surga.” [Al-Qoulul Mufid, 1/62]
📚 Dipetik dari Buku "Tauhid, Pilar utama Membangun Negeri" hal. 3-6 (Cetakan Kedua 1437 H) karya Ustadz Sofyan Chalid Ruray hafizhahullah
💻 Sumber: https://www.facebook.com/sofyanruray.info/posts/706694239480061:0
══════ ❁✿❁ ══════
➡ Channel Telegram Ustadz Sofyan Chalid bin Idham Ruray hafizhahullah ⤵
📮 Join Telegram: http://bit.ly/1TwCsBr
📲 Gabung Group WA: 08111377787
🌍 Fb: www.fb.com/taawundakwah
🌐 Web: www.taawundakwah.com
📱 Android: http://bit.ly/1FDlcQo
🎬 Youtube: Ta’awun Dakwah
📒 Hastag: #Dakwah_Tauhid
📗 Hastag: #Faidah_Tafsir
🔥 MARI DOAKAN NEGERI YAHUDI YANG LAGI KEBAKARAN
➡ Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam pernah berdoa,
مَلَأَ اللَّهُ بُيُوتَهُمْ وَقُبُورَهُمْ نَارًا
🏡 "Semoga Allah memenuhi rumah-rumah dan kuburan-kuburan mereka dengan api." [HR. Al-Bukhari dan Muslim dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu’anhu]
Hadits yang mulia ini adalah doa yang diucapkan oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam atas orang-orang kafir yang memerangi kaum muslimin di Perang Khandak.
👉 Al-Imam Ibnu Daqiqil 'Ied rahimahullah berkata,
وفي الحديث : دليل على جواز الدعاء على الكفار بمثل هذا
🏡 "Dalam hadits ini terdapat dalil bolehnya mendoakan kejelekan atas orang-orang kafir (yang berbuat zalim) dengan doa seperti ini." [Ihkaamul Ahkaam, hal. 101]
💻 Sumber: https://www.facebook.com/sofyanruray.info/posts/705950339554451:0
══════ ❁✿❁ ══════
➡ Bergabunglah dan Sebarkan Dakwah Sunnah Bersama Markaz Ta’awun Dakwah dan Bimbingan Islam ⤵
📮 Join Telegram: http://goo.gl/6bYB1k
📲 Gabung Group WA: 08111377787
🌍 Fb: www.fb.com/taawundakwah
🌐 Web: www.taawundakwah.com
📱 Android: http://bit.ly/1FDlcQo
🎬 Youtube: Ta’awun Dakwah
📒 Hastag: #Mutiara_Sunnah
متاح الآن! بحث تيليغرام 2025 — أهم رؤى العام 
