Best analytics service

Add your telegram channel for

  • get advanced analytics
  • get more advertisers
  • find out the gender of subscriber
CategoryNot specified
Channel location and language

audience statistics KISAH PARA NABI

Di ambil dari kitab Qoshoshul Anbiya karya Al Imam Ibnu Katsir rahimahullah 
13 012-3
~1 845
~0
14.18%
Telegram general rating
Globally
222 088place
of 6 595 475
32place
of 99

Subscribers gender

Find out how many male and female subscibers you have on the channel.
?%
?%

Audience language

Find out the distribution of channel subscribers by language
Russian?%English?%Arabic?%
Subscribers count
ChartTable
D
W
M
Y
help

Data loading is in progress

User lifetime on the channel

Find out how long subscribers stay on the channel.
Up to a week?%Old Timers?%Up to a month?%
Subscribers gain
ChartTable
D
W
M
Y
help

Data loading is in progress

Since the beginning of the war, more than 2000 civilians have been killed by Russian missiles, according to official data. Help us protect Ukrainians from missiles - provide max military assisstance to Ukraine #Ukraine. #StandWithUkraine
4 036
0
🏔️
4 422
1
5 037
4
🌴 DISAAT PENJELASAN SEORANG NABI DIANGGAP SEBAGAI SEBUAH PERMAINAN ATAU OLOKAN SEMATA • Allah Tabaaraka wa Ta'ala menceritakan, ﴿قَالُوا أَجِئْتَنَا بِالْحَقِّ أَمْ أَنتَ مِنَ اللَّاعِبِينَ﴾ "Mereka menjawab: “Apakah kamu (wahai Ibrahim) datang kepada kami dengan sungguh-sungguh ataukah kamu termasuk orang-orang yang bermain-main?" • Dijelaskan dalam tafsirnya: "Mereka berkata, "Apakah kata-kata yang kamu bawa kepada kami ini benar dan sungguh-sungguh, ataukah kata-katamu kepada kami ini kata-kata orang yang sedang main-main dan mengolok-olok yang tidak menyadari apa yang dikatakannya?" [At Tafsirul Muyassar] • Lalu Nabi Ibrahim 'Alaihis Salam membantah mereka, ﴿قَالَ بَل رَبُّكُمْ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ الَّذِي فَطَرَهُنَّ وَأَنَا عَلَى ذَلِكُمْ مِنَ الشَّاهِدِينَ﴾ (Ibrahim) berkata, "Sebenarnya Rab kalian ialah Rabnya langit dan bumi yang telah menciptakannya; dan aku termasuk orang-orang yang dapat memberikan bukti atas yang demikian itu.” [QS. Al Anbiya : 55-56] ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ ⏺ Channel Kisah Para Nabi 📚
Show more ...
KISAH PARA NABI
Di ambil dari kitab Qoshoshul Anbiya karya Al Imam Ibnu Katsir rahimahullah
4 911
3
🌴 DISAAT PENJELASAN SEORANG NABI DIANGGAP SEBAGAI SEBUAH PERMAINAN ATAU OLOKAN SEMATA • Allah Tabaaraka wa Ta'ala menceritakan, ﴿قَالُوا أَجِئْتَنَا بِالْحَقِّ أَمْ أَنتَ مِنَ اللَّاعِبِينَ﴾ "Mereka menjawab: “Apakah kamu (wahai Ibrahim) datang kepada kami dengan sungguh-sungguh ataukah kamu termasuk orang-orang yang bermain-main?" • Dijelaskan dalam tafsirnya: "Mereka berkata, "Apakah kata-kata yang kamu bawa kepada kami ini benar dan sungguh-sungguh, ataukah kata-katamu kepada kami ini kata-kata orang yang sedang main-main dan mengolok-olok yang tidak menyadari apa yang dikatakannya?" [At Tafsirul Muyassar] • Lalu Nabi Ibrahim 'Alaihis Salam membantah mereka, ﴿قَالَ بَل رَبُّكُمْ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ الَّذِي فَطَرَهُنَّ وَأَنَا عَلَى ذَلِكُمْ مِنَ الشَّاهِدِينَ﴾ (Ibrahim) berkata, "Sebenarnya Rab kalian ialah Rabnya langit dan bumi yang telah menciptakannya; dan aku termasuk orang-orang yang dapat memberikan bukti atas yang demikian itu.” [QS. Al Anbiya : 53-56] ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ ⏺ Channel Kisah Para Nabi 📚
Show more ...
KISAH PARA NABI
Di ambil dari kitab Qoshoshul Anbiya karya Al Imam Ibnu Katsir rahimahullah
2 634
2
🔥 SAAT TAKLID MEMBUTAKAN HATI MEREKA
〽 Setelah Nabiyullah Ibrahim Khalilullah 'Alaihis Salam menjelaskan hakikat berhala buatan mereka yang mereka ibadahi, lantas kaumnya membalas ucapan Nabi Ibrahim bahwa itu semua dalam rangka mengikuti ajaran bapak-bapak mereka.
Sebuah pedoman yang jauh dari Al Haq.
Dan merekapun merasa aneh dengan penjelasan Al Khalil 'Alaihis Salam yang dengan tegas menyatakan bahwa mereka dan bapak-bapak mereka berada dalam kesesatan yang nyata. 

• Berikut firman Allah 'Azza wa Jalla, 

﴿قَالُوا وَجَدْنَا آبَاءَنَا لَهَا عَابِدِينَ ۝ قَالَ لَقَدْ كُنْتُمْ أَنْتُمْ وَآبَاؤُكُمْ فِي ضَلالٍ مُبِينٍ ۝ قَالُوا أَجِئْتَنَا بِالْحَقِّ أَمْ أَنْتَ مِنَ اللاعِبِينَ ۝ قَالَ بَل رَبُّكُمْ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ الَّذِي فَطَرَهُنَّ وَأَنَا عَلَى ذَلِكُمْ مِنَ الشَّاهِدِينَ﴾

"Patung-patung apakah ini yang kalian tekun beribadat kepadanya?” Mereka menjawab, "Kami mendapati bapak-bapak kami menyembahnya.” Ibrahim berkata, "Sesungguhnya kalian dan bapak-bapak kalian berada dalam kesesatan yang nyata.” Mereka menjawab, "Apakah kamu datang kepada kami dengan sungguh-sungguh ataukah kamu termasuk orang-orang yang bermain-main?" Ibrahim berkata, "Sebenarnya Rab kalian ialah Rabnya langit dan bumi yang telah menciptakannya; dan aku termasuk orang-orang yang dapat memberikan bukti atas yang demikian itu.”
[QS. Al Anbiya : 53-56]
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ ⏺ Channel Kisah Para Nabi 📚
Show more ...
KISAH PARA NABI
Di ambil dari kitab Qoshoshul Anbiya karya Al Imam Ibnu Katsir rahimahullah
765
0
Foto dari
2 148
5
💢 FANATIK BUTA TELAH MENYESATKAN KAUMNYA NABI IBRAHIM 'ALAIHIS SALAM❗️
📜 Al Imam Ibnu Katsir Rahimahullah menjelaskan, "Allah Ta'ala memberitakan tentang Nabi Ibrahim kekasih-Nya Alaihis Salam bahwa beliau mengingkari kaumnya, menganggap hina, rendah dan aib atas ibadah mereka kepada berhala-berhala.
Beliau berkata: "Patung-patung apakah ini, yang kalian tekun beribadah kepadanya? (yakni: kalian tekun berdiam diri sisinya serta merendah dihadapannya).
Lalu mereka menjawab: "(Demikianlah) kami telah mendapati moyang kami beribadah kepadanya."
Tidak ada hujjah mereka melainkan (penyandaran) terhadap perbuatan para bapak dan moyang mereka dan kebiasaan yang mereka lakukan berupa peribadatan kepada tandingan-tandingan (Allah)."
📔 Qoshoshul Anbiya, hal. 174-175
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ ⏺ Channel Kisah Para Nabi 📚
Show more ...
KISAH PARA NABI
Di ambil dari kitab Qoshoshul Anbiya karya Al Imam Ibnu Katsir rahimahullah
2 243
1
💢 FANATIK BUTA TELAH MENYESATKAN KAUMNYA NABI IBRAHIM 'ALAIHIS SALAM❗️ 📜 Al Imam Ibnu Katsir Rahimahullah menjelaskan, "Allah Ta'ala memberitakan tentang Nabi Ibrahim kekasih-Nya Alaihis Salam bahwa beliau mengingkari kaumnya, menganggap hina, rendah dan aib atas ibadah mereka kepada berhala-berhala. Beliau berkata: "Patung-patung apakah ini, yang kalian tekun beribadah kepadanya? (yakni: kalian tekun berdiam diri sisinya serta merendah dihadapannya). Lalu mereka menjawab: "(Demikianlah) kami telah mendapati moyang kami beribadah kepadanya." Tidak ada hujjah mereka melainkan (penyandaran) terhadap perbuatan para bapak dan moyang mereka dan kebiasaan yang mereka lakukan berupa peribadatan kepada tandinga-tandingan (Allah)." 📔 Qoshoshul Anbiya, hal. 174-175 ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ ⏺ Channel Kisah Para Nabi 📚
Show more ...
KISAH PARA NABI
Di ambil dari kitab Qoshoshul Anbiya karya Al Imam Ibnu Katsir rahimahullah
1
0
💢 FANATIK BUTA TELAH MENYESATKAN KAUMNYA NABI IBRAHIM 'ALAIHIS SALAM❗️
📜 Al Imam Ibnu Katsir Rahimahullah menjelaskan, "Allah Ta'ala memberitakan tentang Nabi Ibrahim kekasih-Nya Alaihis Salam bahwa beliau mengingkari kaumnya, menganggap hina, rendah dan aib atas ibadah mereka kepada berhala-berhala.
Beliau berkata: "Patung-patung apakah ini, yang kalian tekun beribadah kepadanya? (yakni: kalian tekun berdiam diri sisinya serta merendah dihadapannya).
Lalu mereka menjawab: "(Demikianlah) kami telah mendapati moyang kami beribadah kepadanya."
Tidak ada hujjah mereka melainkan (penyandaran) terhadap perbuatan para bapak dan moyang mereka dan kebiasaan yang mereka lakukan berupa peribadatan kepada tandinga-tandingan (Allah)."
📔 Qoshoshul Anbiya, hal. 174-175
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ ⏺ Channel Kisah Para Nabi 📚
Show more ...
KISAH PARA NABI
Di ambil dari kitab Qoshoshul Anbiya karya Al Imam Ibnu Katsir rahimahullah
1
0
Foto dari
1 440
0
Foto dari
1
0
Foto dari
1 388
0
1
0
1
0
🏜️ PENGINGKARAN NABI IBRAHIM 'ALAIHIS SALAM ATAS KEBIASAAN AYAHNYA dan KAUMNYA ﴿إِذْ قَالَ لِأَبِيهِ وَقَوْمِهِ مَا هَذِهِ التَّمَاثِيلُ الَّتِي أَنتُمْ لَهَا عَاكِفُونَ﴾ (Ingatlah), ketika Ibrahim berkata kepada Ayahnya dan kaumnya: “Patung-patung apakah ini yang kalian tekun beribadat kepadanya?” [ QS. Al Anbiya : 52 ] ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ ⏺️ Channel Kisah Para Nabi 📚
KISAH PARA NABI
Di ambil dari kitab Qoshoshul Anbiya karya Al Imam Ibnu Katsir rahimahullah
1 384
0
📚 HIDAYAH KEBENARAN ADALAH BEKAL DALAM DAKWAH
🪔 Dalam surah yang lain tepatnya pada surah Ibrahim, Allah ﷻ mengisahkan dakwah Nabi Ibrahim 'Alaihis Salam kepada kaumnya disaat Allah telah memberikan petunjuk-Nya kepada beliau sebagai pedoman dalam dakwahnya,...

﴿وَلَقَدْ آتَيْنَا إِبْرَاهِيمَ رُشْدَهُ مِن قَبْلُ وَكُنَّا بِه عَالِمِينَ﴾

"Dan sesungguhnya telah Kami anugerahkan kepada Ibrahim hidayah kebenaran sebelum (Musa dan Harun) dan adalah Kami mengetahui (keadaan)nya.
[ QS. Al Anbiya : 51 ]

🕯️Dijelaskan dalam tafsirnya:
ولقد آتينا إبراهيم هداه الذي دعا الناس إليه من قبل موسی وهارون، وكنا عالمين أنه أهل ذلك

"Sesungguhnya telah Kami berikan petunjuk kepada Ibrahim, yang kepada hidayah ia (Ibrahim) dakwahkan kepada manusia sebelum Musa dan Harun. Dan Kami mengetahui bahwa ia (Ibrahim) berhak mendapatkan hal itu."
[ At Tafsir Al Muyassar ]
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ 🅾 Channel Kisah Para Nabi 📚
Show more ...
KISAH PARA NABI
Di ambil dari kitab Qoshoshul Anbiya karya Al Imam Ibnu Katsir rahimahullah
1 472
1
📜 Dakwah Al Kholil 'Alaihis Salam Kepada Kaumnya 3️⃣ SERUAN BELIAU KEPADA KAUMNYA SUPAYA IKHLAS DALAM BERIBADAH SERTA BERSYUKUR HANYA KEPADA ALLAH ﷻ • Disebutkan dalam Al Qur'anul Karim : ﴿ وَٱعْبُدُوهُ وَٱشْكُرُوٱ لَهُ ۖ إِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ ﴾ Artinya : "Dan beribadahlah serta bersyukrlah kepada-Nya. Lalu kepada-Nya kalian akan dikembalian." [ QS. Al Ankabut : 17 ] • Dijelaskan dalam Tafsir Muyassar : وأخلصوا له العبادة والشكر على رزقه إياكم، إلى الله تُردُّون من بعد مماتكم، فيجازيكم على ما عملتم. "Dan ikhlaskanlah ibadah untuk-Nya serta rasa syukur atas rizki-Nya kepada kalian. Kepada Allah kalian akan dikembalikan setelah kematian kalian, lalu Dia akan membalas kalian atas apa saja yang kalian amalkan." Wallahu Ta'aalaa A'lam bis Shawaab ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ ⏺ Channel Kisah Para Nabi 📚
Show more ...
KISAH PARA NABI
Di ambil dari kitab Qoshoshul Anbiya karya Al Imam Ibnu Katsir rahimahullah
3 368
1
3 776
0
🇮🇩🔭1⃣🌅 *HASIL SIDANG ISBAT PENETAPAN TANGGAL SATU SYAWAL 1443H* Pemerintah Republik Indonesia, melalui sidang isbat yang diadakan Kementerian Agama RI menetapkan tanggal 1 Syawal 1443 H *jatuh pada hari Senin* yang bertepatan dengan tanggal 02 Mei 2022 M 🌎 *Sumber* || ⚪ *WhatsApp Salafy Indonesia* ⏩ *Channel Telegram* || 💎💎💎💎💎💎💎💎💎
Salafy Indonesia
💎 Menjalin Ukhuwwah di Atas Minhaj Nubuwwah 📝 Silakan menyebarkan tanpa mengubah materi dan tetap mencantumkan sumber. 💻 Media resmi: t.me/forumsalafy, forumsalafy.net, dan Grup WSI 📲 Admin: Muhammad (Cileungsi, Bogor) [email protected]
4 464
1
📜 Dakwah Al Kholil 'Alaihis Salam Kepada Kaumnya 3️⃣ PENJELASAN NABI IBRAHIM 'ALAIHIS SALAM TENTANG SESEMBAHAN SELAIN ALLAH YANG TIDAK MAMPU MEMBERI REZEKI
Disebutkan dalam Al Qur'anul Karim :

﴿ إِنَّ ٱلَّذِينَ تَعْبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ لَا يَمْلِكُونَ لَكُمْ رِزْقًا ﴾ 

Artinya : "Sesungguhnya mereka (sesembahan) yang kalian ibadahi selain Allah tidak mampu memberi rezeki kepda kalian."

Dijelaskan dalam Tafsir Muyassar :

 إنَّ أوثانكم التي تعبدونها من دون الله لا تقدر أن ترزقكم شيئًا

"Sesungguhnya berhala-berhala kalian yang kalian ibadahi selain Allah tidaklah mampu memberi rezeki sedikitpun kepada kalian."

Wallahu Ta'aalaa A'lam bis Shawaab
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ ⏺ Channel Kisah Para Nabi 📚
Show more ...
KISAH PARA NABI
Di ambil dari kitab Qoshoshul Anbiya karya Al Imam Ibnu Katsir rahimahullah
4 191
3
📜 Dakwah Al Kholil 'Alaihis Salam Kepada Kaumnya 2⃣ PENJELASAN NABI IBRAHIM 'ALAIHIS SALAM TENTANG HAKIKAT SESEMBAHAN MEREKA
Disebutkan dalam Al Qur'anul Karim :

﴿ إِنَّمَا تَعْبُدُونَ مِن دُونِ ٱللَّهِ أَوْثَٰنًا وَتَخْلُقُونَ إِفْكًا ﴾

Artinya:
"Sesungguhnya yang kalian sembah selain Allah itu hanyalah berhala-berhala yang kalian telah melakukan kedustaan."
[QS. Al Ankabut: 17]

Disebutkan dalam tafsir muyassar:

ما تعبدون -أيها القوم- مِن دون الله إلا أصنامًا، وتفترون كذبًا بتسميتكم إياها آلهة

"Tidaklah yang kalian sembah selain Allah -wahai kaumku- melainkan hanyalah sejumlah berhala. Dan kalian telah berbuat kedustaan dengan menamai berhala kalian sebagai sesembahan."

Wallahu Ta'aalaa A'lam bis Shawaab
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ ⏺ Channel Kisah Para Nabi 📚
Show more ...
KISAH PARA NABI
Di ambil dari kitab Qoshoshul Anbiya karya Al Imam Ibnu Katsir rahimahullah
3 858
3
📜 Dakwah Al Kholil 'Alaihis Salam Kepada Kaumnya 1️⃣ SERUAN IBADAH dan TAKUT HANYA KEPADA ALLAH 'AZZA WA JALLA
Setelah Nabi Ibrahim 'Alaihis Salam mendakwahi ayah beliau, lalu beliau melanjutkan dakwahnya kepada kaumnya.
Disebutkan dalam Al Qur'anul Karim:

﴿ وَإِبْرَٰهِيمَ إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَٱتَّقُوهُ ۖ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ ﴾

"Dan Ibrahim, tatkala berkata kepada kaumnya, "Beridahlah hanya kepada Allah, (takut dan) bertakwalah kepada-Nya. Hal itu lebih baik untuk kalian jika kalian mengetahuinya."
[QS. Al Ankabut : 16]

Disebutkan dalam tafsir muyassar:

 واذكر -أيها الرسول- إبراهيم عليه السلام حين دعا قومه: أن أخلصوا العبادة لله وحده، واتقوا سخطه بأداء فرائضه واجتناب معاصيه، ذلكم خير لكم، إن كنتم تعلمون ما هو خير لكم مما هو شر لكم.

"Dan ingatlah -Wahai Rasul- tentang Ibrahim 'Alaihis Salam tatkala mendakwahi kaumnya: "Murnikanlah ibadah hanya untuk Allah semata dan takutlah akan murka-Nya dengan menunaikan segenap kewajiban dan menjauhi segenap kemaksiatan kepada-Nya. Hal itu lebih baik bagi kalian jika kalian tahu mana yang terbaik bagi kalian dan mana yang buruk bagi kalian."


Wallahu Ta'aala A'lam bis Shawaab
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ ⏺ Channel Kisah Para Nabi 📚
Show more ...
KISAH PARA NABI
Di ambil dari kitab Qoshoshul Anbiya karya Al Imam Ibnu Katsir rahimahullah
3 774
3
📜 Dakwah Al Kholil 'Alaihis Salam Kepada Kaumnya 1️⃣ SERUAN IBADAH dan TAKUT HANYA KEPADA ALLAH 'AZZA WA JALLA
Setelah Nabi Ibrahim 'Alaihis Salam mendakwahi ayah beliau, lalu beliau melanjutkan dakwahnya kepada kaumnya.
Disebutkan dalam Al Qur'anul Karim:

﴿ وَإِبْرَٰهِيمَ إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ وَٱتَّقُوهُ ۖ ذَٰلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ ﴾

"Dan Ibrahim, tatkala berkata kepada kaumnya, "Beridahlah hanya kepada Allah, (takut dan) bertakwalah kepada-Nya. Hal itu lebih baik untuk kalian jika kalian mengetahuinya."
[QS. Al Ankabut : 16]

Disebutkan dalam tafsir muyassar:

 واذكر -أيها الرسول- إبراهيم عليه السلام حين دعا قومه: أن أخلصوا العبادة لله وحده، واتقوا سخطه بأداء فرائضه واجتناب معاصيه، ذلكم خير لكم، إن كنتم تعلمون ما هو خير لكم مما هو شر لكم.

"Dan ingatlah -Wahai Rasul- tentang Ibrahim tatkala mendakwahi kaumnya: "Murnikanlah ibadah hanya untuk Allah semata dan takutlah akan murka-Nya dengan menunaikan segenap kewajiban dan menjauhi segenap kemaksiatan kepada-Nya. Hal itu lebih baik bagi kalian jika kalian tahu mana yang terbaik bagi kalian dan mana yang buruk bagi kalian."
Wallahu Ta'aala A'lam bis Shawaab ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ ⏺ Channel Kisah Para Nabi 📚
Show more ...
KISAH PARA NABI
Di ambil dari kitab Qoshoshul Anbiya karya Al Imam Ibnu Katsir rahimahullah
1
0
🏜 PERTEMUAN NABI IBRAHIM 'ALAIHIS SALAM DENGAN AYAHNYA PADA HARI KIAMAT عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: يَلْقَى إِبْرَاهِيمُ أَبَاهُ آزَرَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَعَلَى وَجْهِ آزَرَ قَتَرَةٌ وَغَبَرَةٌ، فَيَقُولُ لَهُ إِبْرَاهِيمُ: أَلَمْ أَقُلْ لَكَ لاَ تَعْصِنِي؟ فَيَقُولُ أَبُوهُ: فَالْيَوْمَ لاَ أَعْصِيكَ. فَيَقُولُ إِبْرَاهِيمُ: يَا رَبِّ إِنَّكَ وَعَدْتَنِي أَنْ لاَ تُخْزِيَنِي يَوْمَ يُبْعَثُونَ، فَأَيُّ خِزْيٍ أَخْزَى مِنْ أَبِي الأَبْعَدِ؟ فَيَقُولُ اللَّهُ تَعَالَى: إِنِّي حَرَّمْتُ الْجَنَّةَ عَلَى الْكَافِرِينَ. ثُمَّ يُقَالُ: يَا إِبْرَاهِيمُ، مَا تَحْتَ رِجْلَيْكَ؟ فَيَنْظُرُ فَإِذَا هُوَ بِذِيخٍ مُلْتَطِخٍ فَيُؤْخَذُ بِقَوَائِمِهِ فَيُلْقَى فِي النَّارِ. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi ﷺ bersabda, "Nabi Ibrahim bertemu dengan ayahnya, Azar, pada hari kiamat. Ketika itu pada wajah Azar terdapat warna hitam karena kesedihan dan debu hitam. Lalu Ibrahim berkata kepadanya: Bukankah aku sudah katakan kepadamu agar engkau tidak menentangku? Bapaknya berkata: Hari ini aku tidak akan menentangmu. Kemudian Ibrahim berkata: Wahai Rabb, sesungguhnya Engkau sudah berjanji kepadaku untuk tidak mempermalukan aku pada hari kebangkitan. Lalu apalagi yang lebih memalukan daripada keberadaan bapakku yang lebih jauh (dari rahmat Allah)? Allah Ta’ala berfirman: Sesungguhnya Aku mengharamkan surga bagi orang-orang kafir. Lalu dikatakan: Wahai Ibrahim, apa yang ada di bawah kakimu? Maka ia melihatnya dan ternyata ada seekor anjing hutan yang berlumuran (dengan darahnya atau dengan lumpur). Maka ia (hiena itu) ditarik dengan kakinya lalu dilemparkan ke neraka." [HR. Al Bukhari] 📘 Qoshoshul Anbiya Lil Imam Ibni Katsir, hal. 96 Wallahu A'lam bis Shawab ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ ⏺ Channel Kisah Para Nabi 📚
Show more ...
KISAH PARA NABI
Di ambil dari kitab Qoshoshul Anbiya karya Al Imam Ibnu Katsir rahimahullah
11 229
28
🌴 Sikap Bijak Diawal Dakwah • Berkata Al Imam Al Hafizh Ibnu Katsir Rahimahullah, فذكر تعالی ما كان بينه وبين أبيه من المحاورة والمجادلة و كيف دعا أباه إلی الحق بألطف عبارة و أحسن إشارة بين له بطلان ما هو عليه من عبادة الأوثان التي لا تسمع دعاء عابدها ولا تبصر مكانه فكيف تغني عنه شيئا، أو تفعل به خيرا من رزق أو نصر "Allah Ta'ala telah menyebutkan (dalam firman-Nya) tentang apa yang terjadi antara beliau (Nabi Ibrahim Alaihis Salam) dengan ayah beliau (Azar) berupa percakapan dan saling berargumen serta (penyebutan) bagaimanakah cara beliau mendakwahi ayahnya kepada al haq dengan selembut-lembutnya ungkapan dan sebaik-baiknya isyarat. Beliau menjelaskan kepada ayah beliau apa yang saat itu dipegangi berupa peribadatan kepada berhala yang tidak bisa mendengar doa penyembahnya dan tidak bisa melihat keadaannya. Lantas, bagaimana bisa berhala tersebut mencukupi (kebutuhan) penyembahnya sedikitpun atau memberikan kebaikan untuk penyembahnya berupa rezeki ataupun pertolongan?." [ Qoshoshul Anbiya, hal. 95 ] Wallahu Ta'ala A'lam Bis Showab ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ 📜 Chanel Kisah Para Nabi 📚
Show more ...
KISAH PARA NABI
Di ambil dari kitab Qoshoshul Anbiya karya Al Imam Ibnu Katsir rahimahullah
13 239
17
🤲🏼🌷BOLEHNYA MENDOAKAN HIDAYAH dan AMPUNAN UNTUK ORANG KAFIR YANG MASIH HIDUP ✍🏼 Al Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah menyebutkan dua sisi (tentang pembolehan tersebut) dalam Fathul Bari : 11/196, "Bolehnya doa berupa rahmat dan permohonan ampun atas makna ini yang para ulama berbicara (tentangnya) diantaranya adalah : Ucapan Al Imam Al Qurthuby rahimahullah : "Sungguh, kebanyakan para ulama berpendapat bahwa tidak mengapa seseorang mendoakan kedua orang tuanya yang kafir serta memohonkan ampunan untuk keduanya selama mereka berdua masih hidup. Adapun untuk orang (kafir) yang sudah meninggal maka telah terputuslah darinya harapan, sehingga ia tidak boleh didoakan dengannya." [ Tafsir Al Qurthuby : 8/274 ] وذكر الحافظ ابن حجر هذين الوجهين في " فتح الباري " ( 11 / 196 ) . وبجواز الدعاء بالرحمة والمغفرة على هذا المعنى قال طائفة من العلماء : 1. قال القرطبي – رحمه الله - : وقد قال كثير من العلماء : لا بأس أن يدعوَ الرجل لأبويه الكافرين ويستغفر لهما ما داما حيَّيْن ، فأما من مات : فقد انقطع عنه الرجاء فلا يُدعى له . " تفسير القرطبي " ( 8 / 274 ) ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ 📜 Channel Kisah Para Nabi 📚
Show more ...
KISAH PARA NABI
Di ambil dari kitab Qoshoshul Anbiya karya Al Imam Ibnu Katsir rahimahullah
3 683
14
📜 PERIHAL HUKUM MENDOAKAN ORANG MUSYRIK/KAFIR Dalam surat Maryam ayat ke-47 dijelaskan bahwa Nabiyullah Ibrahim Khalilullah 'Alaihis Salam memohonkan doa keselamatan kepada Allah untuk ayah beliau. Dan lebih jelas lagi disebutkan dalam surat Ibrahim ayat ke-41 : ﴿ ربنا اغفر لي ولوالدي وللمؤمنين يوم يقوم الحساب ﴾ "Wahai Rab kami, ampunilah aku dan kedua orang tuaku serta kaum mukminin pada hari ditegakkannya hisab (hari kiamat)." Serta dalam surat Al Mumtahanah ayat ke-4 : ﴿ لأستغفرن لك وما أملك من الله من شيء ﴾ "Sungguh, aku akan memohonkan ampunan untukmu dan aku tidak memiliki kekuasaan sedikitpun (jika siksaan) datang dari Allah." Pada doa Nabi Ibrahim 'Alaihis Salam yang dipanjatkan untuk Azar ayah beliau hanyalah dilakukan di awal-awal dakwah beliau saja. Itupun saat ayahnya masih hidup dan disaat belum nampak bagi Nabi Ibrahim bahwa ayahnya adalah msuh Allah. Dan doa yang beliau panjatkan adalah harapan datangnya hidayah untuk ayahnya. Namun, disaat menjadi jelas bagi Nabi Ibrahim 'Alaihis Salam bahwa ayahnya adalah musuh Allah yang semakin menjadi-jadi kekufuranna dan ditambah lagi ia mati diatas kekufuran serta Nabi Ibrahim tahu bahwa permohonan ampun untuk ayahnya tidaklah berfaidah sedikitpun, maka Nabi Ibrahim 'Alaihis Salam akhirnya berlepas diri darinya. Hal ini sebagaimana yang Allah jelaskan dalam firman-Nya, ﴿ وَمَا كَا نَ اسْتِغْفَا رُ اِبْرٰهِيْمَ لِاَ بِيْهِ اِلَّا عَنْ مَّوْعِدَةٍ وَّعَدَهَاۤ اِيَّاهُ ۚ فَلَمَّا تَبَيَّنَ لَهٗۤ اَنَّهٗ عَدُوٌّ لِّـلّٰهِ تَبَرَّاَ مِنْهُ ۗ اِنَّ اِبْرٰهِيْمَ لَاَ وَّاهٌ حَلِيْمٌ ﴾ "Adapun permohonan ampunan Ibrahim (kepada Allah) untuk bapaknya, tidak lain hanyalah karena suatu janji yang telah diikrarkannya kepada bapaknya. Maka ketika jelas bagi Ibrahim bahwa bapaknya adalah musuh Allah, Ibrahim berlepas diri darinya. Sungguh, Ibrahim itu seorang yang sangat lembut hatinya lagi penyantun." (QS. At-Taubah :114) Maka dengan ini diambil faidah sebagai berikut: 1] Bolehnya mendoakan hidayah bagi orang kafir selama dia masih hidup 2] Larangan mendoakan ampunan untuk orang yang telah mati diatas kesyirikan atau kekufuran walaupun dia adalah keluarga dan kerabat terdekat ditujukan untuk para Nabi terdahulu dan semua orang yang beriman. Sebagaimana firman Allah 'Azza wa Jalla, ﴿ ما كان للنبي والذين آمنوا أن يستغفروا للمشركين ﴾ "Tidaklah pantas bagi seorang Nabi dan juga orang-orang yang telah beriman memintakan ampun untuk kaum musyrikin." [QS. At Taubah : 113] Wallahu Ta'ala a'lamu bis showaab Baarokallahu fiikum ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ 📚 Channel Kisah Para Nabi 🪔
Show more ...
KISAH PARA NABI
Di ambil dari kitab Qoshoshul Anbiya karya Al Imam Ibnu Katsir rahimahullah
3 582
9
📜 PERIHAL HUKUM MENDOAKAN ORANG MUSYRIK/KAFIR Dalam surat Maryam ayat ke-47 dijelaskan bahwa Nabiyullah Ibrahim Khalilullah 'Alaihis Salam memohonkan doa keselamatan kepada Allah untuk ayah beliau. Dan lebih jelas lagi disebutkan dalam surat Ibrahim ayat ke-41 : ﴿ ربنا اغفر لي ولوالدي وللمؤمنين يوم يقوم الحساب ﴾ "Wahai Rab kami, ampunilah aku dan kedua orang tuaku serta kaum mukminin pada hari ditegakkannya hisab (hari kiamat)." Serta dalam surat Al Mumtahanah ayat ke-4 : ﴿ لأستغفرن لك وما أملك من الله من شيء ﴾ "Sungguh, aku akan memohonkan ampunan untukmu dan aku tidak memiliki kekuasaan sedikitpun (jika siksaan) datang dari Allah." Pada doa Nabi Ibrahim 'Alaihis Salam yang dipanjatkan untuk Azar ayah beliau hanyalah dilakukan di awal-awal dakwah beliau saja. Itupun saat ayahnya masih hidup dan disaat belum nampak bagi Nabi Ibrahim bahwa ayahnya adalah msuh Allah. Dan doa yang beliau panjatkan adalah harapan datangnya hidayah untuk ayahnya. Namun, disaat menjadi jelas bagi Nabi Ibrahim 'Alaihis Salam bahwa ayahnya adalah musuh Allah yang semakin menjadi-jadi kekufuranna dan ditambah lagi ia mati diatas kekufuran serta Nabi Ibrahim tahu bahwa permohonan ampun untuk ayahnya tidaklah berfaidah sedikitpun, maka Nabi Ibrahim 'Alaihis Salam akhirnya berlepas diri darinya. Hal ini sebagaimana yang Allah jelaskan dalam firman-Nya, ﴿ وَمَا كَا نَ اسْتِغْفَا رُ اِبْرٰهِيْمَ لِاَ بِيْهِ اِلَّا عَنْ مَّوْعِدَةٍ وَّعَدَهَاۤ اِيَّاهُ ۚ فَلَمَّا تَبَيَّنَ لَهٗۤ اَنَّهٗ عَدُوٌّ لِّـلّٰهِ تَبَرَّاَ مِنْهُ ۗ اِنَّ اِبْرٰهِيْمَ لَاَ وَّاهٌ حَلِيْمٌ ﴾ "Adapun permohonan ampunan Ibrahim (kepada Allah) untuk bapaknya, tidak lain hanyalah karena suatu janji yang telah diikrarkannya kepada bapaknya. Maka ketika jelas bagi Ibrahim bahwa bapaknya adalah musuh Allah, Ibrahim berlepas diri darinya. Sungguh, Ibrahim itu seorang yang sangat lembut hatinya lagi penyantun." (QS. At-Taubah :114) Maka dengan ini diambil faidah sebagai berikut: 1] Bolehnya mendoakan hidayah bagi orang kafir 2] Larangan mendoakan ampunan untuk orang yang telah mati diatas kesyirikan atau kekufuran walaupun dia adalah keluarga dan kerabat terdekat ditujukan untuk para Nabi terdahulu dan semua orang yang beriman. Sebagaimana firman Allah 'Azza wa Jalla, ﴿ ما كان للنبي والذين آمنوا أن يستغفروا للمشركين ﴾ "Tidaklah pantas bagi seorang Nabi dan juga orang-orang yang telah beriman memintakan ampun untuk kaum musyrikin." [QS. At Taubah : 113] Wallahu Ta'ala a'lamu bis showaab Baarokallahu fiikum ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ 📚 Channel Kisah Para Nabi 🪔
Show more ...
KISAH PARA NABI
Di ambil dari kitab Qoshoshul Anbiya karya Al Imam Ibnu Katsir rahimahullah
2 730
12
📜 PERIHAL HUKUM MENDOAKAN ORANG MUSYRIK/KAFIR Pada surat Maryam ayat ke-47 dijelaskan bahwa Nabiyullah Ibrahim Khalilullah 'Alaihis Salam memohonkan doa keselamatan kepada Allah untuk ayah beliau. Dan lebih jelas lagi disebutkan dalam surat Ibrahim ayat ke-41 : ﴿ ربنا اغفر لي ولوالدي وللمؤمنين يوم يقوم الحساب ﴾ "Wahai Rab kami, ampunilah aku dan kedua orang tuaku serta kaum mukminin pada hari ditegakkannya hisab (hari kiamat)." Serta dalam surat Al Mumtahanah ayat ke-4 : ﴿ لأستغفرن لك وما أملك من الله من شيء ﴾ "Sungguh, aku akan memohonkan ampunan untukmu dan aku tidak memiliki kekuasaan sedikitpun (jika siksaan) datang dari Allah." Pada doa Nabi Ibrahim 'Alaihis Salam yang dipanjatkan untuk Azar ayah beliau hanyalah dilakukan di awal-awal dakwah beliau saja. Itupun saat ayahnya masih hidup dan disaat belum nampak bagi Nabi Ibrahim bahwa ayahnya adalah msuh Allah. Dan doa yang beliau panjatkan adalah harapan datangnya hidayah untuk ayahnya. Namun, disaat menjadi jelas bagi Nabi Ibrahim 'Alaihis Salam bahwa ayahnya adalah musuh Allah yang semakin menjadi-jadi kekufuranna dan ditambah lagi ia mati diatas kekufuran serta Nabi Ibrahim tahu bahwa permohonan ampun untuk ayahnya tidaklah berfaidah sedikitpun, maka Nabi Ibrahim 'Alaihis Salam akhirnya berlepas diri darinya. Hal ini sebagaimana yang Allah jelaskan dalam firman-Nya, ﴿ وَمَا كَا نَ اسْتِغْفَا رُ اِبْرٰهِيْمَ لِاَ بِيْهِ اِلَّا عَنْ مَّوْعِدَةٍ وَّعَدَهَاۤ اِيَّاهُ ۚ فَلَمَّا تَبَيَّنَ لَهٗۤ اَنَّهٗ عَدُوٌّ لِّـلّٰهِ تَبَرَّاَ مِنْهُ ۗ اِنَّ اِبْرٰهِيْمَ لَاَ وَّاهٌ حَلِيْمٌ ﴾ "Adapun permohonan ampunan Ibrahim (kepada Allah) untuk bapaknya, tidak lain hanyalah karena suatu janji yang telah diikrarkannya kepada bapaknya. Maka ketika jelas bagi Ibrahim bahwa bapaknya adalah musuh Allah, Ibrahim berlepas diri darinya. Sungguh, Ibrahim itu seorang yang sangat lembut hatinya lagi penyantun." (QS. At-Taubah :114) Maka dengan ini diambil faidah sebagai berikut: 1] Bolehnya mendoakan hidayah bagi orang kafir 2] Larangan mendoakan ampunan untuk orang yang telah mati diatas kesyirikan atau kekufuran walaupun dia adalah keluarga dan kerabat terdekat ditujukan untuk para Nabi terdahulu dan semua orang yang beriman. Sebagaimana firman Allah 'Azza wa Jalla, ﴿ ما كان للنبي والذين آمنوا أن يستغفروا للمشركين ﴾ "Tidaklah pantas bagi seorang Nabi dan juga orang-orang yang telah beriman memintakan ampun untuk kaum musyrikin." [QS. At Taubah : 113] Wallahu Ta'ala a'lamu bis showaab Baarokallahu fiikum ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ 📚 Channel Kisah Para Nabi 🪔
Show more ...
KISAH PARA NABI
Di ambil dari kitab Qoshoshul Anbiya karya Al Imam Ibnu Katsir rahimahullah
1
0
Last updated: 10.11.22
Privacy Policy Telemetrio